Beranda > Artikel > Kenali Manfaat Sambiloto untuk Lambung dan Bagian Tubuh Lainnya

Kenali Manfaat Sambiloto untuk Lambung dan Bagian Tubuh Lainnya

Manfaat Sambiloto untuk Lambung

Pada negara berkembang, diestimasukan 2/3 populasi penduduk mencari pengobatan tradisional sebagai upaya menjaga kesehatan tubuh ataupun untuk pengobatan penyakit yang dideritanya. Karena itu, banyak dilakukan penelitian terhadap tanaman herbal untuk mengetahui manfaatnya untuk kesehatan. Salah satu tanaman herbal yang cukup terkenal dan sudah digunakan dalam pengobatan tradisional adalah sambiloto.

Sambiloto dengan nama latin Andrographis paniculata atau king of bitter merupakan tanaman obat yang tumbuh baik di Indonesia dan tersebar hampir di seluruh pulau Jawa, Dalam pengobatan tradisional, tanaman digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti kanker, diabetes, tekanan darah tinggi, tukak lambung, penyakit infeksi paru dan banyak penyakit lainnya. Bagian dari tanaman ini yang dapat dimanfaatkan antara lain daun, batang dan juga akarmya.

Salah satu manfaat yang didapatkan dari konsumsi sambiloto adalah mencegah penyakit pada lambung seperti maag atau gastritis. Gastritis  merupakan kelompok kondisi yang disebabkan oleh inflamasi pada mukosa atau epitel lambung. Penyakit ini dapat disebabkan berbagai hal seperti reaksi stress oksidatif pada sel, paparan agen yang dapat merusak lapisan lambung seperti konsumsi obat-obatan pereda nyeri atau golongan NSAID, konsumsi makanan yang mengiritasi lambung seperti alkohol berleebih, makanan terlalu asam atau terlalu pedas, kebiasaan makan yang tidak teratur ataupun infeksi bakteri Helicobacter pylori. Walaupun penyakit ini biasanya ringan dan diderita sebagian besar orang, jika tidak segera ditangani, gastritis dapat menjadi kronik dan meningkatkan resiko komplikasi terjadinya kanker lambung.

Kandungan antioksidan dalam sambiloto dapat mengurangi stress oksidatif pada organ dalam tubuh. Stress oksidatif sendiri memiliki peranan penting terjadinya suatu penyakit, termasuk tukak lambung karena penumpukan stress oksidatif dapat merusak sel dalam lambung yang menyebabkan epitel atau pelapis lambung menjadi rusak. Cairan asam yang diproduksi oleh lambung dapat menembus epitel yang rusak dan menyebabkan tukak pada lambung dan menimbulkan gejala seperti nyeri perut, mual, muntah, nafsu makan berkurang, terasa terbakar, kembung, merasa cepat kenyang, mulut terasa pahit sampai perdarahan yang menyebabkan muntah darah

Selain baik untuk kesehatan lambung, terdapat manfaat lainnya dengan konsumsi sambiloto, antara lain :

1. Sebagai imunostimulan

Konsumsi sambiloto dapat meningkatkan respon imun tubuh, tentu saja hal ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan juga mencegah infeksi berbagai macam mikroorganisme seperti bakteri, virus dan jamur.

2. Proteksi hepatorenal

Kandungan zat aktif didalamnya yang memiliki peran penting adalah andrographolide yang dapat mengurangi stress oksidatif dalam hari dan juga ginjal serta fungsi organ tersebut lebih optimal dan terjaga

3. Meredakan infeksi saluran napas bagian atas

Pada penelitian yang telah dilakukan, tanaman ini memiliki efek untuk meredakan gejala infeksi saluran napas bagian atas seperti hidung tersumbat, nyeri tenggorokan dan juga batuk. Selain itu, tanaman ini juga memiliki efek seperti asetaminofen, yaitu sebagai pereda nyeri dan juga untuk pengobatan demam

4. Meredakan nyeri dan kaku

Nyeri dan kaku pada sendi biasa dialami oleh orang lanjut usia yang telah mengalami pengeroposan tulang dan juga penyempitan celah sendi. Efek antinyeri dan antiinflamasi oleh sambiloto dapat meredakan nyeri sendi yang dialami dan pergerakan menjadi lebih bebas

5. Menurunkan tekanan darah

Mekanisme sambiloto menyebabkan penurunan tekanan darah adalah dengan membuat pelebaran pembuluh darah, sehingga jantung tidak bekerja terlalu berat untuk memompa darah keseluruh tubuh.

Baca juga: Bagaimana Mengolah Daun Sambiloto?

 

Referensi

  1. Okhuarobo A, Falodun JE, Erharuyi O, Imieje V, Falodun A, Langer P. Harnessing the medicinal properties of Andrographis paniculata for diseases and beyond: a review of its phytochemistry and pharmacology. Asian Pac J Trop Dis. 2014 Jun;4(3):213–22.
  2. Royani JI, Hardianto D, Wahyuni S. ANALISA KANDUNGAN ANDROGRAPHOLIDE PADA TANAMAN SAMBILOTO (Andrographis paniculata) DARI 12 LOKASI DI PULAU JAWA. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI). 2014 Dec 26;1(1):15–20.
  3. Sikumalay A, Suharti N, Masri M. Efek Antibakteri dari Rebusan Daun Sambiloto (Andrographis paniculata Nees) dan Produk Herbal Sambiloto Terhadap Staphylococcus Aureus. Jurnal Kesehatan Andalas [Internet]. 2016 Jan 1 ;5(1). Available from: http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/view/468
  4. Badan Pengawas Obat dan Makanan – Republik Indonesia. Available from: https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/152/BERBAGAI-MANFAAT-SAMBILOTO–i-Andrographis-paniculata–i—BURM-f–NESS.html

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :