Beranda > Artikel > Inilah 3 Cara Mengatasi Bipolar

Inilah 3 Cara Mengatasi Bipolar

cara mengatasi bipolar

Bipolar disorder adalah sebuah kondisi gangguan mental yang menyebabkan terjadinya perubahan mood secara ekstrem. Penderitanya mengalami emosional sangat tinggi atau biasa disebut dengan mania/hipomania, di lain waktu mereka juga bisa merasa sangat down alias mengalami depresi. Perubahan yang begitu drastis ini sangat mengganggu kehidupan sehari-hari, sulit menjalankan kegiatan bersosialisasi, hingga menimbulkan keinginan untuk mengakhiri hidup. Agar mampu menangani kondisi ini, mengetahui cara mengatasi bipolar merupakan informasi penting.

Mengenal Apa Itu Bipolar Disorder

Munculnya perasaan senang berlebihan dan merasa mampu melakukan banyak hal yang kemudian diikuti dengan perasaan depresi bisa mengacaukan kehidupan seseorang. Sangat sulit untuk melakukan berbagai macam hal jika kondisi mood dan mental Anda berubah setiap saat.

Kejadian di atas merupakan deskripsi sederhana dari gangguan kesehatan mental bipolar disorder. Gangguan ini bisa dialami siapa saja, terutama orang-orang pada usia 20 tahun ke atas. Berbagai macam penyebab dapat memicu bipolar untuk muncul, mulai dari genetik hingga stres dan tekanan mental berlebihan.

Gangguan bipolar ini menyebabkan dua bentuk perubahan suasana hati atau episode secara ekstrem. Pertama, ada episode emosi tinggi (mania atau hipomania). Beberapa hal yang akan dirasakan pada kondisi ini:

  • Merasa sangat bersemangat dan gembira 
  • Sangat mudah tersinggung atau sensitif
  • Merasa gelisah dan tegang

Baca Juga: Ketahui 3 Penyebab Bipolar

Kondisi seperti tidak butuh tidur, ingin mengatakan banyak hal, dan nafsu makan berlebihan juga dialami pada kondisi ini. Anda mungkin juga merasa tidak lelah, namun tubuh sudah berada pada titik terlemahnya. Hal ini mengacaukan kondisi kesehatan diri Anda.

Suasana hati berikutnya berbentuk perasaan down (depresi). Beberapa hal yang akan dialami seperti:

  • Rasa sedih dan cemas berlebihan
  • Merasa gelisah dan malas
  • Kesulitan berkonsentrasi atau membuat keputusan

Jika sudah parah, penderita bisa mengalami psikosis berupa delusi, halusinasi, paranoia, hingga merasa tidak layak menjalani kehidupan.

Jenis-jenis Bipolar

Jenis bipolar disorder dibedakan dengan dasar seberapa banyak episode yang dialami. Tiap jenis ini menggambarkan diagnosis berbeda dan tentu saja perlu penanganan tersendiri. Beberapa jenis bipolar yaitu:

1. Bipolar Disorder I

Penderita setidaknya mengalami satu episode mania, didahului atau diikuti oleh episode hipomania/depresi. Dalam beberapa kasus, episode akan memicu psikosis untuk muncul.

2. Bipolar Disorder II

Penderita pernah mengalami setidaknya satu episode depresi berat dan setidaknya satu episode hipomania, namun belum pernah mengalami episode mania.

3. Gangguan Cyclothymic

Gangguan bipolar jenis ini menyebabkan gejala depresi tingkat rendah beserta episode mania ringan. Perubahan pada suasana hati cenderung terjadi dalam siklus, dapat mencapai titik tertinggi dan terendah. Namun di antara kondisi perubahan mood dari tinggi hingga rendah ini, Anda bisa saja merasa stabil seperti tidak ada yang terjadi.

Aplikasi Carevo - Aplikasi Catatan Kesehatan Personal Health Records

Bagaimana Diagnosis Bipolar Dilakukan?

Untuk diagnosis bipolar, sangat disarankan untuk mendapatkannya dari dokter atau ahli kesehatan mental. Salah satu hal berbahaya adalah melakukan self-diagnosis, karena Anda tidak tahu penanganan seperti apa yang diperlukan ketika mengalami bipolar disorder.

Untuk mendapatkan diagnosis terbaik, para ahli akan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Pemeriksaan fisik lengkap
  • Melakukan tes medis untuk menghilangkan kemungkinan penyakit lain
  • Merujuk pasien untuk mendapatkan evaluasi oleh psikiater

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam tentang Mental Illness dan Macam-macamnya

Melalui diagnosis, dokter dapat mengetahui apakah yang Anda derita benar-benar bipolar disorder atau penyakit lainnya sehingga harus mendapatkan pengobatan berbeda.

Cara Mengatasi Bipolar

Untuk mengatasi gejala dan perubahan mood dari kondisi bipolar ini, diperlukan perawatan dalam beberapa bentuk yang bisa membantu para penderita agar mampu menjalankan kehidupan mereka sehari-hari dengan lancar. Inilah berbagai macam bentuk perawatan untuk penderita bipolar.

1. Obat-obatan

Obat tertentu dapat membantu mengendalikan gejala gangguan bipolar. Tiap orang tentu memiliki kondisi berbeda, sehingga diperlukan pemeriksaan dan konsultasi lanjut dalam menemukan obat-obatan paling tepat untuk mereka. Jenis obat yang paling umum yang diresepkan dokter termasuk:

Obat tidur dan peringan rasa cemas

  • Antidepressants
  • Second-generation antipsychotics (SGAs)
  • Anticonvulsants
  • Lithium

Konsultasi dengan dokter atau apoteker Anda untuk memahami risiko dan manfaat setiap obat. Laporkan jika Anda menemukan efek samping dari tiap obat sesegera mungkin. Hindari menghentikan pengobatan secara sepihak tanpa meminta persetujuan dokter.

2. Psikoterapi

Psikoterapi membantu seseorang mengidentifikasi dan mengubah emosi, pikiran, dan perilaku mengganggu. Psikoterapi menawarkan dukungan, edukasi, keterampilan, dan strategi kepada orang-orang dengan gangguan bipolar serta keluarga mereka.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Norepinephrine dan Apa Fungsi serta Manfaatnya!

3. Perbaikan Gaya Hidup

Memulai gaya hidup sehat dengan tidur dan olahraga teratur, mengonsumsi makanan sehat, dan mencatat rutinitas berguna untuk mengontrol mood agar tidak mengalami swing secara berlebihan.

Itulah berbagai cara mengatasi bipolar disorder. Jika Anda mengalami kondisi ini, segera bicara dengan ahlinya untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Jangan pernah memendam hal ini sendiri, mendapatkan pertolongan dengan cepat merupakan hal terbaik.

Selalu jaga kesehatan Anda dan catat gejalanya dengan aplikasi Carevo Health Record dari Carevo.

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics