Beranda > Artikel > Tidak Berarti Kanker, Ini Alasan Lain Penyabab Payudara Terasa Nyeri dan Kencang

Tidak Berarti Kanker, Ini Alasan Lain Penyabab Payudara Terasa Nyeri dan Kencang

penyebab payudara terasa nyeri dan kencang

Nyeri payudara atau dikenal dengan mastalgia, mammalgia dan mastodynia merupakan nyeri tumbul, rasa berat, kencang atau terbakar pada jaringan payudara. Nyeri ini dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu :

1. Cyclical mastalgia, yaitu nyeri payudara yang diakibatkan perubahan siklus menstruasi

– Sering terjadi pada wanita usia dekade 20, 30 dan 40

– Melibatkan kedua payudara

2. Non-cyclical mastalgia, yaitu nyeri payudara yang tidak berkaitan dengan siklus menstruasi

– Sering terjadi setelah menopause

– Biasa terjadi pada satu payudara dan terlokalisir

 

Nyeri pada payudara dialami oleh 2/3 wanita selama masa reproduktifnya, yaitu selama usia 15-40 tahun. Nyeri pada payudara tidak selalu berarti kanker. Namun, jika terdapat gejala lain selain nyeri dan terasa kencang seperti perubahan tekstur kulit, terdapat benjolan atau keluar sekret dari payudara, maka haruslah segera memeriksakan diri ke dokter.

 

Berikut adalah Penyebab Umum Rasa Nyeri dan Kencang pada Payudara

 

1. Perubahan Hormonal

Nyeri payudara sangat erat kaitannya dengan perubahan hormonal yang terjadi sebelum menstruasi. Tipe nyeri ini biasanya terasa kencang pada kedua payudara serta ketiak. Nyeri ini terjadi secara temporer dan hanya berlangsung beberapa hari dan akan hilang setelah menstruasi selesai. Selain itu, perubahan hormonal saat hamil dan awak menopause juga dapat menimbulkan rasa nyeri pada payudara.

 

2. Ukuran Bra

Ukuran bra yang cocok sangatlah penting untuk menyangga jaringan payudara. Jika terlalu sempit atau memiliki kawat yang dapat menekan jaringan payudara maka dapat menimbulkan rasa nyeri. Jika terlalu besar, maka jaringan payudara tidak tersangga dengan baik sehingga juga dapat mengakibatkan nyeri. Saat memasuki siklus menstruasi, payudara akan terasa lebih kencang dan membesar, ukuran bra yang biasa dipakai bisa menjadi tidak nyaman. Maka, disarankan untuk memakai bra tidak berkawat, dan menyangga dengan baik serta dengan ukuran yang tepat.

 

3. Mastitis

Mastitis merupakan inflamasi atau pembengkakan pada payudara yang disebakan oleh infeksi. Kondisi ini paling sering terjadi pada wanita yang sedang menyusui. Gejala yang dapat dirasakan antara lain nyeri, bengkak dan terasa hangat pada payudara, demam, nyeri kepala dan terasa lemas.

 

4. Konsumsi Obat-Obatan

Obat-obatan yang dapat menyebabkan nyeri payudara antara lain digitalis seperti digoxin, clorpromazine, spironolakton, dan metildopa

 

5. Jaringan Parut

Tindakan operasi atau terapi radiasi dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut yang menimbulkan gejala seperti rasa baal atau nyeri jika jaringan parut terbentuk pada area dekat saraf, payudara terasa tertarik yang dapat menyebabkan nyeri pada payudara

 

6. Sprain Punggung, Leher atau Bahu

Nyeri pada payudara juga dapat terjadi pada gangguan diluar payudara seperti tertariknya otot pada bahu, punggung dan juga leher. Nyeri dapat berupa penjalaran dari area yang tertarik karena dipersarafi oleh saraf yang sama

 

7. Costochondritis

Costocondritis merupakan inflamasi yang terjadi pada kartilago costae yang menghubungkan antara tulang iga dan tulang dada. Penyakit ini dapat menimbulkan rasa nyeri yang tajam dan gejala dapat muncul perlahan ataupun langsung memberat. Penyebabnya antara lain aktifitas berat, tekanan lama pada dada seperti penggunaan seat belt yang lama

 

8. Nyeri pada Dinding Dada

Nyeri pada dinding dada dapat diakibatkan oleh berbagai hal seperti trauma, patah tulang iga, serangan jantung atau penyakit autoimun. Hal ini dapat menyerupai nyeri pada payudara karena letaknya pada dinding dada.

 

9. Kista Payudara

Kista merupakan suatu kantong yang berisi cairan. Biasanya konsistensinya kenyal dan sering terjadi pada wanita postmenopause. Jika ukuran besar dapat menimbulkan rasa nyeri. Tatalaksananya dengan mengeluarkan kista atau cairan yang terdapat didalamnya.

 

Kapan harus memeriksakan diri ke dokter?

  • Jika bentuk dan ukuran salah satu atau kedua payudara berubah
  • Terdapat sekret yang keluar dari payudara
  • Terdapat bercak kemerahan disekitar putting
  • Terdapat tarikan jaringan yang membuat lekukan pada payudara
  • Teraba benjolan pada salah satu atau kedua ketiak
  • Terasa nyeri pada ketiak atau payudara yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi
  • Perubahan bentuk putting

Baca juga: Ciri-ciri Kanker Payudara yang Bisa Dideteksi sejak Dini

 

Referensi

  1. Breast Pain: Types, Causes, and Treatments. Healthline. 2014. Available from: https://www.healthline.com/health/breast-pain
  2. 11 common causes of breast pain and how to manage them. 2021. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/311833
  3. Why Do My Breasts Hurt? WebMD. Available from: https://www.webmd.com/ women/guide/why-do-my-breasts-hurt
  4. Breast pain – Symptoms and causes. Mayo Clinic. Available from: https://www. mayoclinic.org/diseases-conditions/breast-pain/symptoms-causes/syc-20350423
  5. Breast pain: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Available from: https://medlineplus. gov/ency/article/003152.htm

Bagikan ke orang terdekat anda

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics