Beranda > Artikel > Manfaat Bawang Merah bagi Kesehatan

Manfaat Bawang Merah bagi Kesehatan

manfaat bawang merah bagi kesehatan

Apa itu Bawang Merah?

Bawang merah merupakan tanaman rempah yang memiliki berbagai manfaat, termasuk dalam bidang kesehatan. Dikenal juga denngan nama Allium ascalonicum, bawang merah memiliki famili yang sama dengan bawang bombay, bawang putih, dan daun bawang. Bawang merah tumbuh berkelompok, memiliki kandungan air yang lebih sedikit dibandingkan dengan bawang bombay, dan memiliki lapisan – lapisan tipis.

Dalam masakan, bawang merah sering digunakan untuk menambahkan rasa. Bawang merah memiliki rasa yang ringan sehingga dapat dicampur ke dalam berbagai masakan. Namun bawang merah juga memiliki manfaat untuk kesehatan karena memiliki komponen antioksidan, dan juga dapat meningkatkan kesehatan jantung, pencegahan kanker, diabetes, serta antiinflamasi dan antimikroba.

 

Kandungan di Dalam Bawang Merah

Di dalam 100g bawang merah, terkandung:

  • 72 kalori
  • 2.5g protein
  • 0.1g lemak
  • 16.8g karbohidrat
  • 3.2g serat
  • 20% kebutuhan vitamin B6 harian
  • 13% kebutuhan manganese harian
  • 10% kebutuhan zat tembaga harian
  • 9% kebutuhan folat harian
  • 9% kebutuhan vitamin C harian
  • 7% kebutuhan kalium harian
  • 7% kebutuhan zat besi harian
  • 6% kebutuhan asam pantotenik harian
  • 5% kebutuhan magnesium harian
  • 5% kebutuhan vitamin B1 harian

 

Manfaat Bawang Merah bagi Kesehatan

Bawang merah memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, yaitu:

 

1. Memiliki komponen antioksidan

Antioksidan merupakan komponen yang bekerja melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Banyaknya radikal bebas dalam tubuh dapat menyebabkan stres oksidatif, sehingga menimbulkan inflamasi. Hal ini terjadi misalnya pada kondisi kanker, penyakit jantung, dan diabetes. Bawang merah memiliki komponen antioksidan yaitu pada quercetin, kaempferol, dan allicin.

 

2. Dapat mengurangi gejala alergi

Ketika terjadi reaksi alergi, sel – sel di dalam tubuh akan melepaskan histamin, yaitu memicu terjadinya bengkak, mata berair, hingga rasa gatal. Bawang merah memiliki kandungan quercetin yang tinggi, yaitu tanaman yang mengandung flavonoid, sehingga dapat mengurangi gejala alergi pada mata dan hidung. Quercetin merupakan antihistamin alami yang bekerja dengan cara mencegah pelepasan histamin, serta mengurangi beratnya reaksi inflamasi dan reaksi pernapasan pada asma, bronkitis, dan seasonal allergies. Kandungan ini dapat Anda temukan sebagai bahan utama pada obat – obatan alergi untuk mnegatasi gejala alergi ringan yang berhubungan dengan mata dan hidung.

 

3. Mengandung komponen antimikroba

Penelitian menunjukkan bahwa bawang merah memiliki komponen organosulfur, yang memiliki kemampuan antibakteri, antijamur, dan antivirus.

 

4. Mendukung kesehatan jantung dan sirkulasi

Komponen organosulfur dan antioksidan di dalam bawang merah memiliki manfaat untuk kesehatan jantung dan sirkulasi dalam membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan thiosulfinates merupakan jenis organosulfur yang dapat mencegah pembentukan gumpalan darah. Kandungan allicin juga dapat menurunakan kekakuan pembuluh darah dengan cara melepaskan nitric oxide, sehingga meningkatkan sirkulasi dan menurunakan tekanan darah.

Baca juga: Ini Dia Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

 

Penulis : dr. Madelina Serenita

 

Bibliography

Shahrajabian, M. H. (2020). Chinese onion, and shallot, originated in Asia, medicinal plants for healthy daily recipes . Beijing: Notulae Scientia Biologicae.

Motlagh, H. R. (2011). Anticancer and anti-inflammatory activities of shallot (Allium ascalonicum) extract. Iran: Archives of Medial Science.

Panoff, L. (2019, October 17). What Are Shallots? Nutrition, Benefits, and Substitutes. Retrieved from Healthline: https://www.healthline.com/nutrition/what-are-shallots

Staughton, J. (2021, July 16). 7 Impressive Benefits Of Shallots. Retrieved from Organic Facts: https://www.organicfacts.net/health-benefits/vegetable/shallots.html

Link, R. (2021, April 7). What’s the Difference Between Shallots and Onions? . Retrieved from Healthline: https://www.healthline.com/nutrition/shallot-vs-onion

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics