Beranda > Artikel > Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air dengan Mudah

Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air dengan Mudah

Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Virus ini dapat menyerang baik anak-anak maupun dewasa. Penyakit ini memberikan sensasi panas dan gatal di kulit, dan memiliki kekhasan berupa bercak merah diikuti dengan lenting berwarna merah. Di akhir tahapan lenting tersebut tidak lama akan pecah dan meninggalkan bekas atau dalam bahasa medis disebut krusta.

Gejala yang harus diketahui

Berikut ini gejala-gejala yang harus diwaspadai oleh orang tua ataupun orang terdekat penderita:

1. Masa inkubasi

Selama masa inkubasi pasien biasanya tidak akan mengeluhkan apa-apa atau tidak bergejala.

2. Munculnya gejala pertama

Setelah beberapa hari masa inkubasi, penderita akan mulai mengeluhkan beberapa gejala seperti: Demam, penurunan nafsu makan, sakit kepala, rasa mudah lelah, dan rasa tidak enak badan. Keluhan ini harus diperhatikan karena pada umumnya orang dengan gejala flu juga memiliki keluhan serupa.

3. Fase muncul bercak merah atau rash

Masa-masa kemunculan bercak merah memiliki tiga fase, yang berurutan sebagai berikut:

    • Munculnya benjolan-benjolan kecil yang muncul setelah 10 hari sampai 21 hari setelah paparan virus. Di dalam bahasa medis benjolan ini disebut papula.
    • Setelah itu benjolan-benjolan itu mulai terisi cairan (vesikel) yang sangat rapuh dan mudah pecah.
    • Masa-masa ini diakhiri dengan munculnya krusta atau kerak kulit setelah vesikel pecah dan mengering. Kerak ini akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Perlu diketahui tiga gejala ini bisa terjadi bersamaan.

Apakah saya bisa menularkan orang lain?

Penyakit cacar air ini dapat menular dari orang ke orang. Penyebaran virus ini dimulai dari 48 jam sebelum bercak merah muncul sampai dengan koreng yang basah. Selama masa-masa ini dianjurkan untuk penderita agar mengurangi kontak dengan orang lain.

Bagaimana cara menghilangkan koreng dari cacar air?

Bagi kebanyakan orang, koreng cacar air akan menimbulkan masalah baru dan dirasa mengganggu. Bekas yang ditimbulkan adalah berupa perubahan warna kulit menjadi warna lebih gelap. Berikut ini cara menghilangkan koreng:

  1. Krim retinol

Retinol merupakan turunan dari vitamin A, krim retinol terbukti mampu menginduksi produksi kolagen. Pemberian krim ini dilakukan setiap malam hari menjelang waktu tidur.

  1. Exfoliant

Obat-obatan jenis exfoliant ini terdiri atas dua jenis yaitu mekanis dan secara kimiawi. Exfoliant mekanis berupa scrubs, sikat. Exfoliant kimiawi berupa obat-obatan yang dipakai untuk mengangkat koreng-koreng secara cepat.

  1. Eksisi

Tindakan eksisi dibantu dengan profesional. Sebelum tindakan dilakukan, dokter akan memberikan suntikan bius agar Anda tidak merasakan nyeri selama proses. Namun tindakan dilakukan pada kondisi koreng yang dalam. Setelah itu kulit Anda akan dirapatkan kembali dengan tindakan penjahitan. Namun dampak negatif nya adalah akan menimbulkan bekas luka.

  1. Fillers

Proses pengembalian lesi kulit dilakukan dengan penyuntikan asam hyaluronat. Prosedur dilakukan pada kondisi luka yang mengkerut ke dalam. Tindakan ini bersifat sementara dan hanya mampu bertahan selama enam bulan.

  1. Microdermabrasion

Prosedur ini menggunakan sikat tipis untuk membuang lapisan kulit paling luar atau paling atas.

  1. Laser

Tindakan laser biasanya dilakukan untuk luka-luka yang sudah lama dan sulit hilang, secara ilmiah tindakan ini memperbaiki atau mengurangi kondisi koreng, dan menyamarkan warna koreng.

Mencegah keparahan koreng dari cacar air

Untuk mengurangi keparahan koreng dari cacar air, lakukan beberapa tindakan dibawah ini:

  • Jangan menggaruk bagian koreng
  • Pakailah sarung tangan untuk mencegah tangan Anda menggaruk bagian yang gatal
  • Bila terasa gatal sekali, konsumsi obat antihistamin.
  • Taburkan lotion kalamin pada area yang gatal.
  • Potong kuku Anda untuk mencegah agar saat tanpa sengaja menggaruk, tidak menimbulkan luka atau infeksi baru.
  1. Diakses (Februari 10, 2021) dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chickenpox/symptoms-causes/syc-20351282
  2. Brennan, D. What is chickenpox? (2021, 10 Februari). Diakses dari: https://www.webmd.com/children/what-is-chickenpox
  3. Osborn, C.O. (2018). What treatments fade or remove chickenpox scars?. Diakses pada: 10 Februari 2021 dari: https://www.healthline.com/health/chickenpox-scars
  4. Diakses (Februari 10, 2021) dari: https://kidshealth.org/en/parents/chicken-pox.html

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :