Beranda > Artikel > Cara-cara Menjaga Kesehatan Otak

Cara-cara Menjaga Kesehatan Otak

cara menjaga kesehatan otak

Apakah Otak Itu?

Otak adalah organ yang berfungsi untuk mengatur segala proses yang ada di dalam tubuh seseorang. Otak dapat mengontrol pikiran, ingatan, emosi atau perasaan, sentuhan, gerakan, penglihatan, pernafasan, pengaturan suhu, pusat rasa lapar, dan proses lain yang bertugas meregulasi kesehatan tubuh mulai dari keseimbangan hormonal.

Diperkirakan berat sebuah otak manusia dewasa itu sekitar 1,5 kilogram, dengan kandungan 60% nya adalah lemak. 40% sisanya adalah kombinasi dari air, protein, karbohidrat, dan kandungan mineral.

 

Komponen Otak

Otak memiliki bagian nya sendiri, yaitu:

1. Cerebrum

Cerebrum disebut juga otak besar.

2. Cerebellum

Cerebellum memiliki sebutan otak kecil yang berada pada bagian belakang.

3. Brainstem

Brainstem atau Batang otak menjadi bagian tengah dari sistem saraf.

 

Otak besar menempati bagian depan komponen tulang tengkorak, yang terdiri dari lapisan substansia abu-abu (substansia nigra) dan substansia putih (substansia alba). Fungsi bagian terbesar otak ini untuk menginisiasi dan mengkoordinasikan gerakan dan mengatur suhu tubuh seseorang. Tidak hanya itu ternyata otak besar membuat kita mampu berbicara, berpikir logis dan kritis, dan memecahkan masalah. Kita pun bisa mengungkapkan perasaan dan emosi kita, lalu kemampuan penglihatan, mendengar, dan lain nya.

Mengisi ruang kosong di posisi belakang kepala, terdapat otak kecil atau dalam bahasa medis disebut cerebellum. Posisi nya tepat berada di bawah otak besar sisi temporal dan oksipital, dan berada di atas batang otak. Berbeda fungsi dari otak besar, otak kecil bertugas untuk mengkoordinasikan gerak otot, mempertahankan postur, dan sebagai pusat keseimbangan.        

Batang otak mengisi bagian tengah tepat di bawah otak besar, menghubungkan antara otak besar dan saraf yang berada di tulang belakang. Batang otak terdiri dari atas beberapa bagian, yaitu:

  • Midbrain atau disebut mescephalon fungsinya menjadi pusat pengantaran indera pendengaran dan gerak.
  • Pons. Bagian ini merupakan bagian yang berfungsi untuk merangsang produksi air mata, mengunyah, mengedip, untuk memfokuskan pandangan, keseimbangan, pendengaran, dan ekspresi.
  • Medulla. Susunan terendah dari bagian batang otak. Bagian ini menjadi pusat yang terpenting untuk mengatur irama jantung, pusat nafas, laju aliran darah, dan pengaturan kadar Oksigen dan Karbondioksida. Selain itu medulla memberikan aktivitas refleks seperti bersin, muntah, batuk, dan menelan.

Bagian terendah diisi oleh medulla spinalis (Spinal cord). Fungsi organ ini menjadi penyangga dari struktur tulang belakang, mengantarkan ‘pesan’ ke organ dan ekstremitas yang tersebar di seluruh tubuh.

 

Aliran darah di dalam otak

Otak membutuhkan oksigen, gula darah, dan nutrisi lainnya, oleh karena itu peredaran darah harus terus menerus mengalir masuk ke dalam otak. Setiap sisi otak memperoleh suplai darah melalui 3 arteri, yaitu:

  1. Arteri cerebralis sisi depan
  2. Arteri cerebralis tengah
  3. Arteri cerebralis belakang.

Setiap pembuluh darah tadi memegang peranan masing-masing dan memastikan setiap sisi otak memperoleh suplai darah, sehingga dapat bekerja dengan baik.

 

Penyakit yang mempengaruhi kesehatan otak

Setelah melihat struktur dan fungsi otak yang cukup banyak, ada baiknya Anda mengetahui penyakit-penyakit yang mempengaruhi kesehatan otak, yaitu:

1. Sumbatan di Pembuluh Darah Otak

Penyebab perdarahan otak yang mungkin Anda sering dengar adalah stroke.

2. Sumbatan di Pembuluh Darah Otak

Pada kasus penyumbatan pembuluh darah, paling sering karena plak kolesterol.

3. Pembengkakan Otak

Pembengkakan otak bisa disebabkan oleh faktor gangguan keseimbangan elektrolit, atau akibat adanya riwayat cedera kepala.

4. Tumor Otak

Pertumbuhan jaringan yang tidak normal di dalam struktur kepala, menyebabkan gangguan fungsi normal pada otak.

5. Penyusutan Otak

Semakin bertambah tua usia seseorang penurunan fungsi otak semakin besar terjadi. Hal ini ditandai dengan ukuran otak yang semakin menyusut. Contohnya seperti: penyakit Parkinson, demensia.

 

Merawat kesehatan otak

Setelah kita melihat berbagai manfaat yang dimiliki otak, perawatan otak diperlukan untuk tetap menjaga fungsi otak, mencegah kerusakan otak sejak dini. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan otak:

1. Olahraga secara Teratur

Berbagai literatur dan sumber ilmiah menyatakan bahwa dengan berolahraga secara teratur dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit Alzheimer. Olahraga yang teratur dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh.

2. Penuhi Kebutuhan Tidur

Beristirahat yang cukup dengan tidur memberikan perlindungan bagi otak kita, dan dengan tidur yang cukup pula dapat membantu meningkatkan fokus, dan kinerja otak seoptimal mungkin.

3. Berlatih ‘Senam Otak’

Sama seperti bagian tubuh yang lain, otak perlu dilatih terus menerus. Senam otak dimaksudkan agar otak terus dipakai untuk berlatih dan berpikir kritis, contoh yang dapat Anda lakukan seperti membuat permainan teka-teki silang, Sudoku, permainan puzzle.

4. Terlibat Aktif dalam Kehidupan Sosial

Turut bersosialisasi aktif memberikan kesempatan bagi kita untuk bisa mengekspresikan diri, sehingga zona-zona otak menjadi lebih aktif. Selain itu aktif secara sosial membantu seseorang mencegah terjadinya pikun.

5. Memperbaiki Kadar Gula Darah dan Kolesterol

Menjaga kesehatan dengan mengontrol kadar gula darah dan kolesterol bisa membantu seseorang mencegah terjadinya otak akibat penyakit stroke, darah tinggi, maupun kencing manis.

6. Hindari Merokok dan Alkohol

Pencegahan kerusakan dan keinginan untuk merawat kesehatan otak, bergantung kepada masing-masing orang, karena lebih baik mencegah dibandingkan mengobati. Guna pencegahan yang lebih optimal memerlukan pemeriksaan secara langsung dan pemeriksaan penunjang. Berkonsultasi dengan dokter secara langsung tetap merupakan langkah terbaik untuk memperoleh informasi yang baik.

Baca juga: Makanan untuk Menjaga Kesehatan Sistem Saraf

 

Daftar Pustaka

  1. Brain anatomy and How the Brain Works. John Hopkins Medicine. Diakses pada: 2022, 16 Januari. Dari: https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/anatomy-of-the-brain#:~:text=What%20is%20the%20brain%3F,central%20nervous%20system%2C%20or%20CNS.
  2. How does the brain work? (2018). Diakses pada: 2022, 16 Januari. Dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279302/
  3. Hoffman, M. Picture of Brain. 23 June 2021. WebMD.
  4. Mayo Clinic Staff. 5 tips to keep your brain healthy. (12 Juni 2020). Website. Diakses pada: 2022, Januari 16. Dari: https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/5-tips-to-keep-your-brain-healthy
  5. 12 ways to keep your brain young. (29 Januari 2020). Website. Diakses pada: 2022, Januari 16. Dari: https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/12-ways-to-keep-your-brain-young

 

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics