Beranda > Artikel > Mengenal Fungsi Hormon Testosteron

Mengenal Fungsi Hormon Testosteron

Artikel Carevo fungsi hormon testosteron

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar hormon testosteron? Apakah langsung terpikir mengenai pria atau laki-laki, Masyarakat awam umumnya mengenal serta mengidentikannya secara langsung dengan pria sebagai hormon seksual yang memiliki banyak fungsi. Lalu apakah anda tahu bahwa hormon ini juga ditemukan pada tubuh wanita? Simak dan pelajari lebih jauh mengenai apa itu hormon testosteron, fungsi hormon testoteron serta bagaimana sih cara menaikan kadar hormon ini didalam tubuh bersama Carevo.

 

Personal Health Record Carevo

 

Apa itu Hormon Testosteron?

Apa hormon testosteron ini sangat identik dengan pria saja? Ternyata tidak! Hormon ini juga dapat ditemukan didalam tubuh wanita. Lantas apa sih hormon testosteron itu? Hormon testosteron secara primer merupakan hormon seksual pria yang secara dominan (lebih dari 95%) dihasilkan oleh sel Leydig yang berlokasi didalam testis. Sedangkan pada wanita hormon ini dihasilkan secara dominan di ovarium hanya dalam jumlah yang kecil.

Hormon ini bertanggung jawab dalam mengatur diferensiasi seksual, membantu dalam menghasilkan karakteristik seksual laki-laki, pembentukan sperma dan fertilitas. Dalam keadaan normal setelah pubertas di tubuh wanita, hormon testosteron akan cendrung meningkat namun kadarnya tetap dibawah 2 nmol/L. Sedangkan di tubuh pria, hormon ini akan meningkat 20 kali lipat (dari 0.3 mg/d enjadi 7 mg/d) sehinggat menyebabkan kadar testosteron yang berada dalam darah meningkat 15 kali lipat (15 s 1 nmol/L).

Seiring bertambahnya usia, kadar hormon ini juga akan berkurang. Maka dari itu, saat memasuki usia lanjut, pria akan mengalami penyusutan ukuran testis, penurunan libido, kurangnya massa otot dan densitas tulang, turunnya pembentukan sel darah merah serta meningkatnya produksi lemak tubuh.  

Baca juga: Mengenal Penyebab Ketidakseimbangan Hormon Pada Pria dan Wanita

 

Manfaat dan Fungsi Hormon Testosteron?  

Didalam tubuh, fungsi hormon testosteron sangat berperan dalam pembentukaan karakteritsik primer dan sekunder seksual laki-laki, serta dihasilkan dalam jumlah yang sedikit pada tubuh wanita.

1. Pembentukan karakteristik primer seksual pria  

Beberapa karakteristik primer seksual pria yang dipengaruhi testosteron seperti penurunan testis pada saat bayi, pembentukan sperma, pembesaran penis dan testis serta meningkatkan libido.

2. Pembentukan karakteristik sekunder seksual pria

Karakteristik sekunder seksual pria membentuk kejantanan seorang pria yang termasuk pola rambut pada tubuh pria, perubahan vokal, perubahan suara yang menjadi lebih berat dan dalam, efek anabolik yang menyebabkan pubertas, serta pembentukan otot-otot pria yang cendrung lebih kuat dibandingkan wanita. 

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, hormon testosteron ini juga ditemukan dalam jumlah yang lebih sedikit di tubuh wanita. Pada wanita, hormon ini bersamaan denga estrogen akan membantu pertumbuhan, pemeliharaan dan perbaikan dari jaringan reproduksi wanita, massa tulang dan perilaku manusia.

Baca juga: Mengenal Ketahui Penyebab dari Disfungsi Ereksi

 

Cara Menaikkan Hormon Testosteron?  

Setelah mengetahui beberapa manfaat serta fungsinya. Lantas bagaimana cara untuk tetap memiliki kadar hormon testosteron yang cukup didalam tubuh agar tetap mendapatkan efek samping yang positif? Berikut ini beberapa cara yang diketahui efektif serta dapat membantu meningkatkan hormon testosteron secara alami:  

1. Olahraga 

Beberapa penelitian mengungkapkan dengan berolahraga secara rutin merupakan cara yang paling efektif dalam meningkatkan kadar hormon ini. Olahraga yang dianjurkan merupakan olahraga resisten, interval atau kardio. Selain itu, olahraga juga diketahui memiliki banyak dampak positif untuk tubuh seperti membantu agar terhindar dari berbagai penyakit. Selain itu, berat badan yang turun akibat olahraga juga dikatakan dapat membantu meningkatkan hormon ini. 

2. Konsumsi Makanan yang Sehat 

Asupan makanan yang dimakan memiliki dampak yang besar terhadap produksi hormon testosteron. Konsumsilah makanan yang sehat dan bergizi berupa makanan utuh yang berasal dari bahan pangan alami. Hal ini dapat mengoptimalisasi kadar hormon testosterone dalam jangka pendek dan jangka panjang.

3. Kurangi Stres dan Kadar Kortisol  

Kadar stres yang tinggi akan cendrung meningkatkan kadar kortisol ditubuh. Hal ini akan dengan cepat mengurangi kadar hormon testosteron ditubuh. Maka sebaiknya, anda mengurangi kadar stres anda agar hormon testosteron anda meningkat. 

4. Berjemur dan Konsumsi Suplemen Vitamin D  

Menurut penelitian, vitamin D dapat memberikan banyak dampak positif untuk tubuh, salah satunya dengan membantu meningkatkan kadar hormon testosteron ditubuh. Selain mengkonsumsi vitamin D, dianjurkan untuk berjemur secara rutin agar membantu meningkatkan kadar vitamin D didalam tubuh. Dianjurkan untuk mengkonnsumsi vitamin D kurang lebih sbenayak 3000 IU dan berjemur secara rutin setiap harinya.  

5. Cukup istirahat 

Memiliki waktu istirahat yang cukup disini berarti memiliki kualitas serta kuantitas yang baik dan cukup. Disarankan setiap orang memiliki tidur selama 7 sampai 10 jam per hari untuk meningkatkan produksi testosteron serta dapat memberikan dampak baik jangka panjang bagi kesehatan.  

6. Perilaku seks yang sehat  

Dengan melakukan hubungan seksual yang sehat dengan pasangan dipercaya dapat membantu regulasi hormon seksual dan kadar testosteron yang baik. 

7. Hindari Zat-Zat yang Dapat Menurunkan Kadar Testosteron  

Penggunaan zat yang mirip dengan estrogen seperti BPA, paraben secara rutin dapat mengurangi produksi hormon testosteron. Selain itu penggunaan obat serta alkohol yang berlebih juga dapat mengurangi produksi hormon ini.  

8. Mengkonsumsi Booster Testosteron  

Hanya beberapa suplemen peningkat testosteron yang sudah di setujui berdasarkan penelitian. Namun beberapa suplemen herbal seperti jahe dipercaya dapat meningkatkan produksi hormon testosteron.

 

Baca juga: Cara Mengatasi Ketidakseimbangan Hormon pada Pria dan Wanita

 

Selalu jaga kesehatan anda, dan catat gejalanya dengan Aplikasi Personal Health Record dari Carevo.

 

Personal Health Record Carevo

 

Referensi:  

  1. Nassar GN, Leslie SW. Physiology, Testosterone. [Updated 2022 Jan 4]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK526128/ 

  1. Handelsman, D. J., Hirschberg, A. L., & Bermon, S. (2018). Circulating Testosterone as the Hormonal Basis of Sex Differences in Athletic Performance. Endocrine reviews, 39(5), 803–829. https://doi.org/10.1210/er.2018-00020 

  1. Anthony K. High Testosterone Levels in Women. [Internet]. 2019. Healthline. Diakes dari: https://www.healthline.com/health/high-testosterone-in-women. Diakses pada tanggal: 28 Juli 2022.  

  1. Mawer R. 8 Proven Ways to Increase Testosterone Levels Naturally. [Internet]. 2016. Healthline. Diakses dari: https://www.healthline.com/nutrition/8-ways-to-boost-testosterone. Diakses pada tanggal 25 Juli 2022. 

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics