Beranda > Artikel > Ikuti Cara Mengatasi Asam Lambung Tinggi saat Puasa

Ikuti Cara Mengatasi Asam Lambung Tinggi saat Puasa

Bulan ramadhan menjadi bulan dimana umat Islam akan menjalankan ibadah puasa. Berpuasa mengharuskan Anda untuk menahan lapar dan haus mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Meskipun Anda mungkin berpikir bahwa jika tidak makan maka tidak akan ada gangguan pencernaan yang berarti, namun banyak orang mengalami gejala asam lambung tinggi yang tidak nyaman ketika berpuasa. Jika Anda mengalami masalah ini, maka ada cara mengatasi asam lambung tinggi saat puasa. Mari kita mulai.

Cara Mengatasi Asam Lambung Tinggi saat Puasa 

Milyaran orang di seluruh dunia mempraktikkan puasa sebagai bagian dari praktik keagamaan mereka dan dengan semakin populernya puasa yang dilakukan secara intermiten dalam usaha penurunan berat badan, jutaan lainnya mulai mencoba gagasan untuk menghabiskan hari tanpa mengkonsumsi makanan.

Tidak dapat dipungkiri jika berpuasa akan membawa banyak manfaat, baik spiritual maupun fisik, tetapi satu efek samping yang disayangkan adalah perubahan keseimbangan asam di perut. Ini dapat menyebabkan refluks alias asam lambung tinggi. 

Baca Juga: Intermittent Fasting untuk Mengatur Pola Makan Anda

 

Cara Mencegah Asam Lambung Tinggi Ketika Berpuasa 

Ada beberapa cara untuk membantu meredakan asam lambung tinggi saat puasa. Beberapa strategi termasuk minum air, terutama air alkali. Selain itu, air hangat dapat membantu menenangkan perut. Ketika berbuka, Anda bisa minum teh jahe. Jahe dikenal karena sifat anti-inflamasi dan telah digunakan selama berabad-abad untuk menenangkan gangguan pencernaan. Teh kamomil, adalah pilihan cerdas lainnya untuk meredakan asam lambung yang disebabkan oleh puasa.

Selain dengan berbagai konsumsi di atas, ada beberapa cara lainnya yang bisa Anda lakukan. Seperti:

1. Makan perlahan ketika sahur dan buka

Kunyah perlahan ketika makan sehingga lebih sedikit cairan lambung yang dibutuhkan karena akan memudahkan perut Anda ketika mencerna. Luangkan waktu dan makan lebih sedikit. Butuh waktu 20 menit bagi perut untuk memberi tahu otak Anda jika tubuh sudah kenyang.

2. Hindari melewatkan sahur 

Jika Anda tidak memiliki nafsu makan ketika sahur, sangat disarankan untuk makan kurma dan minum susu, dan air putih. Hindari juga tidur setelah sahur untuk mencegah gangguan pencernaan dan mulas. Berbaring langsung setelah makan bisa menyebabkan asam lambung masuk ke kerongkongan dan memicu refluks.

3. Asupan air yang cukup

Minimal 8 gelas per hari sangat penting bahkan saat berpuasa. Minum banyak air saat sahur dan buka puasa. Minum air sebelum tidur memungkinkan tubuh Anda menyesuaikan tingkat cairan untuk hari esok.

4. Lanjutkan minum obat

Bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan jangka panjang , pastikan untuk berdiskusi dengan dokter Anda tentang rencana pengobatan selama Ramadhan. Lanjutkan minum obat yang dijual bebas selama sahur jika diperlukan. Obat pencegahan dapat mengurangi produksi asam lambung yang mencegah kembung, lambung, dan mulas. Jika rasa sakitnya tak tertahankan, berbukalah dan minum obat yang diperlukan. Ingat, menjaga kesehatan tetap menjadi kewajiban.

5. Hindari pemicu asam lambung 

Penting untuk mengkonsumsi berbagai macam asupan makanan Anda dan pastikan untuk memasukkan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh Anda dengan cukup di dalam makanan, seperti karbohidrat, protein, vitamin lemak, dan serat (makanan berserat tinggi seperti buah-buahan sangat dianjurkan!)

Beberapa pemicu umum yang harus kita hindari adalah makanan olahan berlemak, digoreng, pedas, asam, asin, berkafein, dan mengandung asam. Jenis makanan tersebut cenderung mengiritasi saluran pencernaan. Konsumsi secara cukup dan jangan berlebihan.

Itu dia berbagai cara mengatasi asam lambung tinggi saat puasa. Selalu perhatikan dan jaga kesehatan Anda, serta catat kondisi Anda dengan Apps PHR Carevo. Stay healthy!

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :