Beranda > Artikel > Penyebab Mata Anak Belekan Saat Pilek dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mata Anak Belekan Saat Pilek dan Cara Mengatasinya

mata anak belekan saat pilek

Apakah anak Anda tiba-tiba mengalami mata belekan ketika pilek? Atau mengeluh sakit mata? Atau mata anak terlihat merah? Tidak perlu terlalu panik. Kondisi tersebut merupakan hal yang wajar. Kelenjar air mata pada anak-anak maupun bayi belum bekerja sempurna. Katup air mata di usia mereka masih tertutup pada saluran air mata. Alhasil, air mata yang diproduksi menjadi tersumbat dan tak dapat dialirkan ke rongga hidung. Sedikit kasihan juga ketika mereka tidak bisa mengeluarkan air mata.

Nah, ingin tahu lebih lanjut tentang apa saja penyebab hal ini terjadi? Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Ketahui jawabannya dari penjelasan yang dikutip dari seattlechildrens di bawah ini.

Penyebab Mata Anak Belekan Saat Pilek

Jika mata anak anda belekan saat pilek coba cek penyebab – peyebab berikut ini :

1. Infeksi sinus

Gangguan mata belekan ketika flu atau batuk pilek menjadi risiko anak terjangkit infeksi sinus. Gejalanya berupa hidung tersumbat, nyeri sinus, kotoran mata berwarna kehijauan, mata merah, dan demam. Apabila khawatir kondisinya tidak kunjung membaik, segera periksakan ke dokter atau berikan obat yang sesuai dosis.

Baca Juga: Cara Mengobati Hernia dengan Daun Jarak

2. Konjungtivitis oleh virus

Anda perlu waspada ketika anak mengalami mata belekan berwarna putih atau jernih di satu mata, lalu menyebar ke mata lainnya. Terlebih, jika kondisi tersebut disertai dengan masalah pernapasan atas. Bisa jadi si kecil terkena konjungtivitis, penyebab dari hal ini adalah infeksi virus.

Penyakit yang disbebkan virus ini dapat menular dari satu orang ke orang lain melalui sentuhan atau kontak langsung dengan si penderita atau benda yang sebelumnya disentuh penderita. Biasanya karena tangan penderita akan menyetuh mata yang mengalami peradangan, dan tanpa sadar akan menyentuh benda yang lain. Benda tersebut menjadi terkontaminasi dengan virus penyebab konjungtivitis. Ada baiknya jika Anda sebagai orang tua waspada akan hal ini.

3. Konjungtivitis oleh bakteri

Berbeda dengan konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi virus, peradangan selaput lendir pada kelopak mata oleh infeksi bakteri menghasilkan kotoran mata kering. Kotoran tersebut berwarna kehijauan atau kekuningan disertai gejala mata yang membengkak dan memerah. Selain itu, anak mengalami rasa terbakar yang tidak nyaman sekaligus kesakitan saat matanya terkena cahaya.

Ada baiknya jika kita selalu mengingatkan anak untuk selalu mencuci tangan, karena kita tidak akan tahu apakah ada bakteri yang berada di tangan anak yang bisa menyebakan berbagai macam penyakit seperti kondisi mata yang satu ini. Bisa saja ketika bangin tidur mereka akan langsung mengusap mata, dan menyebabkan bakteri menyerang mata mereka.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kayu Putih

4. Alergi

Apakah buah hati menampakkan gejala seperti hidung meler, mata kemerahan, dan bersin? Potensi anak terkena alergi bisa menjadi faktor penyebab dari hal ini. Untuk memastikan apakah anak menderita alergi atau tidak, cek suhu tubuhnya. Itu karena alergi tidak membuat gejala demam yang disertai suhu tubuh naik turun. Perhatikan juga gejala kotoran mata yang berbentuk lendir putih berair, lengket, dan berserabut yang menempel di pojokan mata, biasanya ini juga penyebab dari kondisi mata yang disebakan oleh alergi pada anak ketika terpapar oleh iritan atau penyebab alerginya.

Personal Health Record

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Nah jika anda bingung untuk cara mengatasinya kali ini kami sharing cara mengatasinya dengan mudah dengan cara berikut ini :

1. Bersihkan mata

Jagalah kebersihan mata buah hati Anda dengan air hangat. Gunakan perban, kapas, atau lap yang lembut untuk membersihkan kotoran mata dan nanah yang melekat pada mata. Cara ini harus dilakukan sebelum memakai obat tetes atau salep supaya dapat bekerja secara efektif. Jangan lupa gunakan lap yang berbeda untuk setiap mata ketika membersihknnya dengan air hangat supaya bakteri dari kotoran mata tidak semakin menyebar. Jangan lupa juga cuci tangan Anda ketika melakukan proses ini, agar tidak ada kotoran yang akan terbawa.

2. Teteskan obat mata

Obat tetes mata antibiotik harus sesuai dengan resep dan jadwal yang diberikan dokter. Misalnya, setiap mata yang terkenan infeksi harus diteteskan obat sekali dalam jangka waktu empat jam saat si kecil terjaga. Jangan sampai ujung botol mengenai mata karena bakteri di botol obat tetes mata bisa menempel dan menyebar ketika obat diteteskan ke mata yang lain. Apabila tidak sengaja terkena, segera bersihkan dengan kapas bersih.

3. Gunakan salep khusus mata

Salep yang digunakan untuk mata mengandung antibiotik. Sebelum mengaplikasikan salep, sebaiknya bersihkan dahulu seluruh mata. Masukkan salep dengan menarik kelopak mata bawah dan oleskan dari dalam ke luar. Biasanya, salep diberikan sebanyak empat kali dalam sehari.

4. Kompres mata

Terakhir, cara mengatasi mata belekan pada anak adalah dengan mencoba mengompres mata si kecil dengan lap yang telah direndam air. Lap dingin dapat digunakan untuk alergi dan iritasi, sedangkan lap hangat cocok untuk bakteri dan virus. Lebih baik tempelkan kompres saat anak tertidur di kala siang atau malam hari.

Sudah lega setelah mengetahui mengapa mata anak mengalami belekan saat flu? Sekarang tak perlu cemas berlebihan apabila penyebabnya berhasil didiagnosis. Namun, ketika belekan terus-menerus muncul, sebaiknya Anda segera datang ke dokter spesialis anak untuk berkonsultasi.

Selalu jaga kesehatan anda, dan catat gejalanya dengan aplikasi Personal Health Record dari Carevo 

Seattle Children’s. (2020, August 14). Eye – Pus or Discharge (https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/eye-pus-or-discharge/)

Mayo Clinic. (2019, May 21). Common Cold in Babies (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold-in-babies/symptoms-causes/syc-20351651)

Alodokter. (2017, Januari 20). (https://www.alodokter.com/komunitas/topic/demam-pada-bayo-disertai-batukpilek-dan-mata-berbelek)

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :