Beranda > Artikel > Mengobati Sindroma Polikistik Ovarium Secara Alami

Mengobati Sindroma Polikistik Ovarium Secara Alami

Mengenali Sindroma Polistik Ovarium (PCOS)

Tahukah Anda apa itu PCOS? PCOS merupakan kondisi berupa kumpulan-kumpulan gejala yang muncul dikarenakan ada nya ketidak seimbangan hormonal, ditandai dengan tingginya kadar hormonal laki-laki dibandingkan hormonal perempuan. Lalu siapa saja penderitanya? Penderita dari PCOS adalah perempuan yang berusia subur.

Hormon-hormon yang berperan

PCOS terjadi dikarenakan adanya ketidak seimbangan hormonal. Perlu diingat masing-masing jenis kelamin memiliki hormon laki-laki dan hormon perempuan, kadarnya bergantung kepada masing-masing jenis kelamin. Misalkan pada jenis kelamin laki-laki makan hormon androgen akan lebih banyak dibandingkan kadar hormon perempuan nya, demikian sebaliknya. Berbeda dengan PCOS, hormon-hormon inilah yang berperan dalam mencetuskan kondisi ini:

  • Hormon Androgen

Hormon androgen merupakan hormon yang dimiliki oleh laki-laki dalam jumlah besar. Pada perempuan dengan PCOS kadarnya justru akan cenderung meninggi.

  • Insulin

Hormon insulin dimiliki oleh setiap manusia tanpa memandang jenis kelamin, pada PCOS hormon ini memiliki kadar dalam jumlah normal, namun tubuh tidak dapat bereaksi dengan adanya hormon ini.

  • Progesteron

Penderita PCOS akan memiliki hormon progesteron dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan hormon androgen nya. Oleh karena itu penderita nya akan mengalami gangguan menstruasi, biasanya berupa tidak haid selama beberapa lama.

Gejala-gejala PCOS

Berikut ini adalah gejala-gejala yang sering dikeluhkan oleh penderita PCOS:

  1. Gangguan siklus menstruasi.
    Keluhan gangguan menstruasi ini bisa berupa pemanjangan siklus menstruasi atau bahkan tidak mendapatkan haid selama beberapa lama.
  2. Kulit di area leher belakang, lipat paha berwarna lebih gelap.
  3. Nyeri pinggul
  4. Penambahan berat badan atau kegemukan.
    Ketidakseimbangan hormonal berdampak pada perubahan berat badan yang bisa terjadi secara cepat.
  1. Munculnya jerawat dalam jumlah banyak di daerah wajah
  2. Bagi mereka yang hendak hamil, bisa mengalami kemandulan (infertile).
  3. Pada pemeriksaan dokter bisa ditemukan adanya pertumbuhan kista pada indung telur (ovarium).

Cara-cara alami mencegah keparahan PCOS

Bagi Anda penderita PCOS atau mungkin sanak saudara yang menderita PCOS, berikut ini adalah cara-cara alami yang bisa mencegah keparahan dari PCOS itu, mari kita simak bersama:

  1. Perbaikan pola makan dan asupan yang dimakan.

Hindari memakan makanan yang mengandung gula-gula buatan, dan pengawet. Memakan makanan mengandung gula buatan bisa berisiko meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh Anda.

  1. Seimbangkan antara asupan mengandung karbohidrat dengan asupan protein.

Keduanya sama-sama menghasilkan energi oleh karena itu agar tidak berlebih, maka ada baiknya untuk mengatur asupan tersebut agar tidak berlebih. Misalkan Anda mengganti semua makanan berasal dari tumbuhan.

  1. Meningkatkan asupan makanan anti-inflamasi

Memakanan makanan mengandung anti-inflamasi bisa membantu tubuh mencegah terjadinya reaksi peradangan yang berisiko memperparah gejala-gejala PCOS.

  1. Menambah asupan serat, zat besi, dan magnesium.

Keseimbangan mineral sangat dibutuhkan oleh tubuh Anda, zat besi dibutuhkan agar tubuh Anda bisa mengontrol perdarahan yang terjadi. Kadang penderita PCOS bisa mengalami menstruasi dengan perdarahan yang sangat banyak.

  1. Kurangi konsumsi kopi

Menghindari konsumsi kafein juga bisa membantu memperbaiki kondisi tubuh Anda. Misalkan mengganti asupan kopi dengan meminum seduhan teh hijau alami.

  1. Hindari dairy product

Mengganti olahan susu sapi dengan susu dari kacang kedelai juga baik, mengingat bahwa kacang kedelai mengandung estrogen yang bisa meningkatkan hormonal Anda.

  1. Mengatur perubahan berat badan

Penurunan berat badan dibutuhkan oleh penderita PCOS agar tidak sampai terjadi yang dikhawatirkan seperti resistensi insulin. Untuk membantu menurunkan berat badan Anda, dianjurkan untuk berdiskusi dengan ahli gizi dan dokter agar hasil yang diperoleh maksimal.

  1. Olahraga dan aktivitas fisik

Berolahraga secara rutin diperlukan untuk membantu menjaga proporsi bentuk tubuh Anda.

  1. Obat-obatan herbal dan probiotik
  2. Meningkatkan kualitas tidur Anda

Tidur mempengaruhi tingkatan stress yang bisa memproduksi hormon kortisol. Dengan kualitas tidur yang baik, maka tingkatan stress akan menjadi lebih rendah dan hormon kortisol yang diproduksi bisa menjadi lebih rendah juga.

  • Tidur malam selama 8 – 10 jam
  • Biasakan waktu atau jam tidur yang sama.
  • Hindari makan sebelum tidur.
  1. Belajar bermeditasi

Meditasi mampu menurunkan tingkatan stress Anda, contohnya dengan mengatur pola nafas.

  1. Konsultasikan ke dokter

Ini yang paling penting adalah selalu berkonsultasi ke ahli di bidang nya agar mendapat pertolongan segera dan Anda mendapatkan hasil yang optimal juga.

Pengobatan dan penanganan dari PCOS memerlukan pengawasan dari para ahli mulai dari dokter, para ahli gizi, dan psikolog. Mereka bisa memberikan anjuran yang baik agar Anda dapat memperoleh terapi dan hasil yang maksimal dari setiap pengobatan dan hal-hal yang Anda lakukan sehingga meminimalkan terjadinya cedera atau efek samping yang tidak diinginkan.

 

Referensi

  • Johnson T.C. Polycystic ovary syndrome (PCOS). September, 2019. Diakses pada: 6 Juni 2021. Dari: https://www.webmd.com/women/what-is-pcos
  • Polycystic ovary syndrome. Diakses pada: 2021, Juni 6. Dari: https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/polycystic-ovary-syndrome-pcos
  • Watson K. 30 Natural ways to help treat PCOS. (2019). Diakses pada: 6 Juni 2021. Dari: https://www.healthline.com/health/womens-health/natural-treatment-pcos#_noHeaderPrefixedContent
  • Galan N. What are the best natural treatments for PCOS? (2019). Diakses pada: 6 Juni 2021. Dari: https://www.medicalnewstoday.com/articles/326560

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :