Beranda > Artikel > Langkah Pencegahan Diabetes, Mari Jaga Kesehatan Anda

Langkah Pencegahan Diabetes, Mari Jaga Kesehatan Anda

Penyakit diabetes sering disebut sebagai kencing manis. Pada penyakit terjadi sebuah kondisi yang membuat gula dalam darah Anda tidak dapat didistribusikan/dipakai dengan baik sebagai energi dalam tubuh. Hal tersebut membuat gula menumpuk dalam peredaran darah sehingga dapat merusak tubuh secara perlahan. Salah satu hal dampak buruk jangka panjang penyakit ini adalah terjadinya kerusakan microvascular atau pembuluh darah kecil sehingga menyebabkan kaki Anda menghitam dan membusuk! Hal tersebut terjadi akibat berkurangnya sirkulasi darah pada area luka sehingga nutrisi, oksigen, dan hal lain yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka terhambat dan akhirnya luka sulit membaik serta cepat membusuk.

Diabetes umumnya baru menampakkan gejala bila sudah menimbulkan komplikasi seperti luka yang membusuk maupun ketika gula darah terlalu tinggi dan menyebabkan kegawatdaruratan. Sebelum terlambat dalam mengatasinya, simak beberapa ciri diabetes pada tahap awal sebagai berikut:

  • Sering merasa lapar meskipun kebutuhan tercukupi.
  • Sering merasa haus meskipun kebutuhan tercukupi.
  • Sering buang air kecil.
  • Penyembuhan luka yang lebih lama.
  • Kesemutan pada tangan dan atau kaki.
  • Kulit kering.
  • Penurunan penglihatan.

Penyakit ini merupakan penyakit tidak menular yang tidak dapat disembuhkan. Para penyandangnya harus mengkonsumsi obat seumur hidup agar dapat menjaga kadar gula darah dan terhindar dari komplikasi jangka panjang. Berikut beberapa langkah pencegahan diabetes yang perlu dilakukan sedini mungkin terutama bagi Anda yang memiliki orang tua penyandang diabetes!

  • Hindari gaya hidup sedentari. Sedentari adalah gaya hidup dimana seseorang kurang dalam aktivitas fisik. Gaya hidup ini umum dilakukan terutama pada penduduk daerah perkotaan. Anda dapat merubahnya dengan cara mudah, yaitu dengan berdiri dari meja kerja dan berjalan keliling ruangan atau senam singkat serta melakukan peregangan setiap 1 jam.
  • Melakukan olahraga yang rutin dan pertahankan berat badan normal. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga aerobik minimal 3-4 kali seminggu dengan durasi 30-60 menit. Jenis olahraga dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda.
  • Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. Alkohol dapat menyebabkan kerusakan banyak organ dalam tubuh, terutama yang berkaitan dengan kasus ini adalah organ pankreas. Pankreas merupakan organ yang menghasilkan insulin yang berfungsi sebagai pengaturan kadar gula darah. Kerusakan organ ini dapat menyebabkan berkurangnya produksi insulin sehingga menyebabkan diabetes.
  • Berhenti merokok. Data menunjukkan bahwa perokok memiliki resiko 30-40% lebih tinggi untuk terjangkit diabetes. Hal ini disebabkan oleh adanya nikotin dalam rokok dapat menurunkan fungsi insulin.
  • Atur pola makan sehat. Perbanyak makan buah dan sayuran serta membatasi jumlah karbohidrat sekitar 45-65% dari total kebutuhan kalori harian Anda. Karbohidrat juga tetap merupakan komponen penting penghasil energi. Untuk itu, pola makan yang baik untuk menghindari diabetes bukan berarti Anda tidak boleh makan makanan manis sama sekali melainkan membatasi jumlahnya sesuai dengan kebutuhan karbohidrat Anda.
  • Pilihlah jenis makanan dengan karbohidrat yang ‘baik’. Makanan dengan karbohidrat ‘baik’ adalah makanan yang memiliki kalori yang rendah, banyak mengandung nutrisi dan serat, serta sedikit mengandung natrium dan lemak. Berikut beberapa contoh karbohidrat ‘baik’ yang dapat menjadi makanan pokok Anda adalah ubi, gandum, nasi merah, dan kentang rebus.
  • Rutin minum kopi atau teh tanpa gula 1 gelas per hari. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi kafein yang terdapat dalam kopi atau teh mengandung antioksidan yang dapat menurunkan resiko diabetes hingga 54%. Tentunya kopi atau teh yang dimaksud tidak boleh menggunakan gula ya!

 

Sumber:

  • American Diabetes Association (2019). Lifestyle management: Standards of Medical Care in Diabetes — 2019. Diabetes Care.
  • PB PERKENI. (2019). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2019.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :