Beranda > Artikel > Penyakit Jaundice: Ciri – Ciri, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Penyakit Jaundice: Ciri – Ciri, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Artikel Carevo penyakit jaundice adalah

Jaundice merupakan istilah untuk menggambarkan penyakit kuning. Penyakit kuning dapat terjadi pada bayi dan dewasa. Pada bayi, umumnya jaundice merupakan kondisi yang normal. Sedangkan pada orang dewasa, jaundice biasanya merupakan gejala dari suatu penyakit tertentu. 

 

Apa itu Penyakit Jaundice? 

Jaundice berasal dari Bahasa Prancis jaune, yang artinya adalah kuning. Jaundice merupakan salah satu kondisi pada tubuh yang ditandai dengan perubahan warna tubuh menjadi kekuningan. Perubahan warna tubuh ini harus dibedakan oleh kondisi lain karena memakan terlalu banyak makanan yang mengandung zat karoten seperti pepaya dan wortel yang disebut dengan istilah pseudojaundice.

Baca juga: 5 Pantangan Makanan Penderita Kanker Hati yang Harus Diwaspadai

 

Personal Health Record Carevo

 

Ciri – Ciri Penyakit Jaundice

Ciri utama penyakit Jaundice adalah tubuh menguning. Bagian tubuh yang paling awal ditemukan menguning pada penyakit jaundice adalah bagian putih mata (sklera), kemudian dikuti kulit hingga  rongga mulut. Warna kuning biasanya dapat terlihat lebih jelas dibawah sinar matahari. Selain perubahan warna tubuh, biasanya penderita dapat merasakan gejala lain seperti : 

1. Perubahan Warna pada Tinja dan Air Seni

Umumnya penyakit jaundice dapat disertai dengan perubahan warna tinja menjadi pucat atau seperti dempul, dan air seni berwarna kuning gelap atau seperti teh 

2. Nyeri Perut 

Penderita umumnya dapat merasakan nyeri perut intensitas sedang hingga berat terutama pada daerah kanan atas perut. Nyeri dapat menjalar ke punggung hingga ke bahu kanan.  

3. Lemas 

Rasa lemas biasanya memberikan petunjuk bahwa terdapat masalah pada sistem tubuh. Lemas bisa terjadi karena demam dan penurunan asupan makanan karena penderita merasakan nyeri perut, mual hingga muntah.

Baca juga: Ingin Merawat Organ Hati, Inilah Cara-caranya

 

Gejala Penyakit Jaundice 

Penyakit jaundice bisanya memiliki gejala penyerta yang berbeda beda pada setiap orang tergantung penyakit yang mendasarinya. Pada jaundice, biasanya dokter Anda akan menemukan beberapa gejala lain seperti :  

1. Pembesaran Ukuran Hati

Tanda gangguan organ hati yang sering ditemukan adalah pembesaran ukuran hati atau hepatomegali. Pembesaran organ hati dapat mencapai lambung sehingga penderita merasa ingin mual dan muntah. 

2. Pembesaran Perut 

Pembesaran perut, atau asites, terjadi karena adanya cairan yang merembes di organ perut. Asites harus dibedakan dengan perut buncit, dimana asites biasanya menyebabkan perut terasa lebih tegang dan kembung. Asites biasanya merupakan tanda kondisi penyakit yang lebih serius sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut dari dokter 

3. Peningkatan Kadar Bilirubin Darah 

Bilirubin merupakan zat kimia tubuh yang didapatkan dari penguraian sel darah merah. Gangguan bilirubin dapat menyebabkan jaundice. Pada jaundice ringan, kadar bilirubin pada darah meningkat sekitar 2-2,5 mg/dl. Sedangkan pada kondisi lebih berat, kadar bilirubin ditemukan meningkat hingga 7mg. 

 

Penyebab Penyakit Jaundice 

Warna kuning pada penyakit jaundice disebabkan karena gangguan pengeluaran bilirubin dari tubuh. Gangguan pengeluaran bilirubin akan menyebabkan penumpukan bilirubin di kulit dan mata sehingga tubuh menjadi berwarna kekuningan. Beberapa hal yang dapat menyebabkan peningkatan kadar bilirubin tubuh adalah :  

1. Gangguan Sel Darah Merah 

Hemolisis, atau sel darah merah dapat menyebabkan peningkatan kadar bilirubin tubuh. Hemolisis dapat terjadi karena adanya penyakit darah misalnya anemia sel sabit atau thalasemia, efek samping obat obatan, keracunan zat kimia, gigitan ular dan infeksi. 

2. Gangguan Organ Hati 

Hati merupakan organ penting dalam proses metabolisme bilirubin, sehingga ganggan pada organ hati berhubungan dengan penyakit kuning. Selain itu metabolisme alkohol, racun dan obat sebagian besar terjadi di hati. Beberapa gangguan hati yang sering terjadi sehingga dapat menyebabkan jaundice adalah :  

  • Hepatitis atau infeksi pada hati, biasanya disebabkan oleh virus.  
  • Gangguan hati karena alkohol, racun dan obat obatan 
  • Sirosis hati, yaitu gangguan karena kerusakan stuktur organ hati 
  • Kanker hati 

3. Gangguan Organ Empedu dan Pankreas 

Organ hati memiliki saluran yang berhubungan dengan organ empedu dan pankreas. Penyakit seperti batu saluran empedu, kanker pankreas dapat menyebabkan jaundice karena bilirubin yang diproduksi hati tidak dapat dikeluarkan melewati saluran empedu atau saluran penkreas. 

Baca juga: Alasan Mengapa Anda Harus Cek Darah

 

Cara Mengobati Penyakit Jaundice 

Pengobatan jaundice sangat bervariasi tergantung penyakit utama penyertanya. Pengobatan jaundice pada bayi berbeda dengan dewasa.  

1. Pengobatan pada Bayi 

Pada bayi kuning dengan kondisi fisik tampak sehat dan menyusui lancar, umumnya jaundice akan hilang apabila bayi dijemur dengan matahari pagi. Pada bayi yang tampak sakit membutuhkan pertolongan dokter segera mungkin. Tanda tanda bayi yang memerlukan pengobatan dokter adalah : 

  • Sklera, kulit perut, tangan dan kaki semakin kuning 
  • Bayi enggan menyusui 
  • Tangisan bayi bernada tinggi atau melengking 
  • Bayi tampak lemas dan tidak aktif 

2. Pengobatan pada Dewasa 

Kulit yang menjadi kuning terkadang disertai rasa gatal. Rasa gatal dapat dikurangi dengan pemberian obat golongan antihistamin.  

Penderita juga sebaiknya tidak mengkonsumsi alkohol karena alkohol dapat meningkatkan beban kerja hati sehingga memperberat kondisi penyakit.  

Apabila Anda mengalami jaundice setelah mengkonsumsi obat obatan tertentu, segera hentikan obat tersebut, kemudian konsultasikan pada dokter apakah Anda membutuhkan obat alternatif lain. 

Sumbatan pada saluran empedu  biasanya membutuhkan prosedur medis berupa endoskopi  hingga tindakan pembedahan. 

Hepatitis virus jenis A umumnya dapat sembuh sendiri dengan istirahat cukup. Anda dapat mencegah terkena infeksi hati dengan vaksin hepatitis dan menjaga kebersihan. Sedangkan gangguan hati jenis lain biasanya bersifat lebih berat membutuhkan pengobatan dari dokter.

 

Penulis : dr. Madelina Serenita

 

Selalu jaga kesehatan anda, dan catat gejalanya dengan Aplikasi Personal Health Record dari Carevo.

 

Referensi : 

  1. Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Interna Publishing; 2009. 

  1. Infant jaundice – Symptoms and causes. Mayo Clinic. 2022. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/infant-jaundice/symptoms-causes/syc-20373865 

  1. Joseph A, Samant H. Jaundice. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK544252/ 

  1. Hemolytic Anemia: Practice Essentials, Pathophysiology, Etiology. Emedicine.medscape.com. 2022. Available from: https://emedicine.medscape.com/article/201066-overview#a4 

  1. Jaundice. nhs.uk. 2022. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/jaundice/ 

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics