Beranda > Artikel > Buah-buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Tifus

Buah-buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Tifus

Mengenal penyakit tifus

Penyakit tifus merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini memiliki nama lain demam tifoid (typhoid fever) atau demam enteric (enteric fever). Tifus menyerang manusia yang hidup atau tinggal di kawasan dengan kondisi sanitasi yang buruk, kondisi pembuangan air yang tidak mengalir lancar, dan keterbatasan jumlah air bersih.

Selain itu di negara-negara berkembang yang memiliki jumlah penduduk banyak yang hidup di daerah pemukiman padat juga berpengaruh pada peningkatan risiko tertularnya penyakit tifus ini. Penyakit ini bisa menginfeksi seseorang penderita melalui jalur fecal-oral (kotoran dan makanan).

Siapa saja yang berisiko menderita?

Berikut ini adalah orang-orang yang berisiko menderita penyakit tifus:

  1. Turis yang datang ke negara endemis
  2. Mereka yang tinggal di pemukiman padat penduduk dan yang kesulitan akses menuju air bersih
  3. Makan atau minum dari sumber yang terinfeksi.
  4. Mereka yang tinggal atau telah kontak dengan penderita tifus

Gejala tifus yang harus Anda waspadai

Setiap penyakit memiliki berbagai macam gejala yang ditimbulkan oleh nya, termasuk penyakit tifus ini. Berikut ini adalah gejala-gejalanya yang muncul pada orang dengan penyakit tifus:

  1. Demam

Penderita tifus akan mengalami serangkaian gejala demam, dengan pola yang ditimbulkannya adalah berupa suhu dengan kecenderungan terus terusan tinggi (pola anak tangga). Suhu tubuh bisa mencapai di angka 39 – 40oC. Demam biasanya akan muncul menjelang sore hari sedangkan pada pagi hari nya suhu tubuh akan normal.

  1. Nyeri perut

Keluhan nyeri perut dirasakan bisa di berbagai tempat. Keluhan ini dirasakan oleh penderita bersamaan dengan gejala sembelit atau mencret. Nyeri perut dirasakan secara tiba-tiba.

  1. Diare atau sembelit

Gangguan pencernaan muncul dikarenakan fokus infeksi bakteri adalah menyerang usus, sehingga pada saat infeksi gejala yang dimunculkan adalah gangguan pencernaan. Sehingga pada saat mengonsumsi makanan keras atau sulit dicerna akan menyebabkan usus kesulitan mencerna atau memecah makanan.

  1. Penurunan nafsu makan

Pada penderita tifus penurunan nafsu makan menjadi suatu gejala yang berisiko memperburuk penyakit tifus dikarenakan risiko terjadinya dehidrasi.

  1. Bercak kemerahan di kulit

Bercak-bercak kemerahan di kulit berwarna merah daging ikan salmon, berjumlah kurang dari lima buah.

  1. Gelisah

Pada penderita tifus yang sudah menjadi berat, gejala gelisah dan disertai penurunan kesadaran merupakan gejala yang sering ditemukan oleh tenaga kesehatan. Bila sudah muncul gejala seperti ini, penderita harus segera dibawa ke rumah sakit.

Hindarilah konsumsi makanan ini

Bagi Anda yang menderita penyakit tifus, ada baik nya Anda menghindari makanan-makanan berikut ini:

  1. Mengonsumsi makanan dan minuman mentah

Makanan dan air yang mentah berisiko mengandung kuman atau bakteri Salmonella typhi, apalagi bagi orang-orang yang melakukan perjalanan ke daerah endemis penyakit Tifus.

  1. Buah-buahan yang mengandung tinggi serat

Selama Anda menderita penyakit tifus tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan khususnya buah-buahan dengan tinggi serat dikarenakan pada makanan yang tinggi serat maka akan berisiko memperberat kerja usus untuk mencerna makanan itu. Berikut ini buah-buahan yang harus dihindari:

  • Buah-buahan negara tropis seperti: mangga, pepaya, jambu biji
  • Buah beri seperti: strawberi, raspberi, blueberry, blackberry

Mencegah penularan

Bagi Anda yang menderita penyakit tifus, perhatikanlah saran-saran berikut ini:

  1. Minum antibiotik sesuai anjuran dokter pemeriksa
  2. Rajin-rajinlah mencuci tangan agar tidak menyebarkan kuman
  3. Hindari menyiapkan makanan
  4. Gunakan alat makan sendiri, agar alat makan tidak dipakai bersama dengan orang lain.

Daftar Pustaka:

  1. Brusch, J.L. Typhoid fever. Typhoid fever clinical presentation. Diakses: Februari 16, 2021. Dari: https://emedicine.medscape.com/article/231135-clinical#b1
  2. Typhoid fever and paratyphoid fever. Diakses pada 2021, Februari 16, dari: https://www.cdc.gov/typhoid-fever/symptoms.html
  3. Typhoid fever. Risk factors. Diakses pada 2021, Februari 16, dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/typhoid-fever/symptoms-causes/syc-20378661
  4. Baliga, V. Foods for Typhoid: What to eat and what to avoid. Which foods should be avoided? Diakses: Februari 16, 2021. Dari: https://www.medlife.com/blog/foods-for-typhoid-what-to-eat-and-avoid/
  5. Shaw, G. Your ultimate high-fiber grocery list. Fruits and vegetables. Diakses: Februari 16, 2021. Dari: https://www.webmd.com/cholesterol-management/features/fiber-groceries#:~:text=Apples%2C%20bananas%2C%20oranges%2C%20strawberries,of%20guava%20has%20about%209.

 

 

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :