Beranda > Artikel > Penyakit Eksim

Penyakit Eksim

Penyakit Eksim

Apa itu Eksim?

Eksim merupakan suatu kondisi peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit menjadi gatal, kering, kemerahan, bersisik, muncul gelembung – gelembung lepuh, bahkan dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Gatal merupakan gejala yang paling sering terjadi pada eksim. Terdapat 7 jenis eksim, yaitu dermatitis atopi, dermatitis kontak, dermatitis dishidrotik, dermatitis numularis, dermatitis seboroik, dan dermatitis statis.

Gejala eksim berbeda – beda pada setiap orang. Setiap rutinitas perawatan kulit seseorang juga dapat mempengatuhi area kulit tertentu, oleh karena itu, gejala pada setiap orang menjadi berbeda – beda. Tiap jenis eksim juga dapat memberikan tanda dan gejala yang berbeda, tergantung dari area kulit yang terkena. Seringkali psoriasis pada kulit dianggap eksim, padahal kedua kondisi tersebut berbeda.

Gejala yang paling sering dirasakan pada eksim ialah rasa gatal, kulit kering dan sensitif, kulit menjadi meradang dan berubaha warna, kulit kasar, bersisik, dan tampak bercak – bercak sisik, keluarnya cairan dari lesi kulit yang dapat mengering menyebabkan munculnya krusta, dan bengkak pada area tertentu.

 

Apa Saja Penyebab Eksim?

Dermatitis atopi merupakan jenis eksim yang paling banyak ditemukan, yang terjadi akibat sistem imun yang overaktif sehingga menyebabkan skin barrier menjadi kering dan terasa gatal. Eksim tidak menular. Meskipun penyebab pasti dari eksim belum jelas hingga saat ini, namun eksim terjadi akibat adanya interaksi antara gen dan pemicu dalam lingkungan. Sebagian besar orang dengan eksim melaporkan bahwa mereka memiliki gejala rhinitis alergi, asma, serta alergi makanan. Ketika suatu iritan atau alergen dari luar ataupun dalam tubuh “mengubah” sistem imun, sistem imun akan menghasilkan reaksi inflamasi ke permukaan kulit. Proses inflamasi akan menyebabkan munculnya gejala eksim. Kulit sering menjadi pecah – pecah terutama pada area lekukan seperti lutut, siku, kaki bagian bawah, dan area lainnya yang sering mengalami gesekan satu sama lain, sehingga menimbulkan iritasi. Protein filaggrin merupakan komponen genetik yang membantu mempertahankan kelembapan dalam kulit. Bila Anda mengalami defisiensi filaggrin, kulit menjadi lebih kering dan terasa gatal.

Pemicu terjadinya eksim akibat iritan dan alergen di lingkungan dapat menyebabkan gejala eksim pada kulit. Pemicu yang paling sering ditemukan ialah:

  1. Berada di udara yang kering, lingkungan panas dan dingin yang terlalu lama
  2. Beberapa jenis sabun, shampoo, bubble bath, body wash, dan facial cleansers
  3. Deterjen dan pelembut pakaian
  4. Beberapa jenis kain yang berbahan wol atau polyester
  5. Pembersih permukaan dan desinfektan
  6. Cairan atau getah dari buah – buahan, sayuran, dan daging
  7. Pewangi dalam lilin
  8. bahan metal terutama nikel, pada perhiasan atau peralatan
  9. formalin, yang ditemukan pada desinfektan rumah tangga, beberapa jenis vaksin, dan lem
  10. isothiazolinone, antibakteri yang terdapat di dalam produk – produk personal misalnya pada tisu basah
  11. cocamidopropyl betaine, yang digunakan untuk mengentalkan shampoo dan lotions
  12. paraphenylene-siamine, yang digunakan untuk pewarna bahan kulit dan temporary tatoo

Selain bahan – bahan tersebut, stres juga dapat menjadi pemicu gejala eksim. Gejala eksim sering memberat ketika seseorang mengalami stres.

 

Bagaimana Cara Mengobati Eksim?

Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan eksim secara total, namun terdapat penanganan untuk mengatasi gejala eksim. Penanganan eksim terganting dari usia dan tingkat keparahannya, beberapa pengobatan yang sering dianjurkan ialah:

  1. Penggunaan pelembap medical grade
  2. Pengobatan obat oles kortikosteroid dengan resep
  3. Penanganan dengan obat OTC (over the counter) di rumah
  4. Fototerapi (terapi cahaya)
  5. Pemberian imunosupresan dan bahan injeksi
  6. Pengobatan alami, misalnya dengan bleach baths, medical grade honey, meditasi, akupuntur

Lakukan tips berikut ini untuk mengontrol gejala eksim:

  1. Ketahui pemicu Anda, dan hindari paparan pemicu tersebut
  2. Mandi sevara teratur dan segera gunakan pelembap setelah selesai mandi
  3. Gunakan krim OTC dan obat – obatan dari dokter secara konsisten dan sesuai dosis yang direkomendasikan

Bila Anda mengalami kondisi yang tidak nyaman hingga mengganggu tidur dan aktivitas, mengalami perburukan infeksi kulit dengan kulit yang tampak kemerahan dengan disertai nanah, serta gejala yang tidak membaik meskipun sudah melaukan penanganan yang tepat di rumah, segera berobat dan berkonsultasi dengan dokter di fasilitas kesehatan.

 

Penulis : dr. Madelina Serenita

 

Selalu jaga kesehatan anda, dan catat gejalanya dengan aplikasi Personal Health Record dari Carevo di https://www.carevo.id/personal-health-record

 

Bibliography

Atopic dermatitis (eczema). (2020, June 12). Retrieved from Mayo Clinic: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/atopic-dermatitis-eczema/symptoms-causes/syc-20353273#:~:text=Atopic%20dermatitis%20(eczema)%20is%20a,been%20found%20for%20atopic%20dermatitis.

What is Eczema? (n.d.). Retrieved from National Eczema Association: https://nationaleczema.org/eczema/

What exactly is eczema? (n.d.). Retrieved from American Academy of Dermatology Association: https://www.aad.org/public/diseases/eczema

Eczema. (n.d.). Retrieved from Canadian Dermatology Association: https://dermatology.ca/public-patients/skin/eczema/

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics