Beranda > Artikel > Manfaat Daging Kelinci

Manfaat Daging Kelinci

Manfaat Daging Kelinci

Daging kelinci merupakan salah satu jenis daging ‘putih’ yang jarang dikonsumsi orang. Namun demikian ada manfaat-manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari mengkonsumsinya. Kandungan lemak yang rendah dan protein yang tinggi merupakan beberapa keuntungan mengkonsumsi daging kelinci, dan dapat dijadikan alternatif nutrisi selain ayam maupun unggas yang lain. Sebagai gambaran, satu porsi daging kelinci mengandung 96 kalori, 18 gram protein, kurang dari 2 gram lemak, dan tanpa karbohidrat. Untuk perbandingan, seporsi daging ayam mengandung 94 kalori, 17 gram protein, 2,3 gram lemak, dan juga tanpa karbohidrat. Jumlah ini sangat berbeda bila dibandingkan daging sapi, di mana mengandung 210 kalori, 15 gram protein, dan 15 gram lemak. Sehingga daging kelinci dapat dijadikan alternatif menu diet karena kandungan kalori dan lemak yang rendah, ditunjang dengan protein yang cukup baik.

 

Manfaat daging kelinci untuk kesehatan

Sebagai pilihan lain dalam konsumsi daging, beragam manfaat kesehatan dapat didapatkan dengan mengkonsumsi daging kelinci, antara lain:

1. Sumber energi alternatif

Kandungan kalori dan protein dalam daging kelinci dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif.

 

2. Membantu mengontrol kadar gula

Daging kelinci tidak mengandung karbohidrat, sehingga dapat membatasi jumlah gula yang masuk ke dalam tubuh dari makanan yang lain, dan juga dapat membantu pola diet untuk menurunkan berat badan.

 

3. Rendah lemak

Selain tidak mengandung karbohidrat, daging kelinci juga rendah lemak. Hal ini dapat membantu mengontrol kadar lemak darah, yang apabila terlalu tinggi dapat menimbulkan banyak penyakit, seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

 

4. Membantu mengatasi anemia

Anemia atau kurang darah (kurangnya kadar hemoglobin) ditandai dengan gejala lemah, letih, lesu, dan mudah lelah. Salah satu penyebab anemia adalah kurangnya zat besi. Daging kelinci yang mengandung cukup banyak zat besi dapat digunakan sebagai diet yang bagus untuk penderita anemia.

 

5. Menjaga daya tahan tubuh

Daging kelinci juga mengandung mineral yang banyak, seperti zinc dan tembaga. Kedua mineral ini berperan penting untuk menjaga imunitas dan meningkatkan kekebalan tubuh.

 

6. Menjaga tekanan darah

Kandungan natrium atau sodium yang rendah dalam daging kelinci dapat membantu mengatur tekanan darah seseorang, ditambah dengan kadar kalium atau potasium yang cukup tinggi juga baik untuk kesehatan jantung dan saluran pencernaan.

 

Harus diperhatikan bahwa konsumsi daging kelinci saja dapat menimbulkan masalah kesehatan, yang disebut dengan keracunan protein (protein poisoning). Penyakit ini timbul bila seseorang hanya mengkonsumsi daging kelinci saja, tanpa menu tambahan lainnya, karena kadar protein yang cukup tinggi, tidak diimbangi dengan lemak dan karbohidrat yang cukup.

Baca juga: Jarang diketahui, Inilah Berbagai Manfaat Biji Teratai

 

Cara mengolah daging kelinci

Daging yang dimasak tidak benar dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Untuk memasak daging kelinci, direkomendasikan hingga benar-benar matang. Dapat direbus hingga 15 menit maupun dibakar. Namun perlu diperhatikan bahwa daging kelinci yang dibakar dapat menghilangkan vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya.

Daging kelinci sendiri dapat disimpan di lemari es dengan suhu 4-5oC selama maksimal 2 hari, atau disimpan di freezer untuk penyimpanan yang lebih lama.

Beragam makanan dapat dibuat dari daging kelinci, mulai dari ditumis atau dikukus dan direbus sebagai sup, serta dapat dikombinasikan dengan beragam jenis sayuran seperti jagung, brokoli, sawi, dan lain-lain.

 

Referensi:

Mazmanyan, V. (2020, December 3). Rabbit meat nutrition facts, calories, and health benefits. Foodstruct. https://foodstruct.com/food/rabbit-meat

Para, P. A., Gangulu, S., Wakchaure, R., Sharma, R., Mahajan, T., & Praveen, P. K. (2015). Rabbit Meat has the Potential of Being a Possible Alternative to Other Meats as a Protein Source: A Brief Review. Int J Phar & Biomedi Rese, 2(15), 18.

USDA. (2019, January 4). Game meat, rabbit, wild, raw. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/174347/nutrients

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :