Beranda > Artikel > Cara Diagnosis yang Tepat: Begini Cara Bantu Dokter

Cara Diagnosis yang Tepat: Begini Cara Bantu Dokter

Diagnosis yang tepat

Cara diagnosis yang tepat memegang peranan penting dalam proses penyembuhan pasien. Pasalnya, diagnosis penyakit akan menentukan langkah yang harus diambil untuk prosedur medis, termasuk juga obat-obatan yang akan diberikan. Bayangkan jika diagnosis dokter kurang tepat, tentu akan semakin memperparah kondisi kesehatan anda. Tidak hanya itu, diagnosis yang salah dapat menimbulkan dampak psikologis yang kurang baik. 

Masalahnya, ada begitu banyak gejala umum atau gangguan yang mirip satu sama lain sehingga mungkin membuat dokter kesulitan menentukan diagnosis yang tepat. Kabar baiknya, sebagai pasien, anda bisa melakukan sesuatu untuk membantu diagnosis dokter dengan tepat. Cek selengkapnya di bawah ini!

Ceritakan gejala secara lengkap dan spesifik

Hindari mendiagnosis sendiri tanpa membaca beberapa informasi terlebih dahulu. Idealnya, diagnosis dokter dilakukan berdasarkan berbagai gejala yang dirasakan oleh pasien. Oleh sebab itu, cara pertama yang bisa anda lakukan untuk membantu dokter mengambil diagnosis adalah menceritakan gejala yang anda rasakan. Jangan hanya menceritakan gejala secara lengkap, tapi juga spesifik. 

Deskripsikan rasa sakit yang menyerang tubuh anda; di bagian mana rasa sakit itu muncul, apakah rasa sakit itu cenderung tajam atau tumpul, seberapa sering rasa sakit itu datang, apakah rasa sakit itu datang secara konstan atau tiba-tiba. Selain itu, ceritakan pula kepada dokter kemungkinan hal yang memicu rasa sakit tersebut dan sudah berapa lama kamu merasakannya. Dengan gejala yang lengkap dan spesifik, dokter pun bisa menentukan diagnosis penyakit secara lebih akurat.

Bawa obat-obatan yang kamu konsumsi

Anda dapat memberi tahu secara lisan obat-obatan yang sedang dan/atau pernah anda konsumsi kepada dokter. Namun, demi hasil diagnosis dokter yang lebih akurat, akan lebih baik jika anda membawa saja obat-obatan tersebut. Pasalnya, terkadang ada masalah obat-obatan dalam botol yang memiliki label salah. Dengan membawa obat-obatan, dokter bisa mengecek langsung obat-obatan yang anda konsumsi. Tidak hanya itu, obat yang diresepkan pun juga akan lebih akurat. 

Biasakan diri sebelum mengkonsumsi obat-obatan, baca terlebih dahulu informasi dan anjurannya, karena jika berlebihan dapat menimbulkan peradangan dan menyebabkan komplikasi. Hindari kelalaian seperti ini, karena berbahaya untuk ginjal.

Jika sedang hamil, pastikan untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan. Hal ini dapat membahayakan janin. 

Menyiapkan catatan kesehatan pribadi

Ada sejumlah penyakit yang merupakan bawaan gen atau riwayat keluarga. Bisa juga suatu penyakit menyerang tubuh karena kondisi kesehatan terdahulu. Itulah kenapa anda perlu membawa catatan kesehatan pribadi saat berkonsultasi dengan dokter.

Melalui catatan ini, dokter bisa mengetahui kondisi kesehatan kamu secara menyeluruh, termasuk riwayat medis keluarga. Hal ini memungkinkan hasil diagnosis dokter jadi lebih akurat. Biasakan sebelum memutuskan untuk melakukan pengobatan serius,  Anda perlu berkonsultasi ke beberapa dokter dengan catatan yang sama. 

Kabar baiknya, sekarang catatan kesehatan pribadi tidak harus disimpan dalam bentuk fisik sehingga rawan hilang atau terselip. Anda bisa menggunakan aplikasi khusus seperti Carevo, yang bisa menyimpan catatan kesehatan pribadi anda secara digital. Carevo juga dilengkapi  dengan sistem password sehingga keamanan data di dalamnya pun terjamin.

Ajukan pertanyaan kepada dokter

Ketika anda menceritakan gejala-gejala yang anda rasakan kepada dokter, kemungkinan dokter sudah terpikir tentang sejumlah diagnosis penyakit. Namun, karena sejumlah alasan, dokter masih belum yakin betul akan diagnosis yang harus diberikan.

Nah, untuk membantu dokter, anda bisa mengajukan beberapa pertanyaan tentang gejala lain yang mungkin terlewatkan oleh anda. Saat dokter menyebutkan gejala-gejala lain seperti demam, nyeri dibagian tubuh tertentu, anda bisa mengingat kembali apakah sebelumnya anda merasakan gejala tersebut. Jika iya, sebutkan pula agar diagnosis dokter bisa akurat.

Jika ternyata anda sudah melakukan berbagai cara di atas tapi belum sepenuhnya yakin akan diagnosis dokter yang diberikan, anda berhak untuk mencari second opinion dari dokter lain. Tidak ada salahnya juga meminta referensi dari dokter pertama yang anda kunjungi. Saat konsultasi  dengan dokter kedua nanti, pastikan anda juga melakukan cara-cara di atas agar cara diagnosis yang tepat oleh dokter selanjutnya bisa dilakukan dengan tepat.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :