Beranda > Artikel > Rosacea

Rosacea

Apa itu Rosacea

Apa itu Rosacea?

Rosacea adalah kondisi kulit wajah dimana muncul bintik menyerupai jerawat dan kemerahan yang paling sering dijumpai pada pipi dan hidung. Kemerahan juga dapat menyebar hingga ked ahi, punggung, dada, telinga, dan bahkan kelopak mata pada kasus yang berat. Rosacea merupakan kelainan kulit yang bersifat kronis, bahkan dapat menjadi permanen. Rosacea dapat terjadi pada berbagai kelompok usia, namun paling sering terjadi pada dewasa berkulit putih, dan dapat juga terjadi akibat pengaruh genetik.

 

Apa Saja Gejala Rosacea?

Gejala utaman rosacea merupakan kemerahan pada wajah, yang mirip seperti kulit yang terbakar matahari, seringkali dijumpai pada hidung, pipi, dahi, dan dagu. Inilah tanda dan gejala rosacea yang sering dijumpai:

  1. Kemerahan pada wajah. Kemerahan menetap dalam waktu lama, umumnya pada area temgah di wajah. Karena warnanya yang merah, seringkali lebih jelas pada orang berkulit putih dibandingkan berkulit coklat dan hitam.
  2. Pembuluh darah yang terlihat di bawah kulit.
  3. Bintik – bitnik yang besar dan membengkak. Pada beberapa orang, rosacea dapat berkembang menjadi bintil seperti jerawat yang terkadang berisi pus.
  4. Rasa terbakar pada kulit.
  5. Masalah pada mata. Pada beberapa kasus yang berat dapat terjadi gejala mata kering, iritasi, dan bengkak, termasuk pada kelopak mata. Kondisi ini dinamakan ocular rosacea, yang terkadang mendahului gejala pada kulit.
  6. 6. Hidung yang tampak membesar. Bila dibiarkan terlalu lama, rosacea dapat mengakibatkan penebalan pada kulit di area hidung, sehingga menyebabkan hidung menjadi membesar (rhinophyma). Kondisi ini terjadi lebih sering pada laki – laki dibandingkan perempuan.

 

Bagaimana Cara Mengobati Rosacea?

Tidak diperlukan adanya tes spesifik untuk menentukan diagnosis rosacea. Rosacea dapat dipastikan melalui riwayat perjalanan penyakit dan gejala, serta pemeriksaan fisik pada kulit Anda. Beberapa tes mungkin akan dilakukan untuk menyingkirkan kondisi lainnya seperti psoriasis ataupun lupus.

Pengobatan rosacea berfokus pada pengendalian tanda dan gejala, dan pada umumnyta merupakan terapi kombinasi dari perawatan kulit yang baik serta obat – obatan medis. Lamanya pengobatan rosacea tergantung dari jenis dan keparahan gejala yang Anda rasakan. Pada umumnnya, tingkat kekambuhan rosacea juga cukup sering terjadi.

Beberapa pengobatan yang diberikan dokter untuk rosacea ialah:

  1. Obat topikal untuk mengurangi kemerahan. Pengobatan topikal diberikan untuk gejala ringan hingga sedang, dalam bentuk krim ataupun gel yang dioleskan pada area kemerahan. Brimonidine dan oxymetazoline merupakan obat yang dapat mengkonstriksikan pembuluh darah sehingga menyamarkan kemerahan di bawah kulit yang diakibatkan oleh pembesaran pembuluh darah. Hasilnya dapat dilihat dalam waktu 12 jam setelah pemakaian, namun efeknya hannya sementara sehingga perlu diberikan secara reguler.
  2. Antibiotik oral. Obat yang biasa diberikan ialah doxycycline untuk gejala yang sedang hingga berat, misalnya area yang muncul bitnik – bitnik merah. Doxycycline dapat melawan bakteri dan mnegurangi inflamasi. Penggunaan doxycycline untuk pengobatan rosacea menggunakan dosis yang lebih ringan dibandingkan penggunaanya untuk mengatasi infeksi.
  3. Obat jerawat oral. Jika Anda mengalami gejala berat yang tidak membaik dengan terapi lain di atas, dokter juga dapat memberikan Anda isotretinoin, obat jerawat poten yang dapat mengurangi lesi mirip jerawat pada rosacea.

Selain melalui pengobatan, rosacea juga dapat diterapi dengan teknologi laser. Terapi laser membantu mengurangi terlihatnya pembuluh darah yang membesar di bawah kulit. Namun sebaiknya Anda berdiskusi terlebih dahulu oleh dokter mengenai kekurangan dan kelebihan terapi laser, serta efek sampingnya yang meliputi pembengkakan dalam beberapa hari.

Pada kasus berat, misalnya pada rhinophyma, pengobatan tergantung tingkat keparahan penebalan kulit dan inflamasi pada kulit. Terapi dengan isotretinoin dan terapi laser dapat digunakan untuk mengatasi kondisi tersebut.

 

Penulis : dr. Madelina Serenita

 

Selalu jaga kesehatan anda, dan catat gejalanya dengan aplikasi Personal Health Record dari Carevo di https://www.carevo.id/personal-health-record

 

Bibliography

Care, I. f. (2020, September 10). What are the treatment options for rosacea? Cologne, Germany: National Library of Medicine. Retrieved from National Center for Biotechnology Information: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279475/

Rosacea. (2021, September 22). Retrieved from Mayo Clinic: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rosacea/diagnosis-treatment/drc-20353820

Rosacea. (2021, January 29). Retrieved from Family Doctor: https://familydoctor.org/condition/rosacea/

White, A. (2019, May 23). Home Remedies for Rosacea. Retrieved from Healthline: https://www.healthline.com/health/rosacea-natural-treatments

Woo, Y. R. (2016). Rosacea: Molecular Mechanisms and Management of a Chronic Cutaneous Inflammatory Condition. National Center for Biotechnology Information, September.

Bagikan ke orang terdekat anda

Baca juga :

We will contact you shortly

Thank you for contacting the Carevo team, our team will

immediately contact you with related topics