Beranda > Artikel > Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan

Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan

manfaat susu kedelai bagi kesehatan

Apa itu Susu Kedelai?

Susu merupakan salah satu minuman yang paling sering dikonsumsi, karena memiliki kandungan nutrisi baik. Namun, saat ini konsumsi susu meningkatkan kekhawatiran dalam bidang kesehatan terutama pada populasi tertentu karena dapat menyebabkan alergi, intoleransi lakktosa, anemia, hingga penyakit jantung koroner. Oleh karena itu, muncul alternatif sebagai pengganti susu sapi, yaitu susu yang berbahan dasar tanaman, atau “dairy free”. Susu kedelai adalah minuman berbasis tanaman, nondairy. Bagi orang – orang yang memiliki alergi terhadap susu sapi, beberapa alternatif sering digunakan misalnya susu almond, susu kedelai, dan susu kelapa, yang ketiganya merupakan “susu” berbasis tanaman. Susu kedelai terbuat dari kacang kedelai. Banyak merk yang menambahkan memfortifikasi susu kedelai dengan vitamin dan mineral, misalnya vitamin D dan kalsium. Susu kedelai dapat diolah dalam berbagai jenis masakan, memiliki tekstur yang creamy, dan memiliki kandungan nutrisiyang baik untuk kesehatan, salah satunya ialah mengandung asam lemak omega-3 (bila terfortifikasi) dan flavonoid yang merupakan antioksidan, antiinflamasi, dan memiliki kemampuan kardioprotektif.

 

Kandungan dalama Susu Kedelai

Di dalam 100 gram susu kedelai, terkandung:

  • 90.4g air
  • 43 kalori
  • 2.6g protein
  • 1.47g lemak total
  • 4.92g karbohidrat
  • 0.2g serat
  • 3.65g gula
  • 123mg kalsium
  • 0.42mg zat besi
  • 15mg magnesium
  • 43mg fosfor
  • 122mg kalium
  • 47mg natrium
  • 0.26mg zinc
  • Serta vitamin A, B, C, D

 

Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan

1. Kesehatan otak

Susu kedelai memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi, yang merupakan “lemak sehat”, yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh. Asam lemak omega-3 diteliti dapat menurunkan risiko terjadinya ementia dan penyakit Alzheimer.

 

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Susu kedelai memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi, baik susu kedelai yang sudah maupun belum difortifikasi. Kalium dikaitkan dengan kemampuannya menurunkan tekanan darah dengan mempertahankan denyut jantung tetap teratur. Selain itu, susu kedelai juga dapat menurunkan kadar kolesterol darah.

 

3. Mengurangi gejala pada menopause

Susu kedelai menganung isoflavones, yang merupakan bagian dari phytoestrogen. Isoflavones bekerja di dalam tubuh seperti estrogen dalam bentuk yang dilemahkan. Oleh karena itu, mengonsumsi susu kedelai dapat membantu mengurangi gejala pada menopause, misalnya hot flashes.

 

4. Meningkatkan kesehatan tulang pada usia tua, terutama pada wanita

Semakin tua usia wanita, maka kadar hormon estrogen akan semakin menurun, sehingga wanita akan kehilangan kepadatan tulang secara perlahan, setelah mengalami menopause. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya fraktur tulang. Terapi estrogen membantu mengurangi hilangnya kepadatan tulang akibat postmenopause. Produk kedelai dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang pada wanita post menopause karena memiliki isoflavones yang memiliki efek seperti estrogen.

 

5. Baik untuk ginjal

Susu kedelai memiliki manfaat untuk ginjal, dimana protein yang terkandung di dalam kedelai memberikan stres yang lebih minimal di organ ginjal dibandingkan dengan protein kualitas tinggi lainnya, sehingga dapat mengurangi risiko perburukan penyakit ginjal pada orang – orang tertentu, misalnya pasien diabetes. Mengganti protein berbasis hewan dengan protein dari kedelai dapat menurunkan hiperfiltrasi dan hipertensi glomerular, yang akhirnya membantu mencegah terjadinya nefropati diabetes.

 

6. Menjaga kesehatan kulit

Fungsi isoflavones pada susu kedelai dapat meningkatkan penampilan kulit, hal ini berkaitan dengan terapi estrogen yang digunakan untuk meningkatkan kondisi kulit, termasuk elastisitas kulit, daya tamping air di kulit, pigmentasi kulit, dan vaskularisasi kulit.

Baca juga: Ini Dia Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

 

Penulis : dr. Madelina Serenita

 

Bibliography

Marcus, J. B. (2014). Culinary Nutrition: The Science and Practice of Healthy Cooking. Illinois, USA: Elsevier.

Messina, M. (2016). Soy and Health Update: Evaluation of the Clinical and Epidemiologic Literature. Pittsfield, Massachusetts: Nutrients.

Migala, J. (2019, May 21). All About Soy Milk: Nutrition, Benefits, Risks, and How It Compares With Other Milks. Retrieved from Everyday health: https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/pros-cons-soy-milk/

Health Benefits of Soy Milk. (2020, September 22). Retrieved from Nourish by Web MD: https://www.webmd.com/diet/health-benefits-soy-milk#1

Soy Milk. (2020, October 30). Retrieved from U.S. Department of Agriculture: https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/1097542/nutrients

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics