Beranda > Artikel > 5 Ciri-Ciri Kandung Kemih Bocor yang Harus Diwaspadai

5 Ciri-Ciri Kandung Kemih Bocor yang Harus Diwaspadai

CIri-Ciri Kandung Kemih Bocor

Ciri-ciri kandung kemih bocor harus diperhatikan karena seringkali masalah tersebut dapat membuat Anda malu. Namun, kandung kemih bocor atau inkontinensia urin merupakan masalah yang cukup umum.

Tingkat keparahannya berkisar dari sesekali buang air kecil saat Anda batuk atau bersin hingga keinginan untuk buang air kecil yang begitu tiba-tiba sehingga Anda tidak bisa ke toilet tepat waktu.

Meskipun terjadi lebih sering seiring bertambahnya usia, kandung kemih bocor bukanlah konsekuensi penuaan yang tak terhindarkan.

Jika kandung kemih bocor mempengaruhi aktivitas sehari-hari Anda, jangan ragu untuk menemui dokter Anda. Bagi kebanyakan orang, gaya hidup sederhana dan perubahan pola makan atau perawatan medis dapat mengobati gejala inkontinensia urin.

Apa Itu Kandung Kemih?

Kandung kemih merupakan organ yang berbentuk seperti kantong dan terletak di belakang tulang kemaluan, atau di panggul. Sebagai bagian dari sistem sekretori, fungsi utamanya adalah menyimpan urin dari ginjal hingga siap untuk dikeluarkan. Organ ini terdiri dari beberapa lapisan jaringan otot yang dapat menampung urin sebanyak 600 mL.

Ketika volume urin di kandung kemih telah mencapai sekitar 400 mL, respons sistem saraf pusat akan merasakan bahwa kandung kemih akan penuh. Ketika itu terjadi, otot kandung kemih perlahan berkontraksi dan katup sfingter internal terbuka. Kemudian, urin akan keluar melalui uretra.

Ciri-ciri Kandung Kemih Bocor

Inkontinensia urine bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari gaya hidup seseorang hingga kondisi medis tertentu yang dialami. Berikut ini adalah beberapa ciri yang bisa diwaspadai inkontinensia urine.

  1. Sulit menahan kencing

  2. Otot kandung kemih yang melemah

  3. Kontraksi otot kandung kemih yang berlebihan

  4. Pembesaran kelenjar prostat

  5. Lemas dan kesemutan pada bagian tubuh tertentu

Personal Health Record

Baca Juga: Imun Tubuh Adalah Pelindung Anda. Mari Mengenal Pengertian dan Fungsinya

5 Jenis Inkontinensia Urine atau Kandung Kemih Bocor

Kebanyakan orang dengan inkontinensia urin biasanya memiliki inkontinensia stres atau inkontinensia urgensi. Namun, ada juga jenis inkontinensia lainnya. Berikut ini adalah beberapa jenis Inkonetinensia atau kondisi kandung kemih bocor yang harus diwaspadai.

1. Inkontinensia stress

Inkontinensia stres adalah ketika Anda mengeluarkan urin saat kandung kemih Anda mendapat tekanan ekstra tiba-tiba – misalnya saat Anda batuk. Hal ini tidak terkait dengan perasaan stres.

Aktivitas lain yang dapat menyebabkan kandung kemih bocor meliputi:

  • bersin

  • batuk

  • tertawa

  • angkat berat

  • olahraga

Jumlah urin yang dikeluarkan biasanya sedikit, tetapi inkontinensia stres terkadang dapat menyebabkan Anda mengeluarkan lebih banyak, terutama jika kandung kemih Anda sangat penuh.

2. Inkontinensia mendesak

Inkontinensia mendesak, atau inkontinensia urgensi, adalah ketika Anda merasakan kebutuhan yang tiba-tiba dan sangat kuat untuk buang air kecil dan Anda tidak dapat menahannya. Seringkali hanya ada beberapa detik antara urgensi tiba-tiba untuk buang air kecil dan waktu pengeluaran urin.

Urgensi Anda untuk buang air kecil mungkin dipicu oleh perubahan posisi yang tiba-tiba, atau bahkan oleh suara air yang mengalir. Anda juga bisa buang air kecil saat berhubungan seks, terutama saat Anda mencapai orgasme.

Jenis inkontinensia ini sering terjadi sebagai bagian dari sekelompok gejala yang disebut overactive bladder syndrome, yaitu ketika otot kandung kemih lebih aktif dari biasanya.

Selain terkadang menyebabkan inkontinensia, overactive bladder syndrome dapat berarti Anda harus sering buang air kecil, termasuk beberapa kali di malam hari.

Banyak orang sesekali mengalami kebocoran urin kecil. Orang lain mungkin lebih sering kehilangan urin dalam jumlah kecil hingga sedang.

3. Inkontinensia campuran

Inkontinensia campuran adalah ketika Anda memiliki gejala inkontinensia stres dan mendesak. Misalnya, Anda mungkin mengalami kebocoran urin jika batuk atau bersin, dan juga mengalami urgensi yang sangat kuat untuk buang air kecil.

Baca Juga: Manfaat Teh Hitam untuk Kesehatan Rambut

4. Inkontinensia berlebih

Inkontinensia berlebih, juga disebut retensi urin kronis, adalah ketika kandung kemih tidak dapat sepenuhnya kosong saat Anda buang air kecil. Hal ini menyebabkan kandung kemih membengkak di atas ukuran biasanya.

Jika Anda mengalami inkontinensia yang berlebihan, Anda mungkin sering mengeluarkan tetesan kecil urin. Mungkin juga terasa seolah-olah kandung kemih Anda tidak pernah benar-benar kosong dan Anda tidak dapat mengosongkannya bahkan ketika Anda mencobanya.

5. Inkontinensia total

Inkontinensia urin yang parah dan terus menerus biasanya dikenal sebagai inkontinensia total.

Inkontinensia total dapat menyebabkan Anda terus-menerus buang air kecil dalam jumlah besar, bahkan di malam hari. Bisa juga Anda mungkin buang air kecil dalam jumlah besar hanya sesekali namun selalu bocor dalam jumlah yang lebih kecil di antaranya.

Baca Juga: Manfaat Daun Keji Beling

Kapan Harus ke Dokter?

Anda mungkin merasa tidak nyaman mendiskusikan kandung kemih bocor dengan dokter Anda. Tetapi jika ciri-ciri kandung kemih bocor sering terjadi dan memengaruhi kualitas hidup Anda, penting untuk mencari nasihat medis karena inkontinensia urin dapat:

  • Menyebabkan Anda membatasi aktivitas Anda dan membatasi interaksi sosial Anda

  • Berdampak negatif pada kualitas hidup Anda

  • Meningkatkan risiko jatuh pada orang dewasa yang lebih tua saat mereka terburu-buru ke toilet

  • Menunjukkan kondisi mendasar yang lebih serius

  • Setelah mengetahui ciri-ciri kandung kemih bocor di atas, sebaiknya Anda mulai lebih mewaspadai hal-hal tersebut. Selalu jaga dan periksa kesehatan Anda secara rutin, serta simpan riwayat penyakit maupun catatan kesehatan anda di aplikasi Personal Health Record dari Carevo.

Referensi:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/urinary-incontinence/symptoms-causes/syc-20352808

https://www.nhs.uk/conditions/urinary-incontinence/symptoms/

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics