Beranda > Artikel > Efek Samping Daun Sirsak yang Cukup Berbahaya

Efek Samping Daun Sirsak yang Cukup Berbahaya

Gejala flu dan COVID-19

Apa itu Daun Sirsak?

Tumbuhan sirsak merupakan pohon bercabang dengan ketinggian 8 – 10 meter. Tumbuhan ini memilki daun berwarna hijau gelap dan glossy. Tumbuhan sirsak dikenal juga dengan nama Annona muricata, yang dapat ditemukan di area tropis Amerika Selatan, dan dikenal dengan keunggulannya sebagai suplemen kesehatan. Buah sirsak banyak digunakan untuk perasa sirup, permen, minuman, dll. Namun selain itu buah sirsak juga banyak digunakan sebagai pengobatan.

Buah sirsak sering digunakan sebagai pengobatan alami untuk nyeri sendi, neuralgia, artrisis, diare, demam, malaria, infeksi parasit, kemerahan pada kulit, juga dimakan untuk menginkatkan air susu ibu setelah persalinan. Daun sirsak sering digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih, diabetes, nyeri kepala, dan insomnia.

           

Kandungan dalam Daun Sirsak

Tumbuhan sirsak diteliti memiliki kemampuan sebagai antioksidan, yang berfungsi menjaga kesehatan sel dengan melawan radikal bebas di dalam tubuh. Ekstrak tumbuhan sirsak memiliki komponen antioksidan yaitu alkaloid, megastigmanes, phenolics, cyclopeptides, tannis, saponin, phytosterol, flavonoid, anthraquinoes, dan essential oils. Namun, tanaman sirsak juga memiliki kandungan annonaceous acetogenin (AGEs) yang tinggi. Selain komponen – komponen antiinflamasi dan antioksidan, tanaman sirsak juga mengandung vitamin C, vitamin B, serta mineral seperti kalium, kalsium, natrium, besi, fosfor, dan magnesium, sehingga sering dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan esensial tubuh.  

Tumbuhan sirsak dikenal dapat membantu meningkatkan kesehatan seperti membantu menurunkan gula darah, menurunkan tekanan darah, mencegah terbentuknya tukak lambung, esofagus, dan usus halus, membantu mengobati herpes simpleks, memiliki kemampuan anti-kanker karena ekstrak tumbuhan sirsak merupakan racun untuk sel kanker. Namun tidak cukup penelitian untuk menyatakan bahwa mengonsumsi tumbuhan sirsak dapat mengobati sel tumor dan kanker, sehingga tidak disarankan menjadi terapi utama.

 

Efek Samping Daun Sirsak

Perlu Anda ketahui, disamping manfaatnya yang cukup banyak, ternyata mengonsumsi terlalu banyak tumbuhan sirsak dapat mengakibatkan efek samping. Dosis yang dianjurkan dalam mengonsumsi ekstrak tumbuhan sirsak dalam bentuk kapsul adalah 500 – 1500mg per harinya, namun dosis ini belum disetujui oleh United States Food and Drug Administration (FDA).

Sebuah penelitian tahun 1999 yang dipublikasikan oleh Lancet Journal mneyebutkan bahwa mengonsumsi daun dan buah sirsak dapat menyebabkan penyakit Parkinson yang atipikal, sehingga tumbuhan sirsak mungkin mengandung neurotoksin. Tumbuhan sirsak diduga menyebabkan masalah pergerakan, terutama bila dikonsumsi dalam jangka panjang.vSelain itu, penelitian lain juga menyebutkan bahwa penyakit neurodegeneratif di Pulau Guadeloupe memiliki korelasi dengan konsumsi AGE. Komponen AGE dalam tumbuhan sirsak dapat bersidat neutoksin sehingga dapat menyebabkan kelainan degeneratif saraf, termasuk Parkinson atipikal pada penduduk Guadeloupe. Tumbuhan sirsak juga diduga dapat menjadi toksis untuk ginjal dan hati bila dikonsumsi terus menerus. Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu seperti tekanan darah tinggi atau mengonsumsi obat – obatan penurun darah tinggi, memiliki riwayat diabetes, sedang hamil, sedang menyusui, sebaiknya Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter untuk konsumsi tumbuhan sirsak dalam jangka panjang.

Meskipun tumbuhan sirsak telah diteliti memiliki efektivitas dalam membantu mengatasi berbagai penyakit pada penelitian animal studies, namun masih sangat sedikit penelitian efektivitas tumbuhan sirsak pada penelitian human studies.

 

Referensi

  • Adcox, M. (2017, October 17). What is graviola and how is it used? Retrieved from Medical News Today: https://www.medicalnewstoday.com/articles/319720
  • Rady, I. (2018). Anticancer Properties of Graviola (Annona muricata): A Comprehensive Mechanistic Review. Oxidative Medicine and Cellular Longevity.
  • Brennan, D. (2020, September 19). Health Benefits of Soursop. Retrieved from Web MD: https://www.webmd.com/food-recipes/health-benefits-soursop
  • Zorofchian, S. (2015). Annona muricata (Annonaceae): A Review of Its Traditional Uses, Isolated Acetogenins and Biological Activities. International Journal of Molecular Sciences, 15625-15658.
  • Badrie, N. (2010). Soursop (Annona muricata L.): Composition, Nutritional Value, Medicinal Uses, and Toxicology . In R. R. Watson, Bioactive Foods in Promoting Health Fruits and Vegetables (pp. 621-643). Kingston, Jamaica: Academic Press.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :