Beranda > Artikel > Berbagai Manfaat Berjemur Jam 10 Pagi untuk Kesehatan Anda

Berbagai Manfaat Berjemur Jam 10 Pagi untuk Kesehatan Anda

Berjemur adalah salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan sinar matahari dengan berbagai tujuan, salah satunya adalah agar mendapatkan vitamin D yang cukup. Sinar matahari terutama pada pukul 10 pagi dapat diserap kulit dan merangsang tubuh untuk menghasilkan vitamin D. Pada pukul 10 pagi, sinar ultraviolet B menghasilkan paparan yang intens dan pembentukan vitamin D akan lebih efisien. Vitamin ini sangat esensial untuk pertumbuhan tulang karena dapat membantu penyerapan kalsium dan fosfor serta dapat memperkuat imunitas tubuh. Banyak orang mengalami defisiensi vitamin D, diperkirakan 1 juta populasi mengalami kekurangan vitamin D. Hal ini dikarenakan sulit untuk mendapatkan jumlah adekuat hanya dari makanan saja.

Berikut beberapa manfaat yang didapatkan dari berjemur di pagi hari

  1. Mengurangi depresi

Dengan berjemur, sinar matahari dapat merangsang otak untuk menghasilkan hormon serotonin yang meningkatkan mood serta rasa aman dan tenang. Pada penderita depresi atau bagi yang sedang penat dengan aktifitas sehari-hari hal ini sangat membantu untuk menenangkan pikiran

  1. Meningkatkan kualitas tidur

Berjemur membantu memperbaiki irama sirkardian. Peran irama sirkadian dalam tubuh sangat beragam mulai dari mengatur siklus tidur, suhu tubuh, pencernaan, pelepasan hormon dan fungsi esensial lainnya. Irama ini diatur oleh siklus terang dan gelap dalam 24 jam dan biasanya terganggu saat seseorang mendapat perubahan jam kerja, lembur dan perubahan zona waktu. Dengan berjemur, perubahan irama sirkardian dapat membantu seseorang tidur lebih lelap dan nyenyak.

  1. Memperkuat tulang

Vitamin D dapat membantu tubuh dalam penyerapan kalsium. Kalsium berfungsi untuk memperkuat tulang serta mencegah terjadinya osteoporosis dan arthritis

  1. Memperkuat sistem imun

Imunitas tubuh dapat meningkat dengan berjemur karena vitamin D dikenal akan perannya dalam melawan berbagai penyakit seperti gangguan jantung, infeksi, autoimun dan juga kanker

  1. Memperbaiki fungsi otak

Menurut penelitian, paparan cahaya matahari yang didapat saat berjemur dapat membantu mencegah penyakit alzheimer karena otak menghasilkan neurotransmitter tertentu. Namun, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut

 

Resiko berjemur

Tidakan berjemur ini bukan tanpa resiko. Jika terlalu lama berada dibawah paparan sinar matahari, maka kulit dapat terbakar dengan warna kulit menjadi kemerahan, gatal, nyeri, bengkak sampai terjadi adanya benjolan berisi air. Paparan yang lama juga meningkatkan resiko terjadinya melanoma dan kanker kulit karena sinar ultraviolet dari matahari dapat menyebabkan mutasi sel kulit yang sehat. Selain itu, paparan lama sinar pada mata dapat merusak retina dan meningkatkan resiko terjadinya katarak. Maka dari itu, perlu dipertimbangkan durasi waktu yang tepat untuk berjemur, yaitu sekitar 5-15 menit setiap hari dan tidak melebihi 20 menit.

 

Beberapa tips yang dapat diikuti untuk berjemur yang baik

  1. Gunakan krim yang mengandung SPF (Sun Protector Factor) 30 dan gunakan 15 menit sebelum anda keluar. Pastikan bagian tubuh yang terpapar matahari ditutupi dengan SPF dengan jumlah yang cukuo
  2. Jika tidak memiliki rambut, jangan lupa oleskan SPF pada kepala juga
  3. Gunakan kacamata pelindung jika terasa silau
  4. Jika sudah terasa panas dan terbakar, masuklah kedalam rumah dan cari perlindungan dari paparan matahari
  5. Minum air yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi dan tidak mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi
  6. Makan buah tomat yang mengandung senyawa likopen yang dapat mencegah kulit kemerahan karena paparan sinar ultraviolet

 

Referensi

  • Sunbathing: Precautions, Benefits, and How to Be Safe [Internet]. Healthline. 2019. Available from: https://www.healthline.com/health/sunbathing
  • Moan J, Dahlback A, Porojnicu AC. At what time should one go out in the sun? Adv Exp Med Biol. 2008;624:86–8.
  • How to Safely Get Vitamin D From The Sun [Internet]. Healthline. 2018. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-d-from-sun

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :