Beranda > Artikel > Apa itu Hepatitis Alkoholik?

Apa itu Hepatitis Alkoholik?

Artikel Carevo apa itu hepatitis alkoholik

Hepatitis merupakan penyakit radang hati yang sudah tidak awam lari di dengar di masyarakat. Hepatitis sendiri dapat disebabkan akibat beberapa variasi faktor penyebab salah satunya akibat alkohol. Lalu, apakah anda sudah mengetahui apa itu hepatitis alkoholik, penyebab serta cara menghindarinya? Hati-hati bagi anda yang rutin mengkonsumsi alkohol dalam kadar yang berlebihan!

 

Personal Health Record Carevo

 

Apa yang Dimaksud Dengan Hepatitis Alkoholik?

Hepatitis alkoholik merupakan fase lanjut dari penyakit hati alkoholik/alcholic liver disease (ALD) yang disebabkan akibat berlebihnya konsumsi alkohol. Kadar konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit fatty liver atau steatosis, hepatitis alkoholik dan berujung pada sirosis hati (fase paling akhir). Angka kejadiannya juga cukup tinggi dimana 7.2% orang Amerika Serikat yang mengkonsumsi alkohol secara berlebih dapat menderita penyakit ini.  

Meskipun penyebab utama terjadinya hepatitis alkoholik adalah konsumsi alkohol yang berlebihan, namun beberapa faktor risiko lainnya perlu di pertimbangan. Beberapa faktor risiko lainnya yang berkontribusi untuk terbentuknya penyakit ini seperti: orang-orang yang memiliki hepatitis jenis lain, jenis kelamin (perempuan lebih mudah mengidap penyakit ini), obesitas, faktor genetik, ras serta etnis.  

Tanda dan gejala klinis yang dapat terlihat pada pasien pasien ini adalah terjadinya kekuningan pada kulit, mata dan wajah secara cepat, rasa mudah lelah, pembesaran hati yang disertai dengan rasa nyeri serta beberapa tanda tanda dari respon inflamasi sistemik.  

Diagnosa dari hepatitis alkoholik dapat ditegakkan dengan beberapa tanda dan gejala klinis serta beberapa parameter yang mendukung seperti penemuan laboratorium serta radiologis. Beberapa pemeriksaan penunjang yang berhubungan berupa meningkatnya parameter laboratorium seperti peningkatan SGOT/SPGT, bilirubin, aspartatate aminotransferase (AST), serta ditemukannya gambaran hepatitis alkoholik pada ultrasonografi (USG) perut. Selain itu, terdapat biopsy hati juga mungkin dilakukan untuk mengekslusi kelainan lainnya. Namun pemeriksaan ini tidak rutin dilakukan karena terlalu invasif.

Baca juga: Apa itu Hepatitis Akut?

 

Apakah Penyakit Hepatitis Alkoholik Menular?

Beda dengan hepatitis lainnya seperti hepatitis A, B, dan C yang dapat menular dari satu orang ke orang lain melalui cairan tubuh atau kontak langsung dengan cairan tersebut, hepatitis alkoholik tidak menular karena penyebab utamanya adalah penyalahgunaan alkohol dimana seseorang yang menderita penyakit ini memiliki kebiasaan mengkonsumsi alkohol dalam kadar yang berlebihan sehingga merusak hatinya.  

Baca juga: Melindungi Hati dengan Temulawak

 

Mengapa Alkohol Menyebabkan Hepatitis?

Didalam hati/liver, alkohol melalui serentet jalur oksidatif metabolik yang menyebabkan berkurangnya ratio nicotinamide adenine dincleotide (NAD) menjadi NADH. Hal ini menyebabkan terhambatnya oksidasi dari asam lemak dan trigliserida sehingga lipogenesis atau terbentuknya lemak dapat terjadi. Disisi lain, hipotesa yang diketahui berupa perpindahan zat endotoxin (dalam bentuk lipopolisakarida) dari usus halus ke sel sel hati. DI dalam sel hati, molekul liposakarida ini berikatan dengan beberapa reseptor didalamnya dan melepaskan zat oksidatif yaitu reactive oxygen species (ROS). Zat oksidatif ini menyebabkan pelepasan beberapa zat-zat inflamasi lainnya seperti tumor necrosis factor alpha, interleukin-8, monocyte chemotactic protein 1, dan platelet derived growth factor yang menyebabkan akumulasi berbagai sel darah putih seperti neutrophil, makrofag serta menyebabkan gambaran klinis dari kerusakan hati akibat alkohol.  

Baca juga: 5 Pantangan Makanan Penderita Kanker Hati

 

Apakah Hepatitis Alkoholik Membahayakan?  

Hepatitis alkoholik merupakan sebuah penyakit yang cukup membahayakan nyawa jika tidak mendapatkan pengobatan yang baik serta jika tidak berhenti mengkonsumsi alkohol. Komplikasi yang mungkin terjadi adalah ensefalopati hepatis, koagulopati atau gangguan pembekuan darah, trobositopenia (turunnya kadar trombosit), asites, perdarahan varises, radang selaput perut akut, kelebihan zat besi serta  sirosis hati. Jika seseorang pengidap alkoholik hepatitis tetap mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak, maka ia dapat jatuh ke dalam sebuah kondisi yang disebut sebagai sirosis atau kerusakan hati yang berat. Sebaliknya, pada mereka yang berhenti mengkonsumsi alkohol, kondisi alkoholik hepatitis ini masih mungkin dapat kembali normal dalam waktu beberapa bulan selanjutnya. Walaupun demikian, jika sirosis sudah terjadi, maka kondisi itu tidak dapat kembali ke kondisi sedia kala.

 

Bagaimana Cara Menghindari Penyakit Hepatitis Alkoholik? 

Tidak semua orang dengan konsumsi kadar alkohol berlebihan akan mengidap hepatitis alkoholik di masa depan. Disisi lain, kejadian hepatitis alkoholik juga dapat terjadi pada mereka dengan konsumsi kadar alkohol tingkat sedang. Sehingga, penelitian lebih lanjut wajib dilakukan untuk mengatahuinya. Walaupun demikian, anda harus selalu mengingat bahwa alkohol merupakan zat yang berbahaya yang dapat memiliki efek samping yang buruk terhadap tubuh. Maka dari itu, dianjurkan agar mengkonsumsi alkohol dalam kadar yang wajar dan aman. Dengan mengkonsumsi alkohol dalam batas wajar atau berhenti minum sepenuhnya mungkin anda dapat terhindar dari penyakit ini. Selain menghentikan faktor penyebab pasti dari penyakit ini, sebaiknya anda dengan juga mengendalikan faktor risiko penyakit ini seperti terjaga dari hepatitis lainnya (hepatitis A, B dan C), turunkan berat badan, hindari zat-zat yang dapat merupakan racun di hati, dan sebagainya.  

Selalu jaga kesehatan anda, dan catat gejalanya dengan Aplikasi Personal Health Record dari Carevo.

 

Referensi:

  1. Chayanupatkul, M., & Liangpunsakul, S. (2014). Alcoholic hepatitis: a comprehensive review of pathogenesis and treatment. World journal of gastroenterology, 20(20), 6279–6286.  

  1. Chavoustie C.T. Alcoholic Hepatitis. [Internet]. 2021. Healthline. Diakses dari: https://www.healthline.com/health/alcoholic-hepatitis. Diakses pada tanggal 22 Juli 2022.  

  1. French S. W. (2015). How to prevent alcoholic liver disease. Experimental and molecular pathology, 98(2), 304–307.  

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics