Beranda > Artikel > Manfaat Kacang Almond Panggang dan Anjuran Mengonsumsinya

Manfaat Kacang Almond Panggang dan Anjuran Mengonsumsinya

manfaat kacang almond panggang

Kacang almond merupakan salah satu jenis kacang yang banyak dikonsumsi karena selain rasanya yang nikmat, kacang ini juga mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan Anda. Kacang almond dapat dinimkati dalam berbagai bentuk olahan, seperti dipanggang, di jadikan susu, ataupun mentah. Teksturnya yang renyah serta aroma yang memikat membuat kacang almond panggang sebagai salah satu yang paling populer diantara bentuk olahan kacang almond tersebut. Berikut beberapa manfaat mengkonsumsi kacang almond panggang:

Sumber protein

Kacang almond mengandung protein yang tinggi dengan kadar lemak dan kalori yang cenderung rendah. Protein yang terdapat tersebut dapat digunakan tubuh untuk memperbaiki sel yang rusak serta mencegah kerusakan sel. Kandungan protein dalam 1 ons kacang almond panggang dapat memenuhi sekitar 30-40% kebutuhan protein harian Anda.

Sumber serat

Salah satu yang membuat kacang ini merupakan menu favorit bagi yang sedang menjaga berat badan ialah kandungan seratnya yang tinggi. Kandungan serat dalam kacang ini dapat membuat Anda merasa kenyang namun tidak mempengaruhi berat badan karena mengandung kalori yang rendah. Konsumsi kacang almond sebanyak 1 ons per harinya juga dapat mencukupi kebutuhan serat harian untuk membantu memperlancar pencernaan Anda.

Sumber vitamin dan mineral

Kacang almond banyak mengandung vitamin E yang dapat membantu menjaga Anda dari radikal bebas. Vitamin ini mencegah proses oksidasi yang dapat merusak sel didalam tubuh Anda. Hal tersebut dapat berdampak dalam jangka panjang dalam pencegahan penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker. Selain itu, kacang ini juga banyak mengandung magnesium, mineral yang berfungsi untuk membantu tubuh mengolah lemak dan membantu mencegah penyakit akibat kolestrol seperti penyakit jantung. Kandungan magnesium dalam 1 ons kacang almond dapat memenuhi 20-25% kebutuhan magnesium harian Anda.

Kacang almond panggang umum memiliki 2 cara pengolahan, yaitu: pemanganggan kering (tanpa minyak) dan pemanggangan menggunakan minyak. Kacang almond yang dipanggang kering umumnya memiliki nutrisi yang sama dengan kacang mentah, sedangkan yang dipanggang dengan minyak memiliki kadar lemak yang lebih tinggi. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengolahan dan konsumsi kacang almond panggang agar Anda dapat tetap menikmati khasiatnya secara maksimum:

Panggang kacang dengan cara yang benar

Penelitian mengemukakan bahwa proses pemanggangan kacang dengan suhu yang tinggi dapat mengurangi kadar nutrisi bermanfaat didalamnya dan bahkan dapat menyebabkan timbulnya zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh! Pemanggangan yang disarankan untuk kacang almon ialah 120-140oC selama 10-15 menit atau sampai kacang tampak sedikit coklat. Dengan proses pemanganggan tersebut, dinyatakan bahwa nutrisi dalam kacang almond tidak berubah dan bahkan proses tersebut bermanfaat untuk membasmi bakteri dan jamur yang mungkin terkandung dalam kacang almond mentah.

Konsumsi kacang almond panggang dalam kondisi renyah

Kacang almond panggang yang baik umumnya bertekstur renyah dan beraroma harum yang khas. Perlu diperhatikan bila tekstur renyah berkurang hal tersebut menandakan bahwa kacang dalam kondisi lembab dan umumnya dapat mengandung bakteri dan jamur yang berbahaya bagi tubuh. Untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat meletakkan kacang dalam wadah tertutup dan tempat kering.

Hindari konsumsi kacang panggang dalam keadaan panas

Pada saat pengolahan atau pemanggangan kacang, dinyatakan bahwa beberapa zat didalamnya akan terurai. Zat-zat tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan Anda, namun pasalnya zat-zat tersebut akan menghilang dan nutrisi yang baik akan kembali terbentuk pada kacang bila sudah dalam keadaan suhu ruangan. Dianjurkan untuk kacang dibiarkan diruang terbuka pada suhu ruangan setelah proses pemanggangan.

Baca juga: Manfaat Buah Bit untuk Meningkatkan HB

Sumber:

https://nutritiondata.self.com/facts/nut-and-seed-products/3091/2

Rahman K. Studies on free radicals, antioxidants, and co-factors. Clin Interv Aging. 2007;2(2):219-36. PMID: 18044138; PMCID: PMC2684512. López-Uriarte P, Nogués R, Saez G, Bulló M, Romeu M, Masana L, Tormos C, Casas-Agustench P, Salas-Salvadó J. Effect of nut consumption on oxidative stress and the endothelial function in metabolic syndrome. Clin Nutr. 2010 Jun;29(3):373-80. doi: 10.1016/j.clnu.2009.12.008. Epub 2010 Jan 12. PMID: 20064680.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :