Beranda > Artikel > Inilah Penyebab Mimisan Pada Anak Saat Tidur

Inilah Penyebab Mimisan Pada Anak Saat Tidur

penyebab mimisan pada anak saat tidur

Mimisan adalah salah satu kondisi kesehatan yang paling umum dialami oleh anak kecil. Mimisan bisa terjadi kapan saja tanpa disadari, bisa di siang hari atau di malam hari. Jadi, Anda tidak perlu panik ketika melihat bercak darah di sarung bantal si kecil, bisa jadi ia mengalami mimisan saat tidur. Mimisan memang bukan kondisi yang mengkhawatirkan, namun ada baiknya Anda mengenal penyebab mimisan pada anak saat tidur.

Udara kering, terlalu dingin, atau terlalu panas

Saluran hidung yang kering akan lebih mudah teriritasi dan berdarah, layaknya kulit kering yang pecah-pecah. Namun, kondisi saluran hidung yang kering juga bisa disebabkan oleh kekurangan nutrisi seperti zat besi. Untuk mengatasi kondisi udara yang kering, Anda bisa menyalakan humidifier di dalam kamar anak untuk melembabkan udara. Anda pun bisa mengoleskan petroleum jelly di sekitar hidung, terutama di area kulit yang kering.

Baca Juga : 5 Cara Menurunkan Demam Anak

Selain udara kering, penyebab mimisan pada anak saat tidur umumnya juga disebabkan oleh cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin. Oleh sebab itu, anak lebih sering mimisan ketika musim pancaroba. Udara yang terlalu panas atau terlalu dingin bisa menyebabkan pembuluh kapiler pecah, penyebab mimisan pada anak saat tidur yang paling sering ditemui.

Untuk mengatasinya, pastikan AC dalam kamar diatur dalam suhu sekitar 18-20 derajat Celcius dan hangatkan anak dengan selimut yang lembut.

Terkena flu atau alergi

Salah satu penyebab mimisan pada anak saat tidur adalah hidung yang berlendir. Gejala ini disebabkan oleh sakit flu atau alergi, biasanya diiringi pula dengan mata berair dan bersin-bersin. Hidung yang tersumbat akibat sakit flu atau alergi ini dapat menyebabkan kapiler darah pecah karena terlalu sering mengeluarkan ingus. Alhasil, mimisan pun terjadi.

Selain itu, anak-anak akan lebih sering mengorek hidung atau menyentuh hidungnya selama pilek. Baik disadari atau tidak disadari, hidung yang gatal akan digaruk oleh anak saat tertidur. Untuk mencegah mimisan selagi flu atau alergi, Anda bisa mengajarkan pada anak untuk membuang ingus dengan pelan-pelan. Gunakan juga nasal spray yang dapat melegakan saluran hidung.

Efek samping obat atau suplemen

Beberapa jenis pengobatan dapat menyebabkan darah lebih sulit membeku. Biasanya obat antiplatelet seperti aspirin, obat antikoagulan, dan obat non steroid anti peradangan seperti ibuprofen yang menjadi penyebab mimisan pada anak saat tidur. 

Beberapa obat-obatan dan suplemen juga mengandung senyawa kimia yang dapat memperpanjang durasi pendarahan. Bahan-bahan yang mengandung ginseng, bawang putih, vitamin E, serta ginkgo biloba dapat mengundang reaksi ini. 

Maka dari itu, Anda perlu berkonsultasi ke dokter spesialis sebelum memberikan obat kepada anak, terutama jika si kecil sering mimisan. Dengan begitu, dokter bisa meresepkan obat-obatan atau suplemen yang tidak mengundang efek samping mimisan. Konsultasi dengan dokter spesialis pun kini lebih mudah dengan adanya layanan telehealth di Carevo.

Kebiasaan mengorek hidung

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, anak-anak suka mengorek hidung mereka, baik secara sadar maupun tidak sadar. Kebiasaan ini disebabkan kotoran hidung yang menumpuk dan jarang dibersihkan. Mengorek hidung menjadi penyebab mimisan pada anak saat tidur yang paling sering terjadi. Selain dapat membuat saluran hidung iritasi, kuku panjang anak juga berpotensi meninggalkan luka dalam hidung. 

Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kebiasaan anak yang suka mengorek hidung adalah mengajarkannya untuk membersihkan hidung setiap kali mandi. Kemudian, pastikan Anda memotong kuku si kecil sekali setiap minggunya. Terakhir, setiap kali Anda melihat anak sedang mengorek hidung, berikan ia peringatan untuk tidak melakukannya. Lama kelamaan, anak pun akan lebih terbiasa untuk tidak mengorek hidung.

Baca Juga : 5 Cara Mengatasi Batuk Pada Anak Saat Tidur

Itulah beberapa penyebab mimisan pada anak saat tidur. Perlu diingat bahwa mimisan biasanya terjadi selama 15-30 menit. Apabila hidung tetap mengeluarkan darah selama lebih dari 30 menit, berarti anak memerlukan penanganan langsung dari dokter. Mimisan ini juga bisa jadi gejala dari berbagai penyakit serius. 

Ketika Anda menyadari darah mimisan pada anak yang lebih banyak disertai sakit kepala atau nyeri pada jantung, konsultasikan kepada dokter spesialis yang tersedia di Carevo. Tidak perlu mengantri panjang di Rumah Sakit atau Puskesmas, Anda bisa berdiskusi secara online ke dokter spesialis.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :