Beranda > Artikel > Manfaat Daun Kenikir untuk Kesehatan

Manfaat Daun Kenikir untuk Kesehatan

manfaat daun kenikir

Daun kenikir (Cosmos caudatus) atau yang sering juga disebut ulam raja banyak ditemukan di Asia Tenggara. Sayuran ini memiliki ciri berbatang pipa yang dapat mencapai 3 meter dengan daun yang bertangkai panjang dan duduk daun berhadapan menyirip. Daun kenikir muda yang memiliki rasa yang khas, banyak dimanfaatkan untuk bahan konsumsi, baik dimakan mentah maupun direbus sebagai lalapan.

Beberapa studi menyebutkan penggunaan daun kenikir sebagai obat tradisional karena kandungan bioaktif nya yang mempunyai efek kesehatan.

 

Apa manfaat kesehatan dari konsumsi daun kenikir?

Secara umum, dalam 100 gram daun kenikir mengandung:

  • 0,6 gram karbohidrat
  • 2,9 gram protein
  • 0,4 gram lemak
  • 93,1 gram air
  • 18 kcal energi
  • 0,13 mg vitamin B1 dan 0,24 mg vitamin B2
  • 64,6 mg vitamin C
  • 426 mg kalium (potassium)
  • 270 mg kalsium
  • 4,6 mg zat besi
  • 0,9 gram zinc
  • 4 mg natrium (sodium)
  • 0,2 gram tembaga (copper)

Beragam nutrisi yang terkandung di dalam daun kenikir membuat sayuran ini mempunyai banyak manfaat kesehatan, yaitu:

1. Memiliki sifat antioksidan

Radikal bebas atau oksidan merupakan senyawa yang terbentuk dari hasil oksidasi racun-racun di dalam tubuh. Radikal bebas ini adalah cikal bakal terbentuknya plak di pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan stroke. Vitamin C dan zinc yang terkandung di dalam daun kenikir, sebagai antioksidan, dapat menonaktifkan radikal bebas ini. Untuk perbandingan, efek antioksidan dari 100 gram daun kenikir setara dengan 1500 gram jeruk.

 

2. Menjaga kesehatan gigi

Konsumsi daun kenikir dapat membantu mencegah peradangan gigi dan gusi akibat oksidan yang berbahaya.

 

3. Antibakteri dan antijamur

Penelitian menunjukan bahwa daun kenikir dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida, salah satu penyebab keputihan, dan beberapa jenis bakteri patogen (bakteri yang menyebabkan penyakit pada manusia).

 

4. Menjaga kadar gula darah

Penelitian menunjukan bahwa daun kenikir dapat menurunkan gula darah puasa secara signifikan. Selain itu, kenikir juga memiliki efek menghambat kerja enzim yang memecah gula di saluran pencernaan, sehingga dapat mencegah kenaikan gula darah setelah makan.

 

5. Membantu mengatur tekanan darah

Kenikir dapat menurunkan tekanan darah melalui efek diuretik (meningkatkan jumlah dan frekuensi buang air kecil) dan menghambat enzim yang dapat menghasilkan senyawa untuk menaikan tekanan darah (ACE, angiotensin converting enzyme). Tekanan darah yang terkendali dapat mencegah timbulnya penyakit jantung lanjut.

 

6. Melindungi tulang

Pada penelitian menunjukan bahwa ekstrak kenikir memiliki efek yang menjanjikan pada pengeroposan tulang atau dikenal dengan osteoporosis akibat menopause. Kandungan nutrisi dalam daun kenikir membantu mempertahankan volume dan jumlah sel pembentuk tulang.

 

Namun beragam manfaat tersebut masih merupakan studi dan penelitian di laboratorium, dan belum diketahui dosis pasti untuk menggunakan kenikir sebagai obat herbal, sehingga konsumsi daun kenikir tidak dapat menggantikan obat-obatan yang telah diresepkan dokter. Di samping itu tidak disarankan mengkonsumsi daun kenikir dalam jumlah banyak, karena berpotensi menyebabkan penyakit liver.

Baca juga: Banyak Khasiatnya, Inilah Manfaat Biji Kelor untuk Kesehatan

 

Bagaimana mengkonsumsi daun kenikir yang baik?

Pada dasarnya daun kenikir dapat dimakan mentah maupun direbus dan dijadikan bahan lalapan, bahkan dapat meminum air rebusannya. Hendaknya selalu mencuci daun kenikir hingga bersih sebelum mengolah nya untuk menghindari kontaminasi dari kuman-kuman penyebab penyakit.

 

Referensi:

Cheng, S.-H., Barakatun-Nisak, M. Y., Anthony, J., & Ismail, A. (2015). Potential medicinal benefits of Cosmos caudatus (Ulam Raja): A scoping review. J Res Med Sci, 20(10), 1000–1006.

Nurhayati, B., Rahayu, I. G., Rinaldi, S. F., Zaini, W. S., Afifah, E., Arumwardana, S., Widya Kusuma, H. S., Rizal, & Widowati, W. (2018). The antioxidant and cytotoxic effects of Cosmos caudatus Ethanolic Extract on Cervical Cancer. Indonesian Biomedical Journal, 10(3), 243–249. https://doi.org/10.18585/inabj.v10i3.441

Uzbek, U. H., & Shahidan, W. N. S. (2019). Tasty Herb that Heals: A Review of Cosmos caudatus (Ulam Raja) and its Potential Uses in Dentistry. World Journal of Dentistry, 10(4), 321–323.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :