Beranda > Artikel > Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

manfaat kunyit untuk kesehatan

Apa itu Tanaman Kunyit?

Kunyit merupakan tanaman rempah yang berasal dari akar tanaman Curcuma longa, sering ditemukan di India. Munyit mengandung suatu komponen kimia bernama curcumin, yang dikenal melalui efeknya untuk mengurangi pembengkakan. Kunyit memiliki rasa pahit dan hangat, seringkali digunakan sebagai perasa ataupun pewarna alami berwarna kuning pada makanan, misalnya pada bubuk kari, mustard, mentega, hingga keju. Oleh karena kemampuan curcumin dan komponen kimiawi lainnya di dalam kunyit yang dapat mengurangi pembengkakan, kunyit sering digunakan juga untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan misalnya mengatasi nyeri dan inflamasi. Saat ini, kunyit digunakan sebagai suplemen harian untuk masalah kesehatan seperti artritis, gangguan pencernaan, penyakit hati, alergi dan gangguan kulit, dan penyakit lainnya.

 

Kandungan Dalam Kunyit

Berdasarkan United States Department of Agriculture (USDA), di dalam satu sendok makan bubuk kunyit mengandung:

  • 29g (gram) kalori
  • 0.91g protein
  • 0.31g lemak
  • 6.31g karbohidrat
  • 2.1g serat
  • 0.3g gula
  • 26% kebutuhan magnesium harian
  • 16% kebutuhan besi harian
  • 5% kebutuhan kalium harian
  • 3% kebutuhan vitamin C harian

 

Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

Berbagai studi telah dilakukan untuk meneliti kandungan dan manfaat dalam kunyit, namun efeknya bagi kesehatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Beberapa studi menyebutkan manfaat kunyit bagi kesehatan, yaitu:

  1. Anti-inflamasi. Arthritis Foundation menyebutkan beberapa studi yang menyebutkan bahwa kunyit dapat mengurangi inflamasi. Manfaat ini dapat membantu mengurangi nyeri sendi yang dirasakan oleh penderita artritis. Arthritis Foundation merekomendasikan untuk mengonsumsi kapsul kunyit dengan dosis 400 – 600mg hingga 3 kali sehari, untuk mengurangi inflamasi.
  2. Kunyit digunakan sebagai pereda nyeri, seringkali digunakan juga untuk mengurangi rasa nyeri pada penderita artritis. Dosis yang direkomendasikan ialah kapsul kunyit 800mg setiap harinya
  3. Meningkatkan fungsi hati. Manfaat ini didapat dari property antioksidan di dalam kunyit. Efek antioksidan dapat membantu mengurangi kerusakan hati akibat racun.
  4. Berpotensi mengurangi risiko kanker, yaitu kanker pankreas, kanker prostat, dan multiple myeloma.
  5. Baik untuk sistem pencernaan. Selain dapat menambah rasa pada makanan, kunyit juga baik bagi pencernaan karena memiliki efek antiinflamasi.
  6. Mengurangi risiko penyakit jantung dengan cara meningkatkan fungsi endotel jantung.
  7. Berpotensi mengatasi penyakit Alzheimer. Curcumin dapat melewati sawar darah otak dan berperan sebagai anti-inflamasi dan antioksidan pada pasien dengan Alzheimer.
  8. Membantu mengatasi depresi
  9. Membantu mengurangi kecepatan penuaan dan membantu melawan penyakit kronis berhubungan dengan usia.

Baca juga: Manfaat Bawang Merah bagi Kesehatan

 

Contoh Olahan Kunyit yang Dapat Anda Konsumsi

Kunyit dapat Anda gunakan di dalam berbagai jenis masakan. Anda dapat mengonsumsi kunyit sebagai rempah tambahan dalam saus misalnya saus kari. Anda juga dapat mencampurkan kunyit pada minyak, cuka, dan bumbu lain untuk membuat salad dressing. Selain itu, kunyit juga sering digunakan di dalam susu dan smoothie. Mengombinasikan kunyit dengan lada hitam dapat meningkatkan penyerapan kandungan curcumin hingga 2000%.

Selain di dalam makanan, kunyit juga dapat dikonsumsi dalam bentuk kapsul, cairan, dan ekstrak. Terdapat banyak toko yang menjual suplemen kunyit. Kunyit aman dikonsumsi secara oral maupun diaplikasikan pada kulit dalam dosis yang direkomendasikan. Berbagai studi merekomendasikan konsumsi kunyit sebesar 500 – 2000mg per hari. Konsumsi kunyit pada kehamilan melebihi dosis kunyit dalam makanan dapat berbahaya. Namun pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada Dokter sebelum mengonsumsi suplemen kunyit.

Hindari konsumsi kunyit bagi Anda dengan:

  • Kehamilan dan menyusui
  • Penyakit kandung empedu
  • Batu ginjal
  • Kelainan darah karena daapt mengurangi kemampuan darah untuk membeku sehingga memperburuk perdarahan
  • Diabetes
  • Kurang zat besi

 

Penulis : dr. Madelina Serenita

 

Bibliography

Gunnars, K. (2021, May 10). 10 Proven Health Benefits of Turmeric and Curcumin. Retrieved from Healthline: https://www.healthline.com/nutrition/top-10-evidence-based-health-benefits-of-turmeric

Turmeric – Uses, Side Effects, and More. (n.d.). Retrieved from Web MD: https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-662/turmeric

Turmeric. (2021, December 15). Retrieved from National Center for Complementary and Integrative Health: https://www.nccih.nih.gov/health/turmeric

Ware, M. (2018, May 24). Everything you need to know about turmeric. Retrieved from Medical News Today: https://www.medicalnewstoday.com/articles/306981

Meixner, M. (2018, June 11). Turmeric Dosage: How Much Should You Take Per Day? Retrieved from Healthline: https://www.healthline.com/nutrition/turmeric-dosage

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics