Beranda > Artikel > Cara Pencegahan Anemia yang Ampuh untuk Anda Praktekkan

Cara Pencegahan Anemia yang Ampuh untuk Anda Praktekkan

Anemia didefinisikan sebagai keadaan kekurangan hemoglobin atau kekurangan darah merah. Hal ini dapat terjadi pada segala kalangan usia, dan lebih sering terjadi pada wanita. Berdasarkan perhitungan data internasional dinyatakan bahwa anemia terjadi pada sepertiga populasi dunia dan dapat menyebabkan kurangnya produktifitas kerja serta gangguan kesehatan lainnya seperti gangguan pertumbuhan, penurunan imunitas tubuh, serta gangguan saraf.

Jumlah hemoglobin normal pada wanita dewasa adalah 12-15.5 gr/dl dan pada pria dewasa adalah 13.5-17.5 gr/dl. Jumlah hemoglobin dibawah nilai tersebut dapat menimbulkan gejala-gejala anemia sebagai berikut:

  • Tampak pucat. Kulit Anda dapat terlihat pucat bila mengalami kekurangan hemoglobin yang cukup banyak yaitu bila mencapai <10 gr/dl. Bagian bawah kelopak mata merupakan salah satu bagian yang mencerminkan kadar hemoglobin dalam tubuh yang umumnya berwarna merah muda. Anda dapat menilai pucat dari kelopak mata bagian bawah seperti pada gambar dibawah ini.

Gambar 1. Kiri (normal); Kanan (pucat)

  • 5 L (Lesu, letih, lemah, lelah, dan lalai). Salah satu fungsi darah adalah mentranspor energi ke seluruh tubuh. Kurangnya alat transpor energi tersebut dapat menyebabkan 5 L yang dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi serta produktifitas kerja.
  • Lebih mudah terserang penyakit dan menghambat pertumbuhan. Darah juga berfungsi untuk mentranspor nutrisi bagi seluruh tubuh. Oleh sebab itu, anemia dapat menyebabkan penurunan sistem imun sehingga penyandangnya lebih mudah terserang penyakit. Hal ini perlu diperhatikan terutama bagi anak-anak dan wanita hamil.

Anemia yang ringan pada umumnya menimbulkan gejala yang tidak spesifik, namun tetap dapat berdampak penurunan fungsi tubuh bila terjadi dalam jangka waktu yang lama. Untuk itu perhatikanlah hal-hal berikut untuk mencegah terjadinya anemia pada Anda dan keluarga Anda!

  • Pemenuhan gizi yang seimbang. Perlu diperhatikan pemenuhan gizi seimbang terutama yang mengandung banyak zat besi seperti daging, makanan berbahan dasar laut, hati ayam, maupun sayur-sayur hijau seperti bayam. Bila Anda mulai mengalami gejala-gejala tersebut, Anda dapat mengkonsumsi tablet penambah darah yang umumnya berisikan zat besi dan asam folat yang membantu peningkatan pembentukan darah merah.
  • Suplementasi dengan tablet penambah darah. Selain untuk yang bergejala, suplementasi tablet penambah darah juga penting terutama bagi ibu hamil. Tablet penambah darah dianjurkan dikonsumsi 1 kali/hari terutama pada trimester ke-2 kehamilan. Wanita yang mengalami menstruasi dalam jumlah banyak, serta anak usia sekolah juga membutuhkan suplementasi dengan dosis yang disesuaikan dengan usia dan berat badan.
  • Suplementasi dengan vitamin C. Vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam makanan. Suplementasi ini dapat diberikan cukup dengan dosis 200-500mg/hari pada orang dewasa atau 50-100mg/hari pada anak sesaat sesudah makan. Vitamin C alami juga bisa didapatkan melalui sayur mayur dan buah-buahan yang memiliki warna cerah seperti jeruk, tomat, mangga, nanas, dan lain-lain
  • Konsumsi obat cacing setiap 6 bulan sekali. Salah satu penyebab anemia adalah adanya infeksi cacing yang sering terjadi terutama pada anak-anak. Untuk itu, konsumsi obat cacing perlu rutin diberikan pada anak setiap 6 bulan sekali. Selain pada anak, obat cacing juga penting bagi Anda yang sering merasakan gejala cacingan seperti kurus namun perut membuncit, berat badan yang tidak naik meski nafsu makan baik, rasa gatal pada bagian anus di malam hari, maupun sering mengalami gangguan pencernaan.

 

Sumber:

  • Chaparro, C. M., & Suchdev, P. S. (2019). Anemia epidemiology, pathophysiology, and etiology in low- and middle-income countries. Annals of the New York Academy of Sciences1450(1), 15–31. https://doi.org/10.1111/nyas.14092
  • Kementrian Kesehatan RI. 2015. Pedoman Program Pemberian Pemantauan Mutu Tablet Tambah Darah Untuk Ibu Hamial. Jakarta: Challenge Corporation

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :