Beranda > Artikel > 5 Cara Mengatasi Pilek Pada Bayi

5 Cara Mengatasi Pilek Pada Bayi

cara mengatasi pilek pada bayi

Sistem kekebalan tubuh bayi yang baru dilahirkan membutuhkan waktu untuk bisa berkembang sepenuhnya agar dapat memproteksi tubuh dengan maksimal. Inilah mengapa bayi akan sangat rentan dengan serangan penyakit, apalagi penyakit yang disebabkan oleh virus seperti pilek. Itulah mengapa, penting bagi sang ibu untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi pilek pada bayi.

Jika bayi Anda yang baru lahir atau berusia 1 bulan atau lebih terkena pilek, beberapa cara mengatasi pilek pada bayi 1 bulan ini bisa Anda terapkan. Anda tidak usah terlalu khawatir, bayi yang baru lahir sampai sang anak berusia 1-2 tahun memang sering akan mengalami pilek. Di masa tersebut, sistem imun dalam tubuh anak sedang dalam perkembangan untuk mengenali dan mengatasi setiap jenis virus yang menyebabkan pilek. Sejauh ini, terdapat lebih dari 200 jenis virus yang menjadi penyebab pilek.

Pilek pada bayi sebenarnya bukanlah sesuatu yang berbahaya, namun jika tidak ditangani dengan cara yang benar maka ini bisa berubah menjadi penyakit yang lebih serius, seperti pneumonia. Oleh sebab itu, berikut beberapa cara mengatasi pilek pada bayi 1 bulan atau lebih.

Gejala pilek pada bayi

Untuk bisa mengetahui cara mengatasi pilek pada bayi 1 bulan atau lebih, Anda harus terlebih dahulu mengenali gejala pilek pada bayi, terutama gejala-gejala umum seperti hidung berair, hidung tersumbat, bersin, hingga demam. Pilek juga memiliki gejala lain seperti batuk kering dan tenggorokan terasa sakit atau gatal yang mengakibatkan bayi jadi sangat rewel bahkan hilang nafsu makan.

Jaga asupan cairan

Cara mengatasi pilek pada bayi 1 bulan harus dilakukan dengan menjaga asupan cairan yang dibutuhkan sang bayi terpenuhi. Ini berarti Anda harus memastikan si kecil mendapat asupan ASI yang memadai. Selain menjaga tubuh bayi tetap terhidrasi, ASI juga membantu pemulihan lebih cepat pada bayi karena ASI mengandung zat antibodi yang dapat membantu sistem imun bayi bekerja mengatasi virus penyebab pilek. Saat menyusui, jaga posisi kepala bayi agar lebih tinggi dari tubuhnya. Posisi tersebut membuat bayi bisa minum lebih nyaman karena hidungnya sedang tersumbat karena pilek.

Pantau produksi lendir

Bagi orang dewasa saja, pilek sudah sangat mengganggu, apalagi untuk bayi. Produksi lendir yang terus-menerus membuat hidung tersumbat sehingga sulit bernafas membuat si kecil tidak bisa beristirahat dengan nyaman. Oleh sebab itu, Anda harus memastikan lendir dalam hidung bayi tidak terlalu banyak. Jika sudah terlihat menumpuk, segeralah menyedotnya keluar. Anda bisa menyedotnya dengan mulut atau menggunakan penyedot karet khusus untuk menyedot lendir pada hidung bayi.

Kondisikan kamar bayi

Agar si bayi dapat beristirahat dengan baik di kamar saat ia pilek, Anda perlu mengkondisikan kamar agar nyaman. Pastikan udara tidak terlalu kering dan panas di dalam kamar. Gunakan humidifier untuk melembabkan kamar dengan air dingin agar kamar jadi lebih sejuk juga. Kondisi ruangan lembab dapat membantu membunuh virus-virus penyebab pilek.

Selain itu, pastikan posisi area kepala di tempat tidur bayi Anda lebih tinggi dari area bantal. Jangan gunakan bantal. Ini adalah cara mengatasi pilek pada bayi 1 bulan yang harus diperhatikan karena si kecil justru bisa tersedak. Cukup selipkan sesuatu di bawah kasur, seperti papan, buku, atau handuk yang sudah digulung terlebih dulu. Ini perlu dilakukan untuk memastikan si kecil dapat bernafas dengan baik walau sedang pilek dan hidungnya tersumbat.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :