Beranda > Artikel > Makanan untuk Penderita Stroke yang Aman untuk Dikonsumsi

Makanan untuk Penderita Stroke yang Aman untuk Dikonsumsi

makanan untuk penderita stroke

Bagi yang belum terlalu mengenal penyakit stroke, penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari dua hal. Hal yang pertama adalah saat terjadi penyumbatan pembuluh darah (stroke iskemik), sementara penyebab lainnya adalah saat pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah ini membuat aliran darah ke otak terhenti atau berkurang. 

Stroke umumnya dialami oleh mereka yang berusia 55 tahun ke atas, obesitas, kurang bergerak sehari-harinya, meminum alkohol secara berlebihan, merokok, memakai narkoba, atau memiliki riwayat penyakit jantung. Stroke juga lebih berpotensi terjadi pada pria daripada wanita. Itu sebabnya hidup sehat jadi sangat penting untuk mencegah kemungkinan mengalami penyakit ini.

Pentingnya nutrisi yang tepat bagi penderita stroke

Bagi penderita penyakit ini, mendapat asupan nutrisi yang tepat adalah kunci untuk dapat berangsur-angsur sembuh. Dengan kata lain, makanan untuk penderita stroke juga perlu diperhatikan dengan saksama. Namun, untuk dapat menentukan makanan untuk penderita stroke yang tepat, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan juga.

Hal penting itu adalah karakter makanan seperti apa yang sesuai dengan kemampuan makan dan pencernaan penderita stroke. Ini sebabnya perlu dilakukan evaluasi gangguan menelan pada penderita stroke. Setelah tahu, kemudian perlu juga menentukan modifikasi tekstur makanan agar nyaman ditelan oleh penderita stroke.

 

Setelah itu, barulah menerapkan diet makan dengan komposisi yang memiliki gizi seimbang. Poin pentingnya di sini adalah dengan menghindari konsumsi makanan tinggi lemak jenuh karena kandungan lemak jenuh pada makanan juga berkontribusi pada penyumbatan hingga pecahnya pembuluh darah.

Pilihan makanan untuk penderita stroke

Makanan untuk penderita stroke bisa Anda baca lebih jauh dalam beberapa daftar di bawah ini, termasuk berbagai manfaat serta kontribusinya dalam menciptakan potensi kesembuhan bagi penderita stroke itu sendiri.

1. Sayur dan buah-buahan

Dikenal dengan kandungannya yang penuh nutrisi dan gizi, tidak heran kalau sayur dan buah-buahan termasuk dalam makanan untuk penderita stroke. Tidak hanya berkontribusi untuk kesehatan tubuh secara fisik saja ternyata. Studi milik Redzo Mujcic dari University of Queensland Australia dan Andrew J. Oswald dari University of Warwick Inggris di tahun 2016 menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah-buahan juga dapat berdampak baik pada kondisi emosional, yakni meningkatkan kebahagiaan seseorang.

Ini dianggap jadi salah satu hal yang dapat membantu pasien penderita stroke untuk bertahan menghadapi penyakitnya. Termasuk juga mengurangi rasa stress bahkan depresi selama proses penyembuhan berlangsung.

2. Minum teh hitam atau teh hijau

Untuk minuman, teh hitam dan teh hijau bisa jadi pilihan terbaik. Ini dikarenakan teh memiliki nutrisi bernama flavonoid. Flavonoid ini berperan aktif dalam menekan jumlah kolesterol dan tekanan darah. Mengkonsumsi teh hitam atau teh hijau sekali setiap hari dapat mencegah potensi mengalami penderita stroke mengalami stroke lagi setelah pulih.

3. Konsumsi buah delima

Buah delima juga termasuk salah satu makanan untuk penderita stroke. Buah yang satu ini kaya kandungan antioksidan serta fitosterol. Fitosterol sendiri adalah steroid nabati yang berkontribusi untuk menurunkan kandungan kolesterol di dalam tubuh. Mengkonsumsi buah berwarna merah tua ini juga dapat mengurangi efek samping penyakit stroke, termasuk nyeri pada otot-otot tubuh.

4. Vitamin dan suplemen herbal

Terakhir, tidak hanya makanan untuk penderita stroke yang bisa dikonsumsi. Vitamin dan suplemen herbal juga bisa dijadikan alternatif tambahan untuk menekan risiko kolesterol tinggi dan kerusakan pada pembuluh darah. Namun, penting bagi Anda untuk mendiskusikan jenis vitamin dan suplemen herbal seperti apa yang aman dikonsumsi dengan dokter.

Mengkonsumsi vitamin B kompleks, vitamin C, D, juga E dapat membantu penderita stroke. Vitamin B kompleks dapat membantu mencegah mengalami stroke kembali. Lalu, vitamin C dapat mengurangi tumpukan plak di pembuluh darah, sekaligus memperbaiki kerusakan pembuluh darah. Vitamin D dapat mencegah penyumbatan arteri serta tekanan darah tinggi. Terakhir, vitamin E dapat mengatasi gangguan memori.

Selalu jaga kesehatan Anda dan terapkan gaya hidup yang benar untuk dapat mencegah Anda dari penyakit stroke. Anda dapat menggunakan aplikasi Carevo untuk merekam catatan kesehatan Anda, termasuk mendapatkan beberapa layanan kesehatan profesional melalui satu aplikasi di smartphone Anda. Dengan begitu, Anda jadi lebih sadar dan mudah mengakses informasi kesehatan Anda sendiri.

  1. Evolution of Well-Being and Happiness After Increases in Consumption of Fruit and Vegetables
    https://ajph.aphapublications.org/doi/10.2105/AJPH.2016.303260

  2. The Effect of Tea in Cerebrovascular Disease
    http://www.krepublishers.com/02-Journals/S-EM/EM-06-0-000-12-Web/EM-06-3-000-12-Abst-PDF/S-EM-06-3-161-12-236-Ghosh-P/S-EM-06-3-161-12-236-Ghosh-P-Tt.pdf
     

  3. Stroke and Nutrition: A Review of Studieshttps://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3678213/#:~:text=Adherence%
    20to%20Mediterranean%20diet%20or,lower%20the%20risk%20of%20stroke

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :