Beranda > Artikel > Kapan Anda Harus Memasang Ring Jantung?

Kapan Anda Harus Memasang Ring Jantung?

Gejala flu dan COVID-19

Sakit jantung, penyakit jantung, pemasangan ring jantung merupakan kata-kata yang tidak awam didengar Namun, apakah semua orang dengan kondisi ini perlu melakukan pemasangan ring? Kapan anda harus memasang ring jantung? Ternyata pemasangan ring hanya ditujukan pada orang-orang dengan kondisi penyakit jantung tertentu.

Prosedur Ring Jantung

Sebelum mengetahui lebih lanjut, anda perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai ring jantung serta fungsinya. Ring jantung atau yang disebut medis sebagai stentmerupakan tuba meshkecil yang memiliki beberapa jenis yaitu Bare Metal Stent (BMS), Drug Eluting Stent (DES), dan Bioresorbable Vascular Stent(BVS). Tentunya stent berguna untuk membuka pembuluh darah koroner yang sempit sehingga aliran darah ke otot-otot jantung dapat dimaksimalkan. Hal ini disebut sebagai angioplasti.

Pemasangan ring jantung atau dalam dunia medis disebut sebagai percutaneous coronary intervention (PCI) adalah prosedur pemasangan ring jantung yang diarahkan menggunakan kateter jantung. Tentunya tindakan ini dilakukan oleh dokter spesialis jantung.

Sebelum prosedur dilakukan, anda akan diberikan pengencer darah yang dimasukan melalui jalur intravena. Daerah lengan atau pangkal paha yang akan digunakan tempat kateter masuk akan dibersihkan. Dokter anda akan melakukan lubang kecil pada daerah tersebut untuk memasukan kateter kedalam pembuluh darah anda. X-ray secara live akan berjalan untuk membantu dokter mengarahkan kateter ke dalam jantung untuk memberikan zat kontras untuk menentukan penyumbatannya. Setelah itu, dokter anda akan memasukan kateter lainnya yang di arahkan menggunakan kabel penuntun untuk mengarahkan balon dan juga stent. Setelah sampai pada bagian penyumbatan, maka balon dikembangkan sehingga stent juga ikut mengembang.

Setelah pemasangan ring jantung, umumnya anda diminta untuk mengkonsumsi beberapa pengencer darah, anti-kolestrol serta menjaga pola hidup yang sehat agar kondisi penyumbatan pembuluh darah tidak lagi terjadi.

Kondisi penyakit jantung seperti apa yang mengharuskan pengidapnya menggunakan ring jantung?

Apakah semua pengidap penyakit jantung perlu menggunakan ring jantung? Ternyata tidak semua kondisi penyakit jantung mengharuskan pengidapnya menggunakan ring jantung/ stent. Pemasangan ring jantung ditujukan bagi anda dengan penyumbatan pembuluh darah jantung. Hal ini perlu dilakukan demi memaksimalkan aliran darah serta asupan oksigen pada otot-otot jantung anda. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai tanda dan gejala penyumbatan pada pembuluh darah jantung diperlukan agar mencegah kondisi yang lebih berat. Berikut ini beberapa gejala penyumbatan pada pembuluh darah jantung:

  • Rasa lelah atau mudah saat beraktifitas ringan, sedang atau berat
  • Rasa tidak nyaman pada daerah dada
  • Rasa mudah sesak nafas saat melakukan aktifitas

Gejala seperti ini tidak boleh diabaikan dimana anda harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter jantung untuk mendapatkan tatalaksana lebih lanjut agar tidak jatuh pada suatu kondisi serangan jantung. Kondisi ini dapat ditandai dengan:

  • Nyeri dada seperti tertekan pada daerah dada kiri yang menjala ke lengan kiri, rahang kiri serta bahu kiri
  • Nyeri dengan itensitas berat yang terus meningkat
  • Sesak nafas
  • Mengeluarkan banyak keringat
  • Mual dan muntah

Jika anda sudah mengalami suatu kondisi seperti ini, anda harus segera datang ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan segera untuk jantung anda. Maka dari itu, penting sekali untuk mengenali sedari dini kesehatan jantung anda. Untuk itu, anda dapat melakukan cek kesehatan rutin, dan catat hasilnya di Carevo.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :