Beranda > Artikel > Menghilangkan Nyeri Mentruasi

Menghilangkan Nyeri Mentruasi

cara menghilangkan nyeri haid

Tahukah Anda tentang Menstruasi?

Pada seorang perempuan ketika mulai menginjak usia 12 – 14 tahun, mereka mulai memasuki siklus menstruasi untuk pertama kali atau disebut menarche. Siklus tersebut akan berlangsung setiap bulan hingga mereka memasuki masa menopause. Semua proses yang terjadi ini dipengaruhi oleh faktor hormonal.

Menstruasi dalam ilmu fisiologi, diawali dengan pembentukan dan pelepasan sel telur dari indung telur. Setelah dilepaskan sel telur akan menempel di dinding rahim. Rahim memberikan ruangan untuk perlekatan sel telur tersebut, disinilah bagian dalam organ reproduksi akan tampak menebal. Lalu apa yang akan terjadi ketika sel telur tersebut tidak dibuahi oleh sel sperma yang berasal dari laki-laki? Dinding rahim tersebut akan meluruh dan peluruhan ini menjadi penanda bahwa seorang perempuan memasuki masa menstruasi.

 

Lama Satu Siklus Menstruasi

Perjalanan satu siklus menstruasi bisa berbeda-beda antara seorang perempuan dengan perempuan lain nya. Rata-rata berlangsung nya satu siklus menstruasi itu sekitar 3 sampai dengan 5 hari, namun bisa lebih cepat dan bisa juga lebih lama. Sekarang mari kita melihat dari sisi siklus ke siklus lain nya. Rata-rata terjadinya menstruasi antar siklus tersebut berlangsung kurang lebih 28 hari (Rentang: 21 hari – 35 hari). Bila kurang dari 21 hari, disebut siklus pendek, sedangkan bila lebih dari 35 hari disebut siklus panjang.

 

Gejala-Gejala Menstruasi

Sebelum memasuki masa-masa menstruasi seorang perempuan, kadang menunjukkan gejala-gejala yang disebut gejala sebelum menstruasi. Mereka akan menunjukkan beberapa gejala yang paling sering muncul berikut:

  1. Mengeluhkan kembung dan perut terasa tidak nyaman
  2. Suasana hati mudah berubah-ubah
  3. Mudah sekali kesal dan marah
  4. Kulit menjadi lebih banyak bercak-bercak.

Kemudian saat memasuki masa menstruasi, perempuan akan menunjukkan gejala, seperti:

  • Perdarahan yang keluar dari organ intim.
  • Nyeri kram pada perut bawah
  • Nyeri dada bertambah hebat
  • Sakit kepala.

 

Nyeri saat Menstruasi

Pada siklus menstruasi nya, seorang perempuan seringkali dihadapkan oleh pengalaman atau keluhan nyeri perut yang bisa dibilang cukup mengganggu. Sebetulnya nyeri perut berupa kram-kram tersebut merupakan hal yang lumrah dan normal. Sensasi nyeri yang dikeluhkan berupa nyeri tumpul, namun berlangsung terus menerus. Istilah medis nyeri saat menstruasi ini disebut sebagai dysmenorrhea. Sensasi nyeri yang dirasakan terasa sangat hebat dan bagi sebagian perempuan sangatlah mengganggu.

Kondisi nyeri-nyeri yang memiliki intensitas wajar disebabkan oleh adanya aktivitas dinding rahim dan pengencangan di sekitar dinding nya. Selama masa menstruasi, dinding tersebut akan berkontraksi (karena berisi otot) untuk meluruhkan dinding rahim yang menebal. Saat berkontraksi inilah terjadi penjepitan pembuluh darah yang ada disekitar dinding rahim. Selain itu sensasi nyeri muncul tercetus oleh karena pembuluh darah tidak dapat membawa Oksigen ke rahim.

Nyeri akan semakin bertambah hebat dikarenakan respons tubuh yang meningkatkan produksi hormon Prostaglandin. Selain itu penyebab nyeri hebat ini seperti adanya kemungkinan penyakit atau adanya masalah pada rahim, maupun adanya kelainan lokasi penempelan nya. Penyebab nya seperti mioma uterus, endometriosis, dan tingginya kadar hormon prostaglandin dalam darah. Lamanya sensasi nyeri disini kembali berbeda-beda pada setiap perempuan, yaitu bisa berlangsung sekitar 2 – 3 hari atau bahkan bisa lebih.

 

Mengatasi Sensasi Nyeri Menstruasi

Mengatasi sensasi nyeri memang tidak mudah, karena nyeri ini pun dapat membuat kebanyakan orang malas untuk melawan dan akhirnya menjadi tidak produktif. Berikut ini adalah alternatif yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut:

  • Konsumsi antinyeri. Mengonsumsi antinyeri bagi sebagian orang bisa mengurangi rasa nyeri, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas.
  • Mengalihkan pikiran dengan berolahraga. Olahraga seperti berjalan, bersepeda atau ketika aktif sensasi nyeri tersebut dapat berkurang.
  • Kompres hangat di bagian nyeri.
  • Memijat lembut lokasi yang nyeri.
  • Memijat lembut dengan gerakan memutar, dapat memberikan sensasi nyeri.
  • Melatih pola nafas untuk mengatasi sensasi nyeri.
  • Mengatur pola nafas dengan menarik nafas dalam kemudian menahan selama beberapa detik, lalu diembuskan keluar melalui mulut secara perlahan-lahan.

 

Kapan Saya Harus ke Dokter?

Nyeri perut memerlukan perhatian khusus oleh penderitanya, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan:

  1. Sensasi nyeri hebat dirasakan terus selama lebih dari 3 siklus menstruasi
  2. Sensasi nyeri pada pinggul dan punggung bawah di luar masa menstruasi
  3. Terdapat demam saat menstruasi
  4. Keluar nya darah menstruasi disertai dengan keluarnya bau tidak sedap dari organ intim.

Bagi perempuan mengalami keluhan seperti di atas, sangat dianjurkan sekali untuk segera berobat ke dokter kebidanan, agar segera memperoleh pertolongan dan dapat diketahui penyebab nyeri hebat tersebut.

Hidup sehat dan tanpa ada rasa sakit, menjadi hal yang sangat diinginkan oleh masing-masing perempuan, di kala menstruasi yang tidak nyaman dan mengganggu, lebih baik diperiksakan secara langsung, agar segera memperoleh pertolongan dari tenaga medis.

Baca juga: Waspadai Sindroma Polikistik Ovarium

 

Daftar Pustaka

  1. Watson, S. Stages of the menstrual cycle. Diakses pada: 2022, 13 Januari. Dari: https://www.healthline.com/health/womens-health/stages-of-menstrual-cycle
  2. Periods. Diakses pada: 2022, 13 Januari. Dari: https://www.nhs.uk/conditions/periods/
  3. Period pain. NHS. Diakses pada: 2022, 13 Januari. Dari: https://www.nhs.uk/conditions/period-pain/
  4. Martel J. What Causes Painful Menstrual Periods and How Do I treat Them? Healthline – Sexual Health. Diakses pada : 2022, 13 Januari.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics