Beranda > Artikel > 4 Jenis Makanan yang Dilarang Untuk Penderita Patah Tulang

4 Jenis Makanan yang Dilarang Untuk Penderita Patah Tulang

Ternyata ada beberapa makanan yang dilarang untuk patah tulang, berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang harus Anda hindari ketika mengalami patah tulang

Ada beberapa makanan yang dilarang untuk penderita patah tulang. Mengapa dilarang? Alasannya karena makanan-makanan tersebut bisa memperlambat proses penyembuhan.

Sebagaimana yang kita tahu, tulang adalah bagian tubuh yang membuat kita bisa tegak berdiri serta bergerak. Jika kita mengalami patah tulang, maka kita akan kesulitan untuk bergerak bahkan mungkin kesulitan untuk berdiri jika tulang yang patah adalah tulang bagian bawah.

Bagaimana patah tulang terjadi?

Patah tulang adalah suatu kondisi medis di mana ada terputusnya kontinuitas tulang. Patah tulang dapat disebabkan oleh benturan keras, atau cedera ringan akibat kondisi medis tertentu yang melemahkan tulang, seperti osteoporosis, kanker tulang, atau osteogenesis imperfecta, dan lain-lain.

Proses penyembuhan patah tulang dapat memakan waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan , atau bahkan bertahun-tahun tergantung pada cederanya.

Personal Health Record

Bisakah nutrisi yang baik membantu proses penyembuhan?

Makanan adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi seberapa cepat atau lambat penyembuhan tulang yang patah.

Nutrisi adalah salah satu dari banyak elemen yang mempengaruhi kekuatan tulang. Nutrisi yang baik meletakkan dasar yang kuat untuk tubuh yang sehat dan tulang yang kuat. Asupan makanan juga memainkan peran penting dalam melindungi kerangka dengan menjaga jaringan sehat untuk melindungi kekuatan jatuh.

Setiap tahap proses penyembuhan patah tulang disertai dengan peningkatan kebutuhan nutrisi. Sebagai permulaan, seluruh proses membutuhkan banyak energi—yang umumnya disuplai melalui asupan kalori dalam makanan. Selanjutnya, penyembuhan membutuhkan sintesis protein baru, yang bergantung pada suplai protein makanan yang cukup.

Berikut adalah nutrisi-nutrisi penting yang bisa membantu mempercepat proses penyembuhan patah tulang:

1. Kalsium

Kalsium adalah mineral utama dalam komposisi tulang manusia, tidak mengherankan jika kalsium memainkan peran sentral dalam pemulihan dari patah tulang atau cedera tulang lainnya.

Makanan tinggi kalsium termasuk: produk susu seperti susu, keju dan yoghurt, kacang almond, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, produk kedelai, dan sayuran silangan; termasuk brokoli, kangkung, sawi dan sawi serta lobak hijau. Biji wijen putih dipercaya sebagai salah satu sumber kalsium yang sangat baik.

Baca Juga: Manfaat Daun Patah Tulang (Euphorbia tirucalli)

2. Vitamin D

Vitamin D memainkan peran penting dalam menarik kalsium dari darah Anda ke tulang. Tanpa dosis vitamin D yang memadai, kalsium makanan dapat mengalami kesulitan menemukan jalannya ke tulang yang membutuhkan mineral untuk penyembuhan.

Makanan yang tinggi akan vitamin D termasuk: ikan berminyak seperti mackerel, salmon, sarden dan tuna; kuning telur; produk susu. Meningkatkan vitamin D Anda juga dapat menyeimbangkan rasio fosfat dan kalsium di tulang Anda.

Paparan sinar matahari 10 – 30 menit setiap hari tanpa tabir surya dapat membantu tubuh mensintesis vitamin D dalam jumlah yang cukup.

3. Vitamin K

Vitamin ini memainkan peran kunci dalam memperkuat osteocalcin, yang merupakan komponen protein tulang, tanpa meningkatkan kepadatan mineral tulang.

Vitamin ini dapat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, kubis Brussel, brokoli, kembang kol, ikan, hati, daging, telur, dan sereal.

Baca Juga: Manfaat Daun Tempuyung untuk Kesehatan

4. Vitamin C

Vitamin C merupakan pemain kunci dalam produksi kolagen sangat penting untuk penyembuhan tulang.

Sumber Vitamin C yang baik termasuk lemon, jeruk, mausami, pepaya, tomat, dan jambu biji.

Makanan apa yang harus dihindari?

Sama seperti makanan tertentu yang mendorong penyembuhan tulang, ada juga yang menghambatnya. Makanan ini, yang dikenal sebagai perampok tulang, menghambat kemampuan tubuh Anda untuk menyerap kalsium dan vitamin.

Dalam beberapa kasus, makanan tersebut dapat menyebabkan tubuh Anda menarik nutrisi dari tulang. Makanan yang harus dihindari antara lain:

1. Makanan Tinggi Gula dan Garam

Meskipun tidak ada hubungan yang terbukti antara gula dan efek negatifnya pada tulang, kerusakan pada tulang dapat terjadi ketika seseorang mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan dan tidak mendapatkan cukup makanan kaya nutrisi yang sebenarnya mereka butuhkan. Sementara itu, garam diketahui menyebabkan ekskresi kalsium yang berlebihan melalui ginjal.

Baca Juga: Manfaat Teh Daun Jati Cina untuk Kesehatan

2. Kafein

Kafein melepaskan kalsium dari tulang, mematahkan kekuatannya. Faktanya, sekitar 6 miligram kalsium hilang untuk setiap 100 miligram kafein yang Anda konsumsi.

3. Alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan diketahui berkontribusi pada massa tulang yang rendah, penurunan pembentukan tulang, peningkatan insiden patah tulang, dan penyembuhan patah tulang yang tertunda.

4. Daging Merah

Makan terlalu banyak protein hewani juga dapat menghilangkan kalsium dari tulang Anda, Anda harus membatasi daging merah hingga dua kali seminggu dan makan hanya dalam porsi kecil, sekitar 110 – 170 gram.

Selain makanan, rokok juga dapat menghambat penyembuhan patah tulang. Pasien yang merokok memiliki rata-rata waktu lebih lama untuk sembuh. Merokok mengubah aliran darah ke tulang, dan aliran darah itulah yang memberikan nutrisi dan sel yang diperlukan untuk memungkinkan tulang sembuh.

Selalu jaga kesehatan Anda, periksa kesehatan Anda secara rutin, serta simpan riwayat penyakit maupun catatan kesehatan anda di aplikasi Personal Health Record dari Carevo.

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics