Beranda > Artikel > Hati-hati! Inilah Berbagai Penyebab Leukemia pada Anak yang Harus Diketahui

Hati-hati! Inilah Berbagai Penyebab Leukemia pada Anak yang Harus Diketahui

Leukemia merupakan salah satu penyakit keganasan yang umum terjadi menyerang anak-anak. Sekitar 30% penyakit keganasan pada anak itu adalah leukemia. Penyakit keganasan ini ditandai dengan jumlah sel darah putih yang diproduksi dalam jumlah besar di sumsum tulang belakang. Sel darah putih sendiri memiliki peranan yaitu melawan infeksi dan penyakit-penyakit lain. Dampak yang terjadi adalah dengan jumlah sel darah putih yang banyak ini mereka tidak dapat melindungi tubuh kita dari penyakit lain.

Penyebab leukemia

Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti leukemia. Kebanyakan kasus yang didapatkan karena adanya mutasi genetik yang berlangsung secara spontan, bukan karena bawaan dari orang tua.

Jenis Leukemia anak yang perlu Anda ketahui

Ada tiga jenis leukemia yang terjadi pada anak, yaitu acute lymphoblastic leukemia (ALL), acute myelogenous leukemia (AML), dan jenis ketiga yaitu chronic myelogenous leukemia (CML). Dari ketiga jenis ini, ALL merupakan penyakit yang paling banyak terjadi di anak-anak kurang lebih mencapai 80% dari total kasus leukemia anak. CML memiliki jumlah kasus terendah dalam leukemia anak.

Faktor risiko yang memungkinkan terjadinya leukemia

Faktor risiko menunjukkan seberapa besar peluang anak-anak mungkin menderita penyakit kanker darah ini. Berikut ini faktor-faktor risiko penyakit leukemia:

  • Genetika
  • Gangguan imunitas turunan
  • Memiliki saudara laki-laki atau perempuan yang menderita leukemia
  • Gaya hidup orang tua, seperti konsumsi alkohol selama kehamilan
  • Lingkungan: adanya riwayat paparan terhadap sinar radiasi, anak memiliki riwayat kemoterapi atau konsumsi obat-obatan tertentu. Riwayat lingkungan berperan memungkinkan anak mengalami kanker darah.

Faktor-faktor risiko ini masih belum pasti karena penelitian masih terus dilakukan untuk mencari faktor terkuat yang memungkinkan terjadinya penyakit leukemia.

Gejala-gejala yang muncul

Anak-anak yang menderita leukemia akan mengalami gejala-gejala seperti ini:

  • Anak tampak pucat.
  • Anak akan cepat lelah dan nafas menjadi cepat saat bermain
  • Ketika mengalami benturan anak akan mudah mendapatkan memar
  • Mimisan atau hidung berdarah
  • Ketika mengalami perdarahan waktu berhentinya perdarahan lebih lama dibandingkan pada anak-anak normal.
  • Anak-anak juga akan sering mengeluhkan nyeri pada tulang dan persendian
  • Dapat ditemukan pula adanya pembesaran kelenjar getah bening paling sering di area leher, lipat paha.
  • Berat badan yang menurun
  • Demam yang tidak diketahui sumber nya darimana
  • Nyeri perut.
  • Pada kasus yang berat atau sudah disertai dengan penyebaran (metastasis) bisa ditemukan gejala berupa nyeri kepala, kejang, gangguan keseimbangan, dan gangguan penglihatan.

 

Bagaimana tim medis menegakkan diagnosis leukemia?

Ketika orang tua membawa anak nya ke dokter, berikut hal-hal yang akan dilakukan oleh dokter:

  1. Anamnesis, dokter akan menanyakan riwayat atau perjalanan penyakit yang dialami oleh anak-anak Anda. Dokter akan menggali keluhan-keluhan yang dialami oleh anak Anda selama di rumah atau selama aktivitas sehari-hari.
  2. Pemeriksaan fisik. Melalui pemeriksaan fisik ini dokter akan mencari tahu kondisi yang dialami oleh anak Anda, seperti tanda-tanda perdarahan, kulit yang tampak pucat, mencari pembesaran organ misal hati dan limpa, dan pembesaran kelenjar getah bening misal di daerah leher, lipat paha.
  3. Bila dari anamnesis dan pemeriksaan fisik dokter mencurigai adanya kemungkinan penyakit leukemia, maka ia akan menyarankan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang akan diminta adalah pengambilan sampel darah, untuk menghitung sel darah total dalam tubuh anak (CBC = complete blood count) dan hitung jenis (differential count). Selain itu dokter akan menyarankan pemeriksaan sumsum tulang, untuk mencari jumlah sel-sel darah putih muda.

 

Bisakah leukemia diobati?

Leukemia dapat diobati, tim medis mulai dari dokter spesialis anak ahli onkologi, perawat, dokter spesialis jiwa, dan dokter bedah akan membantu anak-anak Anda melawan kanker darah yang dideritanya. Pengobatan utama yang diberikan oleh dokter adalah kemoterapi besaran dosis dan jenis obat yang akan diberikan bergantung dari usia, berat badan anak, dan jenis kanker yang dideritanya.

Selain kemoterapi pengobatan yang akan diberikan adalah terapi sinar (radiasi), terapi bertarget (targeted therapy), dan transplantasi sel punca (stemcell) dengan memasukkan sel-sel sehat ke dalam tubuh anak.

  1. Kaplan, J.A.(July 2019). Leukemia in children. Pediatrics in Review. 40(7) 319-331. https://doi.org/10.1542/pir.2018-0192.
  2. Powell, J.L. (2021, Februari 9). Leukemia. Diakses dari: https://kidshealth.org/en/parents/cancer-leukemia.html
  3. About childhood leukemia Diakses pada Februari 9, 2021 dari: https://www.cancer.org/cancer/leukemia-in-children/about.html

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :