Beranda > Artikel > Pantangan Makanan pada Penderita Gagal Ginjal

Pantangan Makanan pada Penderita Gagal Ginjal

Penyakit ginjal kronis, atau dikenal juga dengan nama gagal ginjal, merupakan kondisi dimana terjadi penurunan fungsi ginjal secara bertahap. Ginjal memiliki sistem penyaringan yang bertugas untuk membuang kelebihan cairan dari dalam darah, dan kemudian akan dibuang melalui urin. Pada gagal ginjal berat dimana terjadi kerusakan pada sistem penyaringan di ginjal, cairan dan elektrolit beserta racun – racun dari dalam darah akan menumpuk di dalam tubuh.           

 

Tanda dan Gejala

Gagal ginjal ringan bila tidak diatasi, lama kelamaan akan berkembang menjadi gagal ginjal berat. Tanda dan gejalanya ialah mual, muntah, hilangnya napsu makan, lemah dan kelelahan, gangguan tidur, perubahan frekuensi berkemih, penurunan kesadaran, kram otot, bengkak pada kaki, gatal – gatal yang menetap, nyeri dada, sesak napas, hingga tekanan darah tinggi.

 

Diet untuk Penderita Gagal Ginjal

Pada penderita gagal ginjal, penting untuk memperhatikan diet khusus untuk membantu penurunan kadar cairan di dalam tubuh yang menumpuk. Perubahan diet ini akan membantu untuk meningkatkan kondisi fisik. Terdapat 4 komponen dalam nutrisi yang perlu Anda perhatikan yaitu kalori, protein, lemak, dan karbohidrat. Untuk memastikan keseimbangan nutrisi, Anda perlu membagi makanan dan minuman yang Anda konsumsi dalam porsi.

Kalori merupakan satuan energi yang Anda dapatkan setiap kali Anda makan dan minum. Kalori didapatkan melalui protein, karbohidrat, dan lemak yang Anda konsumsi. Kebutuhan kalori setiap orang berbeda bergantung dari usia, jenis kelamin, ukuran tubuh, dan tingkat aktivitas. Protein merupakan salah satu materi pembangun tubuh yang membantu tubuh untuk bertumbuh, tetap sehat, dan berperan dalam proses penyembuhan. Protein membantu pertumbuhan kulit, rambut, kuku, dan juga tubuh agar tidak lemah, namun apabila dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak juga tidak baik. Pada penderita gagal ginjal, dokter akan merekomendasikan Anda agar membatasi jumlah protein yang Anda konsumsi karena diet tinggi protein dapat menyebabkan kerja ginjal semakin berat sehingga dapat menimbulkan kerusakkan ginjal yang lebih parah. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk menghitung jumlah protein yang dapat Anda konsumsi per hari. Contoh makanan tinggi protein ialah daging merah, ayam, ikan, dan telur.

Karbohidrat merupakan jenis energi yang paling mudah digunaka tubuh. Karbohidrat yang sehat dan baik bagi tubuh misalnya berasal dari buah – buahan dan sayuran. Sedangkan karbohidrat seperti gula, madu, permen, minuman kemasan merupakan jenis yang kurang baik. Beberapa jenis karbohidrat juga tinggi akan kalium dan fosfor, kandungan yang perlu Anda batasi pada kondisi gagal ginjal.

Lemak juga merupakan komponen. Yang diperlukan untuk keseimbangan tubuh. Namun apabila dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak, lemak dapat membuat berat badan bertambah dan dapat mengakibatkan penyakit jantung. Lemak yang baik untuk Anda konsumsi ialah lemak tidak tersaturasi seperti minyak zaitun, minyak jagung, dan minyak pada kacang. Jenis lemak ini dapat membantu mengurangi kolesterol. Sedangkan jenis lemak tersaturasi dikenal dengan istilah lemak jahat, dapat meningkatkan kolesterol dalam darah dan menimbulkan risiko sakit jantung, contohnya ialah mentega dan daging merah.

Selain komponen tersebut, Anda juga perlu membatasi jenis mineral tertentu seperti natrium (garam) yang dapat ditemukan hampir di setiap makanan. Terlalu banyak garam akan membuat Anda haus sehingga dapat menyebabkan semakin banyak penumpukan cairan di dalam tubuh, dan dapat meningkatkan terkanan darah. Batasi konsumsi garam harian Anda.

Bagi Anda penderita gagal ginjal, pilihlah makanan yang rendah kalium misalnya apel, cranberries, anggur, nanas, stroberi, kembang kol, bawang bombay, selada, roti putih, dan nasi putih. Roti yang berbahan dasar whole wheat dan nasi merah tidak disarankan bagi penderita gagal ginjal. Makanan yang rendah fosfor misalnya roti Italia seperti sour dough, sereal berbahan dasar beras atau jagung, popcorn yang tidak bergaram.

 

Bibliography :

  • Chronic Kidney Disease. (n.d.). Retrieved from Mayo Clinic: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chronic-kidney-disease/symptoms-causes/syc-20354521
  • Kidney-friendly diet for CKD. (2020, 6 17). Retrieved from American Kidney Fund: https://www.kidneyfund.org/kidney-disease/chronic-kidney-disease-ckd/kidney-friendly-diet-for-ckd.html
  • Kubala, J. (2019, 11 18). The 20 BEst Foods for People with Kidney Disease. Retrieved from Healthline: https://www.healthline.com/nutrition/best-foods-for-kidneys
  • Berkheiser, K. (2020, 4 27). 17 Foods to Avoid If You Have Bad Kidneys. Retrieved from Healthline: https://www.healthline.com/nutrition/foods-to-avoid-with-kidney-disease

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :