Beranda > Artikel > 6 Cara Mengatasi Hiperhidrosis alias Keringat Berlebih

6 Cara Mengatasi Hiperhidrosis alias Keringat Berlebih

cara mengatasi hiperhidrosis

Hiperhidrosis merupakan kondisi saat seseorang mengeluarkan keringat lebih banyak dari manusia pada umumnya. Kondisi ini tergolong tidak normal, tapi bisa diatasi dengan melakukan perawatan di rumah. Carevo akan menjelaskan cara mengatasi hiperhidrosis sehingga aktivitas Anda tidak terganggu.

Memahami Hiperhidrosis

Saat kondisi normal, kelenjar keringat mengeluarkan keringat untuk menjaga suhu tubuh agar tetap dingin. Biasanya, keringat diproduksi saat beraktivitas berat atau berada di tempat yang hangat. Keringat pun merupakan reaksi alami dari tubuh, jadi normal bagi manusia untuk berkeringat saat beraktivitas.

Hiperhidrosis berbeda dari kondisi berkeringat normal tersebut. Sistem saraf memicu kelenjar keringat pada penderita hiperhidrosis sehingga bekerja lebih keras, meski tidak beraktivitas sekalipun. Alhasil, kelenjar ini menghasilkan keringat dalam jumlah berlebih hampir sekujur tubuh, bahkan membasahi pakaian.

Bagi sebagian orang, hiperhidrosis bisa memicu rasa tidak nyaman karena keringatnya. Meski tidak membahayakan tubuh secara fisik, kondisi mental penderita hiperhidrosis bisa terpengaruh. Mereka merasa tidak percaya diri dan selalu merasa malu, sehingga memengaruhi seluruh bagian kehidupan mereka.

Cara Mengatasi Hiperhidrosis yang Bisa Dilakukan

Hiperhidrosis bisa diatasi dengan mudah. Anda bahkan tidak perlu ke dokter apabila masalah hiperhidrosis ini tidak mengganggu. Langkah-langkah mengatasi hiperhidrosis di bawah ini pun cukup dilakukan di rumah saja berbekal bahan yang tersedia.

1. Rawat Bagian Ketiak

Perawatan ketiak bisa membantu mengurangi kadar keringat di area tersebut. Caranya, pilihlah deodoran atau produk yang bersifat antiperspiran agar bau badan dan keringat pun bisa diatasi. Jangan lupa, cukur ketiak setiap saat karena bulu yang subur berpotensi meningkatkan produksi keringat.

Baca Juga: Penyebab Hiperhidrosis, Penyakit Keringat Berlebih

2. Minum Air Putih dan Kurangi Kafein

Air putih berperan menjaga suhu tubuh agar tidak meningkat, sehingga kelenjar keringat tidak akan memproduksi keringat. Sebaliknya, hindari kafein karena justru meningkatkan sistem saraf dan memicu munculnya keringat berlebih. Kelenjar keringat pun lebih aktif bekerja lantaran kafein meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.

Personal Health Record

3. Konsumsi Makanan Bergizi

Ada makanan yang berguna untuk mengurangi kadar keringat yang diproduksi sekaligus mengurangi kinerja kelenjar keringat Anda. Makanan tersebut biasanya mudah dicerna sehingga suhu tubuh tidak meningkat. Rekomendasi menu yang harus disantap adalah pisang, buah dan sayuran kaya air, kentang manis, kacang almond, bahan gandum, dan sejenisnya.

Ada pula pantangan yang harus dihindari karena bisa memicu munculnya keringat berlebih akibat proses pencernaan yang susah. Makanan tersebut biasanya berjenis olahan, manisan, atau mengandung alkohol.

Baca Juga: Pahami Pengertian dan Gejala Hiperhidrosis Ini

4. Hindari Pakaian Sempit

Pakaian sempit dan ketat justru membuat produksi keringat lebih banyak, terutama di area ketiak. Mulailah memakai pakaian berbahan kain dan pilih pakaian yang sedikit longgar. Begitupun sepatu, pilihlah sepatu yang memiliki sirkulasi udara lancar sehingga kaki tidak terlalu berkeringat.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam tentang Mental Illness dan Macam-macamnya

5. Kurangi Merokok

Kadar nikotin dalam rokok meningkatkan suhu tubuh Anda sehingga detak jantung meningkat. Akibatnya, sistem saraf memicu kelenjar memproduksi keringat berlebih. Selain itu, merokok juga berakibat buruk pada kesehatan Anda secara keseluruhan dan bisa memicu kanker. Penampilan Anda pun terganggu tidak hanya berkat keringat, tapi juga bau napas dan gigi kuning karena rokok.

6. Lakukan Suntik Botoks

Solusi ini dipilih apabila hiperhidrosis mencapai tahap akut. Suntik botoks dianggap efektif untuk menghentikan produksi keringat berlebih di area ketiak. Cairan botoks akan menghalangi saraf sehingga kelenjar keringat tidak bekerja lebih banyak.

Jika suntik botoks kurang efektif, dilakukan operasi untuk membekukan saraf simpatis sehingga produksi keringat lebih terkendali. Alternatif lainnya adalah pengangkatan kelenjar keringat dari tubuh.

Itulah enam cara mengatasi hiperhidrosis yang bisa dilakukan di rumah. Selalu jaga kesehatan anda, dan catat gejalanya dengan aplikasi Personal Health Record dari Carevo.

Sumber:

https://www.healthline.com/health/how-to-stop-sweating-armpits 

https://www.medicalnewstoday.com/articles/326441 

https://www.medicalnewstoday.com/articles/182130

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics