Beranda > Artikel > Gejala Tangan Berkeringat

Gejala Tangan Berkeringat

Tangan berkeringat atau dalam istilah medis disebut sebagai palmar hyperhidrosis merupakan kondisi dimana telapak tangan menjadi berkeringat atau basah yang muncul pada saat istirahat. Hal ini tidak berkaitan dengan kondisi saat tubuh sedang berkeringat seperti saat olahraga. Jika sedang berkeringat maka semua bagian tubuh yang memiliki kelenjar keringat akan basah. Kondisi ini paling sering terjadi pada telapak tangan, namun beberapa bagian tubuh lain juga dapat terdampak yaitu ketiak, kaki, kepala dan selangkangan. Keadaan ini terjadi pada 1% hingga 3% populasi penduduk di dunia dan dapat menyerang baik pria maupun wanita sama banyaknya. Penyebab keadaan biologis dari tangan berkeringat ini belum diketahui secara pasti, namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kerja saraf pada kelenjar keringat telapak tangan yang menyebabkan kondisi ini. Palmar hyperhidrosis umumnya bersifat bilateral atau muncul pada kedua sisi tubuh (kedua telapak tangan), dan gejala lain yang dapat muncul adalah telapak tangan tampak dingin, basah dan kemerahan hingga pucat.

 

Berdasarkan sumber kejadiannya, tangan berkeringat dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

  1. Primer

Saat ini, belum diketahui penyebab pasti dari kondisi ini. Umumnya gejala muncul pada saat masa kanak-kanak hingga remaja dan menetap hingga dewasa.

  1. Sekunder

Penyebab sekunder berarti kondisi tangan berkeringat disebabkan oleh penyakit medis lain atau penggunaan obat-obatan tertentu. Penyakit yang dapat menyebabkan kondisi ini sangat beragam, mulai dari penyakit endokrin, penyakit saraf, neoplasma atau tumor, infeksi, demam, intoksikasi alkohol dan obat-obatan, obat-obatan, hingga kondisi pasca operasi.

 

Keadaan ini dapat menyebabkan gangguan psikologis pada penderitanya, seperti menjadi stress karena malu hingga kepercayaan diri yang berkurang. Kegiatan sehari-hari juga sangat terganggu akibat tangan berkeringat karena dapat mengganggu pekerjaan, merusak dokumen akibat keringat, hingga bersalaman dengan tangan yang berkeringat. Hal-hal tersebut sangat berdampak pada kehidupan sosial, edukasi dan karir. Maka, sangat penting untuk melakukan pencegahan dan mengurangi gejala yang muncul.

 

Tangan berkeringat dapat dikurangi dengan beberapa cara berikut, antara lain :

  1. Hindari pemicu.

Beberapa faktor pemicu yang sudah diketahui dapat menyebabkan tangan berkeringat adalah makanan yang bersifat pedas, minuman berkafein, dan udara panas. Namun, tidak semua orang mengetahui pemicunya apa. Jika pemicu tangan berkeringat tersebut belum diketahui, buatlah buku catatan mengenai aktivitas yang dilakukan dan konsumsi makanan-minuman sebelum mucul gejala tangan berkeringat, sehingga nantinya faktor tersebut dapat dihindari.

  1. Relaksasi

Kondisi tubuh yang mudah stress akan membuat tubuh menjadi lebih mudah berkeringat karena memicu kerja saraf simpatik. Jika stress, dapat dilakukan relaksasi mandiri seperti menarik napas yang panjang, meditasi, hingga mendengarkan musik yang pelan dan merilekskan tubuh. Hal ini dapat membantu pikiran menjadi lebih tenang dan kondisi stress dapat membaik.

  1. Antiperspirant

Obat anti perspirant ini merupakan salep yang mengandung senyawa aluminium chloride. Obat jenis ini bersifat memperlambat kerja kelenjar keringat. Pengunaan obat ini dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena pengunaan yang salah dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Pengunaan disarankan digunakan pada malam hari, gunakan pada kulit yang kering, dan jangan membungkus atau menutup tangan anda ketika menggunakan obat ini.

 

Jika terapi diatas belum berhasil, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk pengobatan lebih lanjut. Beberapa terapi medis yang dapat dilakukan oleh dokter adalah pemberian obat-obatan, melakukan suntik botox, Iontophoresis atau pengaliran arus listrik, hingga tindakan pembedahan.

 

Referensi

  • Romero FR, Haddad GR, Miot HA, Cataneo DC. Palmar hyperhidrosis: clinical, pathophysiological, diagnostic and therapeutic aspects. An Bras Dermatol. 2016;91(6):716-725. doi:10.1590/abd1806-4841.20165358
  • User S. Sweaty Hands – International Hyperhidrosis Society | Official Site [Internet]. Available from: https://www.sweathelp.org/where-do-you-sweat/sweaty-hands.html
  • Gregoriou S, Sidiropoulou P, Kontochristopoulos G, Rigopoulos D. Management Strategies Of Palmar Hyperhidrosis: Challenges And Solutions. Clin Cosmet Investig Dermatol. 2019;12:733-744. Published 2019 Oct 4. doi:10.2147/CCID.S210973

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :