Beranda > Artikel > Penyakit Turunan, Apa Sajakah yang Harus Anda Waspadai?

Penyakit Turunan, Apa Sajakah yang Harus Anda Waspadai?

Penyakit turunan

Hidup dengan tubuh yang sehat dan bebas dari penyakit adalah idaman bagi setiap orang. Ada banyak cara dilakukan orang-orang agar bisa hidup sehat, seperti berolahraga, makan makanan sehat, mengonsumsi vitamin tambahan, dan masih banyak lagi. Meskipun demikian, ada beberapa penyakit yang tidak bisa dicegah keberadaannya karena faktor genetik atau turunan. 

Penyakit turunan merupakan sebuah penyakit kelainan genetik yang diturunkan oleh orang tua kepada anaknya. Di sisi lain, ada orang tua yang hanya berperan sebagai pembawa sifat atau carrier saja dan penyakit tersebut bisa muncul setelah distimulasi oleh lingkungan serta gaya hidup. Adapun beberapa penyakit turunan yang harus diwaspadai. Simaklah di bawah ini:

Buta Warna

Buta warna merupakan salah satu masalah penglihatan yang disebabkan oleh ketidakmampuan dalam melihat perbedaan beberapa warna. Penyakit satu ini biasanya diturunkan oleh mutasi genetik kromosom X. Mayoritas penyakit ini disebabkan oleh faktor genetik meskipun ada juga yang disebabkan oleh kerusakan mata, saraf, atau otak akibat suatu bahan kimia tertentu.

Gangguan Mental

Orang yang mengalami gangguan mental, seperti gangguan bipolar, depresi, autisme, skizofrenia, ADHD, down syndrome, gangguan cemas, dan gangguan obsesif kompulsif (OCD) berkemungkinan besar memiliki orang tua atau saudara yang sama-sama menderita gangguan yang sama. Meskipun begitu, gangguan mental juga dapat terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit yang sama dalam keluarganya. Hal tersebut terjadi diperkirakan oleh faktor lain di luar faktor genetik. Misalnya, munculnya gangguan mental tadi juga dipengaruhi oleh adanya stres atau Tekanan psikologis berat yang dialami oleh seseorang.

Alzheimer

Penyakit alzheimer adalah salah satu gangguan otak serius yang mampu membuat seseorang menjadi pikun parah dan memengaruhi kemampuannya dalam melaksanakan kegiatan sehari- harinya. Penyakit alzheimer merupakan penyakit turunan yang biasanya diidap oleh orang berusia lanjut, biasanya orang-orang berumur di atas 60 tahun. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa orang-orang yang berusia lebih muda juga memiliki kecenderungan yang sama. Risiko alzheimer akan meningkat pada seseorang bila ia mempunyai anggota keluarga lainnya yang juga menderita penyakit satu ini.

Penyakit Jantung

Faktor genetik memiliki peran yang cukup besar dalam perkembangan penyakit jantung. Meskipun begitu, memang ada juga beberapa faktor yang bisa memperbesar risiko memiliki penyakit yang berhubungan dengan jantung. Contohnya, gaya hidup yang tidak sehat seperti makan-makanan berkolesterol tinggi, jarang berolahraga, mempunyai berat badan berlebih, hingga merokok.

Kanker

Kanker dapat terjadi bukan hanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Faktor genetik juga mempunyai peran dalam peningkatan risiko seseorang dalam memiliki penyakit yang membahayakan ini. Dalam kasus ini, kanker murni biasanya diwarisi oleh faktor genetik yang tergolong kecil. Biasanya, faktor genetik tersebut berada dalam kisaran 5% hingga 10% dari kasus kanker dengan penyebab-penyebab lainnya.

Diabetes Tipe 1

Penyakit diabetes tipe 1 adalah sebuah penyakit yang membuat penderitanya kekurangan hormon insulin. Penyakit satu ini juga bersifat keturunan dan sering terjadi sejak seseorang dalam masa kanak-kanak. Meskipun demikian, ada juga diabetes tipe 1 yang dialami oleh orang dewasa. Risiko seorang anak mengidap penyakit keturunan ini akan menjadi lebih tinggi bila kedua orang tua kandungnya juga sama-sama mengidap penyakit diabetes tipe 1.

Hemofilia

Hemofilia adalah penyakit keturunan yang menyebabkan adanya gangguan pada pembekuan darah. Kondisi hemofilia biasanya lebih banyak terjadi pada pria. Pada kondisi yang masih normal, darah akan menjadi beku saat terjadi luka atau perdarahan. Hal tersebutlah yang menjadi faktor-faktor pembekuan darah. Hal berbeda terjadi pada penderita hemofilia. Tubuh penderita hemofilia mengalami kekurangan pada faktor pembekuan darah. Oleh karena itu, mereka membutuhkan waktu yang lebih lama agar perdarahan bisa berhenti.

Thalasemia

Penyakit thalasemia adalah sebuah penyakit turunan yang menyerang sel darah merah pada tubuh. Kondisi tersebut membuat hemoglobin dalam sel darah merah menjadi berkurang. Oleh karena itu, oksigen sulit didistribusikan ke seluruh tubuh. Seorang anak yang lahir dengan kondisi mengalami thalasemia berat biasanya akan meninggal saat dilahirkan. Pada beberapa kasus, seorang anak yang menderita thalasemia bisa tetap hidup. Meskipun demikian, anak tersebut sangat rentan akan serangan anemia. Oleh sebab itu, mereka harus sering membutuhkan transfusi darah.

Beberapa penyakit turunan di atas memang sangat mengkhawatirkan. Meskipun demikian, kamu bisa mengurangi risiko terkena penyakit turunan tersebut dengan tetap menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat yang bisa anda lakukan dari mengonsumsi makanan sehat hingga rutin berolahraga. Setidaknya, anda bisa mengurangi risiko penyakit tersebut agar tidak menjadi parah di kemudian hari. 

Untuk memastikan kesehatan Anda, rutin lakukan check-up setiap 6 bulan sekali. Saat ini Anda sudah bisa melakukan konsultasi online. Simak terlebih dahulu apa keuntungan konsultasi dokter secara online di sini!

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :