Beranda > Artikel > Makanan untuk Menjaga Kesehatan Sistem Saraf

Makanan untuk Menjaga Kesehatan Sistem Saraf

makanan untuk kesehatan otak dan saraf

Mengenal fungsi sistem saraf

Sistem saraf merupakan salah satu sistem yang memiliki tugas penting, yaitu sebagai pusat pengaturan, pusat regulasi, dan pusat penghubung antar fungsi tubuh yang satu dengan yang lain. Saraf bekerja bersama dengan sistem lain untuk menjaga keseimbangan di dalam tubuh. Contoh nya dengan sistem endokrin (sistem hormonal), kedua sistem ini bertanggung jawab dalam menjaga keseimbangan homeostasis (menyesuaikan dengan kondisi lingkungan sehingga manusia dapat hidup).

Sistem saraf dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer. Apakah perbedaan dari komponen itu? Sistem saraf pusat tersusun oleh otak dan spinal cord atau medulla spinalis. Sedangkan pada sistem saraf perifer, terdiri atas percabangan dari spinal cord yang memanjang hingga ke bagian tubuh lainnya.

Prinsip kerja sistem saraf ada dua, ada yang berperan sebagai fungsi sensorik, yaitu fungsi yang menerima “informasi” dan fungsi motorik yang bekerja menjadi “pemberi reaksi”. Otak terdiri atas sel-sel saraf kecil yang disebut neuron, diperkirakan jumlah neuron itu mencapai 100 miliar. Semua sistem saraf ini yang ada dari kepala (otak) hingga ke seluruh tubuh semua terhubung oleh sinyal listrik atau impuls listrik. Proses ini akan berlangsung terus menerus dan berkesinambungan, kerusakan salah satu bagian akan menyebabkan gangguan yang cukup berarti bagi seseorang.

 

Bagian otak dan struktur saraf lainnya

Otak memiliki bagian nya sendiri, yaitu:

1. Cerebrum

Cerebrum disebut juga otak besar.

2. Cerebellum

Cerebellum memiliki sebutan otak kecil yang berada pada bagian belakang.

3. Brainstem

Brainstem atau Batang otak menjadi bagian tengah dari sistem saraf.

 

Otak besar menempati bagian depan komponen tulang tengkorak, yang terdiri dari lapisan substansia abu-abu (substansia nigra) dan substansia putih (substansia alba). Fungsi bagian terbesar otak ini untuk menginisiasi dan mengkoordinasikan gerakan dan mengatur suhu tubuh seseorang. Tidak hanya itu ternyata otak besar membuat kita mampu berbicara, berpikir logis dan kritis, dan memecahkan masalah. Kita pun bisa mengungkapkan perasaan dan emosi kita, lalu kemampuan penglihatan, mendengar, dan lain nya.

Mengisi ruang kosong di posisi belakang kepala, terdapat otak kecil atau dalam bahasa medis disebut cerebellum. Posisi nya tepat berada di bawah otak besar sisi temporal dan oksipital, dan berada di atas batang otak. Berbeda fungsi dari otak besar, otak kecil bertugas untuk mengkoordinasikan gerak otot, mempertahankan postur, dan sebagai pusat keseimbangan.        

Batang otak mengisi bagian tengah tepat di bawah otak besar, menghubungkan antara otak besar dan saraf yang berada di tulang belakang. Batang otak terdiri dari atas beberapa bagian, yaitu:

  • Midbrain atau disebut mescephalon fungsinya menjadi pusat pengantaran indera pendengaran dan gerak.
  • Pons. Bagian ini merupakan bagian yang berfungsi untuk merangsang produksi air mata, mengunyah, mengedip, untuk memfokuskan pandangan, keseimbangan, pendengaran, dan ekspresi.
  • Medulla. Susunan terendah dari bagian batang otak. Bagian ini menjadi pusat yang terpenting untuk mengatur irama jantung, pusat nafas, laju aliran darah, dan pengaturan kadar Oksigen dan Karbondioksida. Selain itu medulla memberikan aktivitas refleks seperti bersin, muntah, batuk, dan menelan.

Bagian terendah diisi oleh medulla spinalis (Spinal cord). Fungsi organ ini menjadi penyangga dari struktur tulang belakang, mengantarkan ‘pesan’ ke organ dan ekstremitas yang tersebar di seluruh tubuh.

 

Menjaga kesehatan sistem saraf dengan makanan yang aman

Sistem saraf merupakan struktur terpenting untuk manusia. Apa yang kita konsumsi mempengaruhi cara kerja sistem saraf seorang manusia. Berikut ini adalah makanan-makanan yang bisa Anda konsumsi untuk kesehatan sistem saraf:

 

1. Lemak yang berasal dari ikan

Ikan seperti salmon, tuna, sardine merupakan jenis ikan yang mengandung Omega-3. Kandungan nya ini membentuk 60% kesehatan otak seseorang. Selain itu Omega-3 ini membangun otak dan sistem saraf.

2. Kopi

Minuman satu ini sedang diminati oleh berbagai kalangan dari remaja, sampai orangtua sekalipun. Anda akan memperoleh kandungan kafein dan antioksidan yang bisa menjaga kesehatan otak Anda. Kopi memiliki beberapa fungsi lainnya, seperti : meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan mood, dan konsentrasi.

3. Buah beri

Buah beri seperti strawberry, blueberry, blackberry memiliki kandungan antioksidan dan antiperadangan yang bisa menjaga kesehatan tubuh dan otak.

4. Kunyit

Bahan dapur yang biasa ditemukan di makanan curry ternyata memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan otak kita. Kandungan curcumin yang dimilikinya merupakan senyawa yang mengandung antioksidan dan antiinflamasi, selain itu meningkatkan daya ingat, mengurangi depresi, membantu pertumbuhan sel-sel otak baru.

5. Brokoli

Tanaman yang berwarna hijau ini, memiliki kandungan antioksidan dan vitamin K.

6. Coklat pahit

Coklat murni memiliki kandungan yang meningkatkan kesehatan otak, seperti flavonoids, kafein, dan antioksidan.

7. Telur

Telur menjadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemui, sebutir telur ayam mengandung vitamin B6, B12, asam folat, dan kolin. Kolin menjadi sumber mikronutrisi yang membantu tubuh membentuk asetilkolin, sebuah senyawa yang membentuk mood dan daya ingat.

8. Teh hijau

Selain baik untuk jantung daun teh hijau juga ternyata bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem saraf. Teh hijau yang murni mampu meningkatkan kewaspadaan, kemampuan kerja, daya ingat dan konsentrasi.

9. Produk kacang kedelai

Produk olahan dari kacang kedelai sangat beragam jenisnya, yang paling mudah ditemukan di Indonesia adalah tahu, tampe. Kedelai memiliki kandungan polifenol yang menurunkan risiko demensia dan meningkatkan kemampuan kognitif yang cenderung akan menurun seiring pertambahan usia seseorang.

Baca juga: Mari Pelajari Cara Memperbaiki Syaraf Otak yang Rusak

 

Variasi makanan yang memberikan manfaat baik bagi kesehatan otak sangatlah beragam dan sangatlah banyak. Namun tetap lah yang terbaik adalah memperoleh arahan dari seorang ahli gizi dan dokter. Tetap berkonsultasi dahulu, agar bisa memperoleh manfaat yang optimal dan keamanan konsumsi yang baik.

 

Daftar Pustaka

  1. Introduction to the Nervous System. National Cancer Institute – SEER Training Modules. Diakses pada: 2022, Januari 21. Dari: https://training.seer.cancer.gov/anatomy/nervous/#:~:text=The%20nervous%20system%20is%20the,thought%2C%20learning%2C%20and%20memory.&text=Like%20other%20systems%20in%20the,cord%2C%20nerves%2C%20and%20ganglia.
  2. Brain anatomy and How the Brain Works. John Hopkins Medicine. Diakses pada: 2022, 16 Januari. Dari: https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/anatomy-of-the-brain#:~:text=What%20is%20the%20brain%3F,central%20nervous%20system%2C%20or%20CNS.
  3. Jennings, K-A. 11 Best Foods to Boost Your Brain and Memory. 21 Juni 2021. Diakses pada: 2022, Januari 21. Dari : https://www.healthline.com/nutrition/11-brain-foods
  4. Burgess L. 12 Foods to boost brain function. 2 Januari 2020. Diakses pada: 2022, Januari 21. Dari: https://www.medicalnewstoday.com/articles/324044

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics